Anies Sosok Capres Terkuat 2024, Pengamat Beberkan Lima Catatan Penting

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 23 Maret 2021
Anies Sosok Capres Terkuat 2024, Pengamat Beberkan Lima Catatan Penting

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking area Pasar Senen blok VI, Jakarta Pusat, pada Rabu (10/3) pagi. Foto: Humas Pemprov DKI Jakarta

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo menilai, survei Indikator Politik Indonesia yang menempatkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebagai calon presiden terkuat, tak menjamin hasil nyata.

Pertama, menurut Karyono, populasi yang disurvei adalah seluruh warga negara Indonesia yang berusia 17-21 tahun. Artinya, survei ini hanya memotret persepsi pemilih yang berusia antara 17-21 tahun.

Baca Juga

Ikuti Pempus, Anies Dimungkinkan Perpanjang PPKM Selama 2 Pekan

"Jadi hasil survei tersebut tidak mewakili pendapat seluruh warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih," ujarnya kepada wartawan, Selasa (23/3).

Kedua, kata Karyono, jika merujuk pada usia responden dalam rentang usia 17-21 tahun, maka hasil survei ini tidak mewakili keseluruhan generasi muda.

Hasil survei ini juga tidak mewakili generasi milenial atau yang sering disebut generasi Y. Pasalnya, secara umum, generasi Y atau yang lebih dikenal dengan generasi milenial adalah orang lahir pada 1980 -1995.

"Berarti pada 2021, generasi milenial akan berada di rentang umur 26-41 tahun," katanya.

Ketiga, lanjut dia, jika dilihat dari posisi elektabilitas 17 tokoh yang diuji, ada 5 tokoh yang paling banyak mendapatkan dukungan pemilih di usia 17 - 21 tahun. Yaitu Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, Sandiaga Uno dan Prabowo Subianto.

Namun, yang penting diketahui, posisi Anies Baswedan dengan Ganjar Pranowo secara metodologis bisa dikatakan sama-sama memiliki peluang di urutan pertama. Ini karena selisihnya hanya 1,5% masih berada dalam ambang batas margin error sekitar 2.9%.

Elektabilitas Anies dalam survei ini sebesar 15,2 persen dan Ganjar menempel ketat dengan tingkat elektabilitas 13,7 persen.

Kemudian, yang perlu dipahami adalah bahwa survei ini merupakan survei persepsi publik tentang preferensi terhadap sejumlah tokoh yang berpotensi menjadi capres.

Hasil survei ini hanya memotret persepsi khususnya pemilih di rentang usia 17-01 tahun.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (kedua dari kiri) saat meresmikan pembangunan kawasan Blok VI Pasar Senen di Jakarta Pusat, Rabu (10/3/2021). (ANTARA/HO/PPID DKI Jakarta)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (kedua dari kiri) saat meresmikan pembangunan kawasan Blok VI Pasar Senen di Jakarta Pusat, Rabu (10/3/2021). (ANTARA/HO/PPID DKI Jakarta)

Hasil survei persepsi sekadar memberi gambaran kondisi saat ini (ketika survei dilakukan). Karena yang diukur adalah persepsi maka hasil survei ini tidak bersifat konstan.

"Persepsi publik akan dipengaruhi oleh sejumlah faktor yang berkembang dari waktu ke waktu," ujarnya.

Di sisi lain, mantan Peneliti LSI Denny JA ini memandang, pelaksanaan Pilpres 2024 masih cukup lama dan pergulatan politik masih sangat dinamis.

Alhasil, sejumlah variabel masih akan memengaruhi persepsi publik dalam memilih sejumlah tokoh. Sehingga masih sangat memungkinkan terjadi volatilitas dukungan.

Dengan demikian, elektabilitas calon presiden yang unggul di survei hari ini masih bisa berubah, bisa naik turun, tidak bersifat konstan.

Kelima, masyarakat perlu memahami tentang cara membaca hasil survei dan dapat membedakan mana survei yang sekadar digunakan untuk framing dengan tujuan tertentu mana yang tidak.

"Mempelajari dan menganalisa perbandingan sejumlah hasil survei setidaknya akan membantu nalar kita untuk memahami sejumlah data survei yang semakin menjamur," ujarnya. (Knu)

Baca Juga

Anies Didesak Buka Sekolah Tatap Muka, Pimpinan DPRD: Harus Berani

#Anies Baswedan #Pilpres 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Mahkamah Konstitusi menolak gugatan syarat pendidikan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. Lalu, apa alasannya?
Soffi Amira - Rabu, 07 Oktober 2026
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Indonesia
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Kodam IV/Diponegoro Jawa Tengah membenarkan tiga pria TNI yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intel Kodim Karanganyar.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Diketahui, konteks asli video yakni momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
Ketua DPR RI, Puan Maharani, kabarnya menggandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029.
Soffi Amira - Jumat, 07 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sebut Sehebat Apapun Prabowo, Tetap Rusak Bila Sekelilingnya Orang-Orang Munafik yang Gila Jabatan
Beredar konten yang berisi Anies menyebut orang-orang di sekeliling Prabowo munafik dan gila jabatan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Oktober 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sebut Sehebat Apapun Prabowo, Tetap Rusak Bila Sekelilingnya Orang-Orang Munafik yang Gila Jabatan
Bagikan