Jokowi Apresiasi Temuan dan Inovasi Buat Tangani Pandemi COVID-19
Uji coba GeNose. (Foto: UGM)
MerahPutih.com - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) diperintahkan terus berburu inovasi dan teknologi guna dikembangkan dan diterapkan di kehidupan masyarakat. Selama pandemi COVID-19 dinilai sudah banyak inovasi dan teknologi yang ditemukan.
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mencontohkan, inovasi yang ditemukan itu, seperti ventilator dan respirator untuk perawatan pasien COVID-19, teknologi untuk penapisan gejala COVID-19, seperti GeNose dan juga Rapid Diagnostic Test RI-GHA 19 untuk mendeteksi antibodi COVID-19.
Baca Juga:
Gerakan Sosial Makin Efektif Lewat Inovasi Teknologi
“Teknologi screening penderita COVID-19, seperti GeNose, sangat murah, sangat mudah dan sangat cepat. Ini sudah mulai dipasang di semua stasiun, dan beberapa lokasi penting yang padat dan banyak interaksi serta mobilitas orang,” ujar Presiden, Senin (8/3).
Jokowi meyakini banyak peneliti, lembaga riset dan inovator lainnya yang juga memiliki temuan dan sedang dalam proses mengembangkan temuan tersebut. Selain untuk penanganan pandemi COVID-19, Presiden juga mengapresiasi temuan dan inovasi lain di bidang pangan, energi dan UMKM.
“Mempermudah sinergi antara usaha kecil dan besar dan meningkatkan kualitas hidup rakyat banyak,” ujarnya.
Ia menegaskan, dengan terus mengembangkan inovasi dan teknologi, BPPT dapat menjadi motor penggerak pemulihan ekonomi nasional. Para peneliti, lembaga riset dan inovator untuk diharapkan terus mengembangkan kapasitas diri sebagai produsen teknologi.
“Para peneliti, para inovator, industriawan Indonesia semuanya harus bekerja bersama mengembangkan teknologi masa depan, teknologi berbasis revolusi industri 4.0, teknologi hijau yang ramah lingkungan teknologi yang mensejahterakan masyarakat,” katanya dikutip Antara. (*)
Baca Juga:
Bisnis Menyusut Akibat Pandemi, UMKM Harus Berinovasi
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Prabowo Tambah Anggaran Riset Rp 4 Triliun, Ini Peruntukannya
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi