Joice Napitupulu: Butuh Waktu 3 Tahun untuk Bangun Jalur KA Bandara Soetta-Halim

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Sabtu, 07 Maret 2015
Joice Napitupulu: Butuh Waktu 3 Tahun untuk Bangun Jalur KA Bandara Soetta-Halim

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo, memberi keterangan pers seusai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Rabu (4/3).(Foto: ANTARA FOTO/Ismar Patrizki)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Nasional - Banyaknya minat warga yang menggunakan jasa kereta api membuat pemerintah memastikan pembangunan trek kereta api ekspres yang menghubungkan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang dan Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta bisa dimulai tahun ini. Hal ini dilakukan untuk mengkoneksikan akses dari tengah kota menuju bandara.

Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo sebelumnya pernah menyampaikan bahwa, "Pembangunan track kereta api untuk menggabungkan Soekarno Hatta ke tengah kota, lalu dari tengah kota ke Halim akan dimulai tahun ini." (Baca: Kereta Api Transportasi Paling Efektif Hindari Macet)

Adapun untuk total investasi yang dibutuhkan dalam pembangunan kereta cepat ini, diperkirakan mencapai Rp24 triliun. Pemerintah dan PT KAI sudah mendapatkan investor untuk membantu mewujudkan rencana ini.

Sementara Humas Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Joice Napitupulu yang ditemui tim merahputih.com di Jakarta menyampaikan, “Untuk track yang menuju langsung ke Bandara Soekarno-Hatta sudah dalam pembangunan, setidaknya butuh waktu tiga tahun untuk menyelesaikannya.”

“Tahun 2018 semoga masyarakat sudah bisa menuju bandara dengan menggunakan kereta api,” kata Joice. (Baca:  (Baca: Ambarawa, Bukti Sejarah Kereta Api di Indonesia)

Selain membangun track kereta api menuju bandara pemerintah juga sedang membangun trek kereta api menuju pelabuhan. (cpy)

 

#Jalur KA Ke Bandara Soetta-Halim #Kereta
Bagikan
Ditulis Oleh

Adinda Nurrizki

Berita Terkait

Indonesia
KAI Susun Strategi Net Zero Emission, Targetkan Emisi Nol Bersih pada 2060
PT KAI menyusun strategi Net Zero Emission untuk mendukung target NZE Indonesia 2060. Fokus utama meliputi elektrifikasi jalur rel hingga penghijauan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
KAI Susun Strategi Net Zero Emission, Targetkan Emisi Nol Bersih pada 2060
Fun
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Kereta Panoramic mencatat lonjakan pelanggan lebih dari 62 persen berkat panorama alam jalur selatan Jawa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Indonesia
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
KAI mencatat pengangkutan lebih dari 1 juta ton BBM hingga Mei 2026. Peran kereta api dalam distribusi energi dinilai semakin penting untuk menjaga kelancaran pasokan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
Indonesia
KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional
PT KAI mencatat angkutan batu bara mencapai 21,56 juta ton selama Januari-Mei 2026. Pada Mei saja, volume distribusi menembus 4,93 juta ton.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional
Indonesia
Long Weekend Idul Adha 2026, Penumpang KAI Membludak ke Yogyakarta dan Bandung
Antusiasme masyarakat bepergian saat long weekend Idul Adha 2026 melonjak. KAI mencatat penjualan tiket mencapai 783 ribu dengan Yogyakarta jadi destinasi favorit.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Long Weekend Idul Adha 2026, Penumpang KAI Membludak ke Yogyakarta dan Bandung
Indonesia
Berkas Perkara Tabrakan Kereta Maut Bekasi Rampung, Siapa Tersangkanya?
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memastikan berkas perkara kasus kecelakaan tabrakan maut kereta di Stasiun Bekasi Timur pada akhir April lalu telah rampung.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Berkas Perkara Tabrakan Kereta Maut Bekasi Rampung, Siapa Tersangkanya?
Indonesia
Keselamatan Kereta Api Jadi Prioritas, KAI Tingkatkan Jumlah SDM Bersertifikasi
KAI terus meningkatkan kompetensi SDM demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Pada 2025, sebanyak 19 ribu pekerja telah mengantongi sertifikasi operasional.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Keselamatan Kereta Api Jadi Prioritas, KAI Tingkatkan Jumlah SDM Bersertifikasi
Indonesia
Usai Tragedi Bekasi Timur, KAI Ungkap 80 Persen Kecelakaan Terjadi di Perlintasan Tak Terjaga
KAI mengungkap 80 persen kecelakaan kereta terjadi di perlintasan tak terjaga. Sebanyak 1.329 perlintasan liar telah ditutup sejak 2021 usai tingginya angka kecelakaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Usai Tragedi Bekasi Timur, KAI Ungkap 80 Persen Kecelakaan Terjadi di Perlintasan Tak Terjaga
Indonesia
Pasca-Tabrakan Maut Bekasi, Pemerintah Tutup 172 Perlintasan Sebidang Berisiko Tinggi
Pemerintah bersama KAI dan DJKA menutup 172 perlintasan sebidang berisiko tinggi pasca-tragedi Bekasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Pasca-Tabrakan Maut Bekasi, Pemerintah Tutup 172 Perlintasan Sebidang Berisiko Tinggi
Indonesia
Sambaran Petir Biang Keladi KRL Arah Serpong Cuma Sampai Stasiun Kebayoran Lama
KRL Green Line Tanah Abang–Rangkasbitung terganggu akibat listrik aliran atas tersambar petir. Perjalanan hanya sampai Serpong dan Kebayoran Lama. KAI Commuter lakukan penanganan.
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
Sambaran Petir Biang Keladi KRL Arah Serpong Cuma Sampai Stasiun Kebayoran Lama
Bagikan