Jobstreet Gratiskan Iklan Lowongan Pekerjaan untuk Perusahaan dan Industri

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 19 September 2024
Jobstreet Gratiskan Iklan Lowongan Pekerjaan untuk Perusahaan dan Industri

Jobstreet gratiskan pemasangan iklan loker di luar Pulau Jawa.(foto: Merahputih.com/Tika Ayu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - DEMI memfasilitasi perusahaan atau industri untuk menemukan pekerja yang tepat, Jobstreet by SEEK menggratiskan biaya pemasangan iklan lowongan pekerjaan bagi perusahaan atau industri di platform mereka.

Sales Director of Jobstreet by SEEK Wisnu Dharmawan mengatakan pihaknya tidak akan memungut biaya sepenser pun bagi perusahaan yang mengiklankan lowongan pekerjaan yang diarahkan di daerah luar Jawa. "Jadi bisa gratis dan tanpa batas. Bisa pasang berapa pun lowongan pekerjaan asalkan lowongan pekerjaan nya ada di luar Jawa," kata Wisnu di Ayana Midplaza Hotel, Selasa (18/9).

Ia menjelaskan, jika suatu perusahaan berada di Jawa sekalipun diperbolehkan pasang iklan gratis dengan ketentuan loker diperuntukan penempatan di luar Jawa. Bukan hanya perusahaan, kandidat pencari lowongan kerja juga diberi kesempatan yang lebih fleksibel lagi. Menurut Wisnu, kandidat sama sekali tidak dimintai membayar apa pun.

"Karena job street tidak memungut biaya untuk kandidat. Semuanya bebas untuk membuat profil dan menaruh CV di Jobstreet," ucapnya.

Baca juga:

Buka Kesempatan Kerja, Jobstreet by SEEK Rilis Program Setahun Sejuta Loker



Kesempatan ini akan sangat baik untuk pencari kerja sebab peluang akan semakin besar. Wisnu menyebut peluang direkrut bukan hanya di sektor dalam negeri, melainkan juga di luar negeri. "Karena platform Jobstreet by SEEK ini sudah menjadi satu di seluruh negara, ada delapan negara di Asia Pasisfik tempat Jobtreet beroperasi," imbuhnya.

Ia menyebut negara Asia Pasifik tempat Jobstreet beroperasi meliputi ada Australia, Selandia Baru, Singapura, Thailand, Hong Kong, dan Malaysia. Perusahaan atau industri bisa mengakses kandidat dari seluruh negara tersebut.

"Kalau misalnya kandidat punya profil di Jobstreet bisa jadi pada perusahaan di negara berbeda yang akan menemukan talent atau kandidat tersebut untuk direkrut). Mereka bisa reach out," kata dia.

Sebelumnya, dalam pemaparannya, Chief Operating Officer of Jobstreet by SEEK Varun Mehta mengungkap kesenjangan ketersedian lowongan kerja. Lowongan kerja lebih tersentralisasi di Pulau Jawa ketimbang di luar Pulau. Selisih angkanya cukup fantastis. Di dalam Pulau Jawa, ketersedian loker mencapai 78 persen, sedangkan di Luar Jawa hanya 22 persen.(tka)

Baca juga:

Jobstreet Beri Peluang Kerja untuk Perempuan Tanpa Diskriminasi Gender




#Pekerjaan #Dunia Kerja
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
1,4 Juta Tenaga Kerja Sudah Terserap hingga Agustus 2026, Kemnaker Perkuat Career Day untuk Talenta Muda
Sebanyak 1.411.857 tenaga kerja mendapat penempatan hingga Agustus 2026. Kemnaker memperkuat Career Day dan You RISE untuk talenta muda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 20 Agustus 2026
1,4 Juta Tenaga Kerja Sudah Terserap hingga Agustus 2026, Kemnaker Perkuat Career Day untuk Talenta Muda
Indonesia
Kemenaker Akan Ubah Regulasi Ketenagakerjaan, Akomodir Gig Economy
Model kerja berbasis platform membuka peluang ekonomi yang semakin luas, tetapi pada saat yang sama memerlukan pendekatan regulasi yang mampu mengakomodasi karakter hubungan kerja
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Kemenaker Akan Ubah Regulasi Ketenagakerjaan, Akomodir Gig Economy
Indonesia
DPR Kritik Pembentukan Karakter Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Dengan Cara Berjalan di Atas Bara Api
Kualitas insan BPJS Ketenagakerjaan diuji melalui kinerja nyata di lapangan, bukan sekadar ketahanan fisik melintasi rintangan ekstrim.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
DPR Kritik Pembentukan Karakter Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Dengan Cara Berjalan di Atas Bara Api
Berita Foto
Angka Pekerja Informal di Jakarta Sentuh 1,98 Juta Orang
Sejumlah pekerja melintas dekat badut yang tertidur di Kawasan JPO Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 20 Juli 2026
Angka Pekerja Informal di Jakarta Sentuh 1,98 Juta Orang
Indonesia
81 Persen Pekerja Indonesia Merasa Digaji Layak, Didasari Minimnya Opsi Lapangan Kerja
Hal itu berkenaan dengan situasi persaingan kerja dan ketersedian lapangan pekerjaan.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
81 Persen Pekerja Indonesia Merasa Digaji Layak, Didasari Minimnya Opsi Lapangan Kerja
Indonesia
BPS: Pengangguran di Solo Masih 6.943 Orang, Didominasi Lulusan SMA/SMK
Angka pengangguran di Solo kini masih menembus 6.943 orang. Jumlah itu didominasi oleh lulusan SMA/SMK.
Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026
BPS: Pengangguran di Solo Masih 6.943 Orang, Didominasi Lulusan SMA/SMK
Indonesia
4 Tips Negosiasi Naik Gaji di Perusahaan, 83 Persen Karyawan Berhasil dengan Cara Ini
Salary Pulse Indonesia 2026 mencatat 83 persen pekerja berhasil mendapat kenaikan gaji setelah negosiasi. Simak empat tips mengajukan kenaikan gaji ini.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
4 Tips Negosiasi Naik Gaji di Perusahaan, 83 Persen Karyawan Berhasil dengan Cara Ini
Fun
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Konten kreator kini wajib punya NIB. Lalu, apa itu NIB dan bagaimana cara mendaftarnya? Berikut adalah penjelasan lengkapnya.
Soffi Amira - Jumat, 19 Juni 2026
Konten Kreator Kini Wajib Punya NIB? Begini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya
Indonesia
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Pendiri LSI, Denny JA mengatakan, bahwa Indonesia sedang menyaksikan kemunculan kelas sosial baru, yaitu Digitally Vulnerable Class (DVC).
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
Denny JA Ungkap Fenomena DVC, Kelas Sosial Baru di Era Kapitalisme Algoritma
Indonesia
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
PHK 2026 kini sudah menembus 23.470 orang. Komisi IX DPR pun mendesak hak pekerja segera dipenuhi.
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
PHK 2026 Meningkat, DPR Desak Pemenuhan Hak Pekerja dan Pengawasan Ketat
Bagikan