JK Sering Ingatkan Jokowi, Jangan Baca Hasil Survei!
Presiden Jokowi bersama Wapres Jusuf Kalla (Ant/Rosa Panggabean)
MerahPutih.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengaku sering mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk tidak terlalu memikirkan hasil survei, melainkan mengutamakan kerja keras untuk membangun Indonesia.
"Kalau beliau (Jokowi) baca hasil survei, saya bilang 'tutup', nggak usah dibaca'. Memangnya kalau (elektabilitas) kita naik, kalau gembira, kemudian berhenti kampanye. Atau, memangnya kalau rendah, kita menangis, lalu tidak kerja," kata JK, dalam acara Kadin Talks di Menara Kadin Indonesia Jakarta, Kamis (31/1).
JK berprinsip yang terpenting dilakukan calon pemimpin bangsa adalah dengan terus bekerja membangun Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Pokoknya di negeri ini harus maksimal saja kerjanya," tegas dia, dilansir Antara.
Menurut JK, prinsip serupa berlaku juga untuk menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi Indonesia yang bergerak di angka sekitar lima persen, meskipun di bawah target pemerintahan Jokowi-JK untuk mencapai angka tujuh persen.
Wapres mengatakan perkiraan ekonomi terhadap pertumbuhan Indonesia akan selalu muncul karena ada beragam faktor yang selalu ada dalam menghitung pertumbuhan ekonomi.
"Kalau ekonom bikin perkiraan atau bikin ramalan, (itu) paling enak, paling gampang, karena selalu ada 'ceteris paribus'. Kalau kita begini, akan maju sekian, jadi, kalau terjadi tidak sesuai, (atau) kalau yang salah, mengiyakan," tandas orang nomor dua di pemerintahan itu. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Amien Rais, Refly Harun, dan Rismon Datangi PN Solo untuk Sidang Ijazah Palsu
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Ditetapkan sebagai Bencana Nasional oleh Pemerintah
[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Pilih Langsung Rektor UGM untuk Beking Dirinya dari Tudingan Ijazah Palsu