Kesehatan

Jet Lag yang Bikin Tubuh nge-Lag

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 23 November 2019
Jet Lag yang Bikin Tubuh nge-Lag

Penerbangan jauh dan lama membuat seseorang terjebak jet lag. (Foto: unsplash/Bambi Corro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TERBANG jauh dengan kondisi waktu yang berbeda di tempat tujuan, membuat jam biologi pada tubuh terganggu. Salah satu faktor yang kerap membuat pelancong kepayahan adalah jet lag.

Jet lag adalah rasa lelah dan kebingungan dialami setelah melakukan perjalanan udara dengan waktu cukup panjang. Hal ini terjadi karena akibat dari ketidakmampuan tubuh manusia untuk menyesuaikan diri dengan zona waktu di daerah tujuan.


Baca Juga;

Tips Anti 'Norak' Saat Pertama Kali Naik Pesawat Terbang


Jet lag dapat mengganggu pola tidur dan mengakibatkan rasa ngantuk dan lesu seseorang. Banyaknya zona waktu yang dilewati dalam penerbangan jarak jauh, semakin membuat kondisi tubuh menjadi tidak menentu. Diambil dari laman CNA Lifestyle, para ahli berusaha menemukan cara bagiaman kondisi ini dapat dihilangkan paling tidak diminimalisir.

Persiapan jet lag

tidur
Jet lag dapat diatasi dengan melakukan kegiatan pra tidur sebelum melakukan penerbangan. (Foto: Pexels/Pixabay)


Menurut penelitian yang dilakukan oleh WHO, memberikan catatan bahwa kegiatan pra tidur sebelum keberangkatan dapat membantu mengatasi jet lag. Kemudian agar membantu tertidur lebih baik, jaga agar lingkungan tetap senyap, gelap, dan senyaman mungkin. Ada baiknya menghindari kafein dan makan besar beberapa jam sebelum tidur. Demikian juga dengan minuman beralkohol yang dapat mengganggu pola tidur.

Kalau kamu terbang jauh untuk urusan pekerjaan atau bisnis yang penting. Maka istirahat di pesawat sangat dibutuhkan. Saran dr See adalah meminta resep obat tidur dari dokter akan sangat membantu. Kemudian mengatur waktu makan setelah mendarat juga dapat membantu meredam efek jet lag. Menurut peneliti dari University of Surrey, makan bisa jadi malah lebih baik daripada tidur.

Air

air
Gelas air yang terisi penuh bervolume 270 ml. (Foto: Pexels/Meir Roth)

Kamu mungkin tidak sadar disaat dehidrasi datang disaat kabin pesawat mulai terasa dingin. Jika mulai mengalami tanda-tanda seperti mudah tersinggung, kelelahan, dan konsentrasi berkurang, kamu mulai dehidrasi. The Aerospace Medical Association menyarankan untuk minum sekitar 240 ml air per jam selama di dalam pesawat. Sebagai referensi, umumnya gelas plastik yang digunakan oleh maskapai berukuran 270 ml.


Jangan hanya duduk

duduk
Sebaiknya lakukan pelemasan otot dengan berjalan sepanjang koridor pesawat namun tidak mengganggu penumpang lainnya. (Foto: Unsplash/Javier Canada)

Risiko gangguan kesehatan bisa terjadi jika kamu duduk dalam waktu lama. Ini berlaku bukan hanya untuk perjalanan pesawat terbang, namun untuk moda transportasi lainnya. Bila waktu tempuh perjalanan lebih dari empat jam maka risiko yang ada menjadi dua kali lipat, demikian penelitian yang dilakukan oleh WHO. Semua penumpang penerbangan jarak jauh dianjurkan untuk melakukan latihan kaki secara teratur sambil duduk atau berjalan di sepanjang lorong dari waktu ke waktu.

Baca Juga:

Tips Menghilangkan Aviophobia, Rasa Takut Naik Pesawat

Ke toilet secara teratur

toilet
Buang angin termasuk penting dalam perjalanan lama dan jauh. (Foto: Pexels/Tim Mossholder)

Yang terganggu dalam perjalanan panjang dan lama ini salah satunya adalah sistem pencernaan. Menurut Dr Megan Rossi, dari King's College London, mengatakan bahwa setiap udara yang terperangkap di saluran pencernaan akan mengembang dan menekannya. Udara ini bisa berasal dari pernapasan, menelan, dan makanan yang difermentasi di usus besar tiga hingga enam jam setelah makan. Ini yang kerap kita sebut perut kembung. Ada baiknya selalu ke toilet bila ada kesempatan untuk mengeluarkan udara yang masuk. Bila tidak dikeluarkan ada menyebabkan yang kita sering sebut sebagai masuk angin.


Mencuci tangan

pesawat
Kabin pesawat memiliki risiko penyebaran infeksi pernafasan. (Foto: Pexels/Daniel Frese)

Sirkulasi udara di kabin pesawat berisiko menyebarkan infeksi pernapasan seperti flu biasa, menurut Dr. See. Penyebaran hampir selalu melalui kontak langsung dengan penumpang. Tindakan yang perlu dilakukan sama seperti yang biasa dilakukan di rumah. Sering mencuci tangan, mencuci sebelum makan dan setelah menggunakan toilet, dan tidak menyentuh wajah. (lgi)


Baca Juga:

Ini Alasan Mengapa Mayoritas Pesawat Berwarna Putih

#Pesawat #Jet Lag #Makan Sehat #Air Minum
Bagikan
Ditulis Oleh

Leonard

Berita Terkait

Indonesia
Bandara Kertajati Jadi Pusat Perawatan Pesawat Hercules di Asia, Kemenhub Siapkan Lahan
Menhub juga membuka peluang hadirnya fasilitas MRO yang melibatkan Lockheed Martin maupun pihak lain di kawasan Kertajati.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Bandara Kertajati Jadi Pusat Perawatan Pesawat Hercules di Asia, Kemenhub Siapkan Lahan
Indonesia
AHY Sebut Tidak Mudah Putuskan Kenaikan Batas Atas Harga Tiket Pesawat Jelang Libur Panjang Sekolah
Konflik dan ketegangan dunia berdampak langsung terhadap kenaikan harga energi global yang kemudian mempengaruhi biaya operasional sektor transportasi udara dan layanan penerbangan nasiona
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
AHY Sebut Tidak Mudah Putuskan Kenaikan Batas Atas Harga Tiket Pesawat Jelang Libur Panjang Sekolah
Indonesia
Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Kemenhub Segera Berlakukan Fuel Surcharge hingga 50 Persen
Harga tiket pesawat berpotensi naik akibat melonjaknya avtur. Maskapai penerbangan pun diperbolehkan mengenakan biaya tambahan hingga 50 persen.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Kemenhub Segera Berlakukan Fuel Surcharge hingga 50 Persen
Indonesia
Indonesia Diyakini Bakal Layani 690 Juta Penumpang Pesawat di 2045
Indonesia menurut IATA diproyeksikan menjadi pasar penerbangan terbesar keempat di dunia pada tahu2030.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Indonesia Diyakini Bakal Layani 690 Juta Penumpang Pesawat di 2045
Indonesia
Izin Overflight AS di Indonesia Disorot, Jadi Ancaman bagi Kedaulatan dan Netralitas
Amerika Serikat kabarnya berencana melintasi wilayah udara Indonesia. Namun, hal itu dikecam oleh pengamat kebijakan publik.
Soffi Amira - Selasa, 28 April 2026
Izin Overflight AS di Indonesia Disorot, Jadi Ancaman bagi Kedaulatan dan Netralitas
Indonesia
Turunkan Harga Tiket Pesawat, Pemerintah Tanggung PPN Selama 60 Hari
Melalui kebijakan tersebut, PPN atas tarif dasar dan fuel surcharge ditanggung oleh pemerintah, sehingga beban harga tiket yang dibayar masyarakat dapat ditekan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Turunkan Harga Tiket Pesawat, Pemerintah Tanggung PPN Selama 60 Hari
Indonesia
Pemerintah Tanggung PPN Selama 60 Hari, Tiket Pesawat Ekonomi Lebih Murah
Pemerintah menanggung PPN tiket pesawat ekonomi selama 60 hari. Harga tiket pun menjadi lebih murah di tengah lonjakan harga avtur.
Soffi Amira - Minggu, 26 April 2026
Pemerintah Tanggung PPN Selama 60 Hari, Tiket Pesawat Ekonomi Lebih Murah
Indonesia
Kemhan Pastikan Tak Ada Izin Bebas Pesawat AS Melintas di Langit Indonesia
Kemenhan menegaskan isu izin lintas udara pesawat AS tidak termasuk dalam kesepakatan MDCP. Pemerintah prioritaskan kedaulatan negara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
Kemhan Pastikan Tak Ada Izin Bebas Pesawat AS Melintas di Langit Indonesia
Indonesia
Harga Avtur Naik, Pemerintah Nolkan Bea Masuk Suku Cadang Pesawat
Pemerintah nolkan bea masuk suku cadang pesawat untuk tekan biaya maskapai akibat kenaikan harga avtur. Tiket pesawat dijaga tetap terjangkau.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
Harga Avtur Naik, Pemerintah Nolkan Bea Masuk Suku Cadang Pesawat
Indonesia
Alasan Harga Tiket Pesawat Naik, Fuel Surcharge Jadi 38 Persen
kebijakan penyesuaian tarif tiket pesawat merupakan langkah yang terukur dan tidak dapat dihindari, seiring dengan tekanan global yang semakin meningkat terhadap industri penerbangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Alasan Harga Tiket Pesawat Naik, Fuel Surcharge Jadi 38 Persen
Bagikan