Travel

Tips Anti 'Norak' Saat Pertama Kali Naik Pesawat Terbang

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Jumat, 30 Agustus 2019
Tips Anti 'Norak' Saat Pertama Kali Naik Pesawat Terbang

Untuk kamu yang pertama kali naik pesawat terbang, perhatikan beberapa tips berikut ini (foto: pixabay/bilaeldaou)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MESKIPUN transportasi umum Pesawat Terbang telah ada di Indonesia sejak puluhan tahun lalu, Namun ternyata sampai saat ini tak sedikit masyarakat yang belum pernah merasakan naik pesawat terbang.

Karena itu ada beberapa tips agar kamu tak terlihat 'norak' ketika kamu baru pertama kali naik pesawat terbang. Baik pada saat di bandara dan ketika berada diatas pesawat terbang.

Baca Juga:

Tips Ampuh Memulai Usaha Jastip Sambil Traveling

Seperti yang dilansir dari laman airpaz, berikut ini ialah tips agar kamu tak terlihat 'norak' ketika baru pertama kalinya naik pesawat terbang.

1. Siapkan Tiket Pesawat dan KTP

Jangan lupa untuk membawa tiket pesawat dan kartu identitas seperti KTP/Passport (Foto: insider)

Tips yang pertama agar kamu tak 'norak' saat pertama kali naik pesawat terbang, ialah mempersiapkan tiket pesawat yang sudah kamu beli, serta identitas resmi seperti halnya KTP atau paspor untuk penerbangan internasional.

Kedua dokumen itu sangat penting, jangan sampai saat kamu melakukan check in, ada salah satu dari dua dokumen tersebut yang tertinggal. Karena bisa berdampak buruk dan menghambat penerbangan kamu.


2. Cek Maskapai yang Kamu Gunakan

Cek terlebih dahulu maskapai yang kamu gunakan agar kamu tak salah masuk terminal (foto: pixabay/skitterphoto)

Pengecekan maskapai yang kamu pilih sangat penting, jangan sampai kamu salah masuk terminal. Apalagi di terminal internasional yang skalanya cukup besar.

Karena itu, perhatikanlah dengan baik dan benar serta pastikan kembali sebelum kamu masuk ke gate yang benar agar tak salah tempat. Jika kamu salah masuk terminal atau gate, maka waktu kamu akan terbuang sia-sia.

Baca Juga:

Jangan Panik Saat Paspor Hilang, Ini Panduan Mudah Pengurusannya

3. Datang 2 Jam Sebelum Waktu Keberangkatan

Datanglah lebih awal untuk mencegah suatu hal yang tak diinginkan (foto: pixabay/katyveldhorst)

Jangan menganggap enteng waktu keberangkatan, karena jika kamu datang terlambat akan menyusahkan diri kamu. Risiko terbesarnya ialah tiket kamu akan hangus. Karena pihak maskapai tak akan menunggu penumpang yang terlambat.

4. Kenali Benda-benda yang Dilarang Dibawa ke Dalam Pesawat

Ketahui informasi barang-barang apa saja yang tak boleh dibawa ke pesawat (foto: pixabay/jamesdemers)

Sebaiknya kamu mencari tahu informasi yang banyak soal barang-barang yang tak boleh dibawa ke pesawat. Biasanya jika kamu mengenakan barang-barang seperti besi, gunting, senjata tajam, alkohol, dan narkoba maka akan terdeteksi saat melewati metal detector.

Jika kamu tetap nekat membawa barang-barang tersebut, kamu harus rela meninggalkannya bahkan di tahan oleh pihak berwajib.

5. Perhatikan Tempat Check In

Jangan sampai salah tempat check-in, tanyalah pada petugas bandara terdekat (foto: pixabay/photomix-company)

Perlu diingat bahwa hanya bisa check in di loket maskapai yang telah ditentukan. Jangan sampai kamu membeli tiket Maskapai A, lalu check in di loket maskapai B. Hal tersebut jelas tak diizinkan karena semua telah ada aturannya, dan pihak bandara sangat ketat untuk ini.

Selain beberapa tips diatas, jangan lupa juga untuk duduk di nomor kursi seperti yang tertera pada tiket. Jangan sampai kamu pindah kelas atau kursi seenaknya saja.

Perhatikan juga instruksi yang diberikan oleh awak kabin pesawat seperti halnya soal penanganan pertama saat kecelakaan, cara menggunakan pelampung, oksigen dan sebagainya. Tak kalah penting juga untuk menjaga nada dan cara bicara agar tak menggangu kenyamanan penumpang lainnya. (ryn)

Baca Juga:

Masa Berlaku Paspor Habis? Ini Rincian Biaya untuk Perpanjang

#Traveling #Tips Traveling #Pesawat #Maskapai Penerbangan
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Lifestyle
AirAsia Gandeng Hyrox Asia Pasifik, Kembangkan Wisata Olahraga dan Gaya Hidup Aktif
AirAsia bekerja sama dengan Hyrox Asia Pasifik untuk mengembangkan wisata olahraga. Kolaborasi mencakup 15 kota dan diskon penerbangan bagi atlet.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
AirAsia Gandeng Hyrox Asia Pasifik, Kembangkan Wisata Olahraga dan Gaya Hidup Aktif
Indonesia
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Pihak keluarga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KKP, tim medis, dan otoritas terkait yang memfasilitasi seluruh proses, mulai dari pemberangkatan keluarga ke Makassar hingga penanganan jenazah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Indonesia
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
Tak hanya soal navigasi, Lasarus juga menerima laporan mengenai riwayat teknis armada yang kurang prima
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
Indonesia
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Dalam proses evakuasi tersebut, personel sempat dihadapkan pada tantangan medan ekstrem dan cuaca yang sulit diprediksi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Indonesia
Keluarga Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Serahkan Sampel DNA
Selain keluarga korban Muhammad Farhan di Sulsel, salah seorang keluarga korban lainnya Esther Aprilita sebagai pramugari di pesawat ATR tersebut juga mendatangi Biddokes di Provinsi Jawa Barat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Keluarga Korban Pesawat Jatuh ATR 42-500 Serahkan Sampel DNA
Indonesia
Tim SAR Temukan Serpihan Badan dan Ekor Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Puncak Gunung Bulusaraung, Maros, Pencarian Korban Difokuskan Menemukan Penyintas
Penemuan serpihan pesawat ini menjadi petunjuk penting dalam mempersempit area pencarian.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Tim SAR Temukan Serpihan Badan dan Ekor Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Puncak Gunung Bulusaraung, Maros, Pencarian Korban Difokuskan Menemukan Penyintas
Indonesia
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung
Badan pesawat ditemukan tim SAR darat setelah adanya laporan temuan serpihan dari tim yang melakukan penyisiran lokasi menggunakan pesawat.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Serpihan Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Puncak Bukit Bulusaraung
Indonesia
Polda Sulsel Siapkan Tim Identifikasi Jenazah Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Diduga Jatuh di Maros, Kapolda Jamin Hasil Keluar secara Cepat dan Akurat
Posko antemortem tersebut akan didirikan di Rumah Sakit TNI Angkatan Udara dr Dody Sardjito, kawasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Januari 2026
Polda Sulsel Siapkan Tim Identifikasi Jenazah Penumpang Pesawat ATR 42-500 yang Diduga Jatuh di Maros, Kapolda Jamin Hasil Keluar secara Cepat dan Akurat
Indonesia
Bantimurung Jadi Posko Pencarian Pesawat ATR Hilang Kontak, Helikopter TNI AU Diterjunkan
Pencarian lanjutan pesawat ATR akan dilakukan melalui penerbangan helikopter TNI AU mulai pada pukul 16.25 WITA.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Bantimurung Jadi Posko Pencarian Pesawat ATR Hilang Kontak, Helikopter TNI AU Diterjunkan
Indonesia
Relawan Medis ke Aceh Transit Malaysia, DPR Soroti Mahalnya Harga Tiket Pesawat Domestik
Harga tiket pesawat domestik kembali disorot. DPR menilai mahalnya tiket dipicu PPN, avtur, dan bea masuk suku cadang, serta mendesak reformasi kebijakan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Relawan Medis ke Aceh Transit Malaysia, DPR Soroti Mahalnya Harga Tiket Pesawat Domestik
Bagikan