Jeritan UMKM di District Blok M, Harga Sewa Naik Langsung Bikin Tenant Cabut

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 03 September 2025
Jeritan UMKM di District Blok M, Harga Sewa Naik Langsung Bikin Tenant Cabut

Banyak tenant UMKM di District Blok M yang tutup. (Foto: Instagram/@hey.mimma)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kawasan District Blok M, yang sebelumnya menjadi salah satu pusat kuliner populer di Jakarta, kini tampak lengang dan ditinggalkan pengunjung.

Sebelumnya, area ini sempat ramai karena dipenuhi berbagai tenant makanan yang viral di media sosial.

Salah satu tenant ikonik, Nasi Matah Blok M, resmi mengumumkan pamit dari kawasan tersebut. Pemiliknya, Atika Mellonius, membagikan kabar ini melalui akun TikTok @atikazzz17.

Melalui video berdurasi 22 detik, ia menuliskan: “Nasi Matah yang umurnya belum satu tahun ini akan mencari tempat yang lebih nyaman. Semua tenant di sini angkat kaki karena harga yang tidak wajar. Doain kita ya, kita akan pindah masih di area Blok M dengan kontrak yang lebih jelas dan transparan.”

Baca juga:

Cara Daftar Bantuan UMKM TKM Pemula dan Padat Karya 2025 di Bizhub Kemnaker

@atikazzz17 15jt/bulan untuk Kios yang kalo hujan kebanjiran dan bau sampah kayaknya gak wajar ???? kita pindah tapi masih di area blok M yaaa.. #blokm #nasimatahblokm ? suara asli - sadvibes????

Tak hanya Nasi Matah, gerai ICE WS juga mengalami hal yang sama. Melalui unggahannya di TikTok, mereka menuliskan pesan penuh harapan.

“Lekas bangkit, semoga kita bisa cepat pindah ke tempat baru yang lebih nyaman dan penuh berkah. Amin.”

Video tersebut memperlihatkan karyawan yang sedang membongkar kios mereka.

Sementara itu, gerai Hi! Fruit mengungkapkan alasan lebih detail terkait keputusan hengkang. Dalam unggahan TikTok @aku.ws, mereka mengatakan: “Karena kenaikan harga sewa yang nggak masuk akal. Dari Rp 2 juta per bulan jadi Rp 7,5 juta.”

Baca juga:

Thrifting Dinilai Rusak Industri dan UMKM Tekstil, Teranyar Kemenag Sita Pakaian Bekas Rp 112 Miliar

Awalnya, sebagian warganet menduga penutupan massal ini akibat demonstrasi di DPR RI. Namun, para pelaku UMKM menegaskan, bahwa alasan utama mereka mundur adalah kenaikan biaya sewa yang melonjak drastis dan dianggap tidak wajar.

UMKM sendiri menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. Kebijakan terkait regulasi harga sewa, penyediaan ruang usaha yang layak, hingga dukungan finansial sangat dibutuhkan agar para pelaku UMKM tidak terpinggirkan dan tetap bisa tumbuh serta berkontribusi bagi masyarakat. (far)

#UMKM #Kawasan Blok M #Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Kuliner
Dua Logo Ayam Goreng Suharti: Mana yang OG nih?
Di balik kerenyahan kremesan dan gurihnya bumbu, tersimpan kisah perjuangan hidup serta dinamika pahit perpecahan bisnis Ayam Goreng Suharti.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Dua Logo Ayam Goreng Suharti: Mana yang OG nih?
Kuliner
3 Ide Dessert Labu Kuning Lezat dan Mudah Dibuat
Buah bernama lokal waluh ini juga menyimpan potensi besar untuk diolah menjadi kudapan manis yang memanjakan lidah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
3 Ide Dessert Labu Kuning Lezat dan Mudah Dibuat
Lifestyle
Hj Suharti, Pelopor Ayam Goreng Legendaris, Tutup Usia
Almarhumah sempat mengalami sesak napas selama empat hari sebelum dibawa ke rumah sakit.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Hj Suharti, Pelopor Ayam Goreng Legendaris, Tutup Usia
Indonesia
Tak Cukup Perkuat Tata Kelola, Bank Jakarta Punya Strategi Khusus Dekati Pelaku UMKM
Bank Jakarta memperkuat tata kelola perusahaan dan memperluas akses layanan UMKM. Dirut Agus H Widodo juga mengungkap jumlah nasabah mencapai 4 juta orang.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Oktober 2026
Tak Cukup Perkuat Tata Kelola, Bank Jakarta Punya Strategi Khusus Dekati Pelaku UMKM
Indonesia
Kredit UMKM Diklaim Serap 12 Juta Tenaga Kerja, 1 Debitur Pekerjakan 3 Orang
Dampak penyaluran kredit program tidak hanya terlihat dari penyerapan tenaga kerja, tetapi juga dari peningkatan pendapatan masyarakat dan kesejahteraan keluarga pelaku usaha.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Kredit UMKM Diklaim Serap 12 Juta Tenaga Kerja, 1 Debitur Pekerjakan 3 Orang
Berita Foto
Pelaku Usaha Ikuti Bank Saqu Solopreneur Society: The Founders Club 2026
Head of Product, Portfolio and Partnership Bank Saqu, Martina Setiadinata memberikan pemaparan di Jakarta, Rabu (20/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 28 Oktober 2026
Pelaku Usaha Ikuti Bank Saqu Solopreneur Society: The Founders Club 2026
Indonesia
Mulai 28 Oktober 2026, Penjual Online Dapat Diskon Biaya Marketplace 50 Persen
Usaha mikro memiliki modal usaha paling banyak Rp 1 miliar atau hasil penjualan tahunan paling banyak Rp 2 miliar.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Mulai 28 Oktober 2026, Penjual Online Dapat Diskon Biaya Marketplace 50 Persen
Indonesia
Bunga Kredit Nasabah PNM Mekaar Dari 18–25 Ditargetkan Turun Jadi 8 Persen
Kementerian berfokus menyempurnakan aturan teknis dan menuntaskan perjanjian kerja sama penyaluran dengan PNM.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Bunga Kredit Nasabah PNM Mekaar Dari  18–25 Ditargetkan Turun Jadi 8 Persen
Indonesia
Karhutla Ancam Usaha Lokal, Pakar Minta Pemerintah Intervensi Penundaan Bayar Bunga Pinjaman
Mendesak otoritas keuangan dan perbankan untuk memberikan penundaan pembayaran atau penyesuaian bunga pinjaman bagi UMKM terdampak karhutla.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Karhutla Ancam Usaha Lokal, Pakar Minta Pemerintah Intervensi Penundaan Bayar Bunga Pinjaman
Indonesia
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
JPPI meminta pemerintah memprioritaskan petani, peternak, dan UMKM lokal dalam rantai pasok MBG agar program berdampak pada ekonomi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
Bagikan