Jenis Masker Terbaik untuk Dipakai saat Naik Pesawat

annehsannehs - Rabu, 15 Desember 2021
Jenis Masker Terbaik untuk Dipakai saat Naik Pesawat

Apakah efektif pakai dua masker? (Foto abc7NY)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LIBUR Natal dan Tahun Baru 2021 membuat sebagian besar orang ingin balas dendam alias refreshing setelah sekian lama diterpa situasi pandemi COVID-19 selama dua tahun.

Meskipun kasusnya sudah mereda di Indonesia, tetap dibutuhkan kewaspadaan yang tinggi terhadap COVID-19 ketika hendak berpergian. Apalagi jika menggunakan transportasi yang tidak ada ventilasi seperti pesawat.

Perlu diketahui bahwa tidak semua masker itu sama. Direktur pencegahan dan pengendalian infeksi sistem untuk Houston Methodist Hospital, Firas Zabaneh, MT (ASCP), CIC, CIE, mengatakan bahwa pada dasarnya hanya ada dua jenis masker yang tersedia untuk masyarakat umum, yakni masker kain yang bisa digunakan kembali, atau masker sekali pakai atau disposable.

Baca juga:

Efek Samping Vaksin COVID-19 Bagi Pemilik Filler Wajah

"Kualitas masker kain yang bisa digunakan kembali telah meningkat pesat sejak awal pandemi," ungkap Zabaneh. "Bergantung pada konstruksi dan modelnya, beberapa masker kain berfungsi sama baiknya dengan masker sekali pakai berkualitas tinggi dalam melindungi diri dari COVID-19," jelasnya.

Masker surgical (Foto: Tech ARP)
Masker surgical (Foto: Tech ARP)

Di sisi lain, masker kain telah menuai beberapa kritik dari para ilmuwan. Masker kain dianggap tidak efektif untuk melinudngi diri dari COVID-19.

Beberapa maskapai penerbangan biasanya memiliki regulasi masing-masing, tetapi sebagian besar melarang penggunaan masker kain. Biasanya pelanggan diwajibkan untuk setidaknya menggunakan satu masker medis sekali pakai dan terus menggunakannya selama berada di dalam pesawat.

Masker medis juga terdiri dari berbagai tingkatan sesuai harga dan kualitas. Biasanya, masker medis sekali pakai yang bagus terdiri dari tiga sampai empat lapisan filter.

Baca juga:

Hindari Deh, Jenis Makanan yang Melemahkan Daya Tubuh

Ada juga masker KN95 dan N95 yang beredar di pasaran. Zabaneh mengatakan bahwa jenis masker tersebut sebenarnya bukan untuk penggunaan publik. Masker-masker tersebut didesain untuk menyaring 95% partikel dan biasanya diperuntukkan kepada petugas kesehatan yang memiliki risiko tinggi terkena coronavirus.

Maka dari itu, masker terbaik untuk transportasi jalur udara harus memiliki penyaringan yang baik dan berlapis. Ukuran masker juga harus pas dengan wajah yang mampu menutupi mulut dan hidung dengan baik. "Jangan biarkan ada celah di sekitar tepi masker untuk mencegah udara yang tidak disaring bisa terhirup," tambahnya.

Zabaneh menyarankan untuk menggunakan masker sekali pakai berkualitas, dan lapiskan dengan masker kain. Double mask atau menggunakan dua masker dianggap cukup aman untuk berpergian.

Gunakan masker rangkap agar lebih aman. (Foto pixabay/nastya_gepp)
Gunakan masker rangkap agar lebih aman. (Foto: Pixabay/nastya_gepp)

Jika kamu tidak ingin menggunakan dua masker sekaligus, gunakanlah masker KN95. Editorial director dari website travel Lonely Planet, Fin McCarthy, mengatakan bahwa ia lebih suka menggunakan KN95 ketika naik pesawat.

"Sebagai seseorang yang menggunakan kacamata, masker ini tidak berembun seperti masker medis yang biasa aku pakai. Dan masker ini tidak menyentuh mulutmu. Ini memudahkanku untuk berbicara dan didengar ketika menggunakannya," ungkap McCarthy.

Walaupun lebih ketat dan menyulitkan untuk bernapas, masker KN95 juga lebih mampu melindungimu dari terpaan virus. Selalu ingat untuk tetap membawa beberapa masker cadangan di dalam tas mulai dari masker kain, KN95, dan masker medis sekali pakai. (shn)

Baca juga:

Mengumpat Jadi Tanda Kecerdasan dan Ketahanan Mental

#Masker #Pesawat #Traveling
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Praktik tersebut dinilai merugikan masyarakat yang membutuhkan masker untuk melindungi kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengancam kelompok rentan. Pramono Anung meminta pedagang tak memainkan harga masker.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Indonesia
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Harga masker mengalami kenaikan imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Masyarakat pun mulai mengeluhkan sulitnya mendapat masker.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Indonesia
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Bandara Soekarno-Hatta terganggu akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Bandara Kertajati hingga Yogyakarta jadi alternatif.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Bandara Soekarno-Hatta Terdampak Abu Vulkanik, Pindah ke Kertajati hingga Yogyakarta
Berita Foto
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Petugas Satpol PP memberikan masker gratis kepada pejalan kaki saat beraktivitas di trotoar kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026)
Didik Setiawan - Senin, 07 September 2026
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Indonesia
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Sekitar 150 ribu penumpang terdampak setelah 467 penerbangan dibatalkan akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
150 Ribu Penumpang Terdampak Gangguan Penerbangan, Kemenhub Minta Maskapai Pastikan Hak Refund
Indonesia
Garuda Indonesia Batalkan Seluruh Penerbangan Jakarta, Bandung, dan Lampung Imbas Erupsi Anak Krakatau
Garuda Indonesia membatalkan penerbangan dari dan menuju Jakarta, Bandung, serta Lampung hingga 7 September 2026 pukul 12.00 WIB akibat erupsi Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
Garuda Indonesia Batalkan Seluruh Penerbangan Jakarta, Bandung, dan Lampung Imbas Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Mengapa Pesawat Tak Boleh Terbang di Tengah Abu Vulkanis? Ini Alasannya
Mengapa abu vulkanis begitu berbahaya bagi pesawat?
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Mengapa Pesawat Tak Boleh Terbang di Tengah Abu Vulkanis? Ini Alasannya
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Bagikan