Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Headline

Jenderal Gatot: Kalau Kita Cinta Rasulullah, Kita Harus Meneladaninya

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 03 Desember 2017
Jenderal Gatot: Kalau Kita Cinta Rasulullah, Kita Harus Meneladaninya

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menabur bunga di pusara makam Ibunda Presiden Soekarno,(ANTARA FOTO/Irfan Anshori)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Bagi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, mencintai Nabi Muhammad SAW tidak hanya sebatas kata-kata tetapi lebih dari itu, mencintai Nabi berarti mengikuti teladannya.

"Rasulullah SAW selalu memberikan contoh tauladan kepada semua umatnya, dengan melakukan kasih sayang dan rahmat kepada sesama umat begitu pula terhadap musuh-musuhnya. Kalau kita benar-benar mencintai Rasulullah Sallallahu Alaihi Wassallam, maka kita harus meneladaninya, di mana dan kapanpun," ujar Jenderal Gatot Nurmantyo di Jakarta, Minggu (3/12).

Jenderal Gatot Nurmantyo sebagaimana dilansir Antara mengatakan Nabi Muhammad SAW merupakan teladan umat Islam yang harus diteladani dimana pun dan kapan pun.

Bahkan dalam peperangan pun ada persyaratan-persyaratan, anak-anak tidak boleh dibunuh, wanita tidak boleh dibunuh, tidak boleh menyerang pasar, tidak boleh menyerang atau membunuh bagi yang berada di kuil-kuil atau di gereja-gereja.

"Rasul mengatakan kita harus berbuat baik kepada tawanan bahkan memberi makanan yang sangat layak. Itu hebatnya Rasulullah SAW, “ ujar Jenderal Gatot.

Jenderal bintang empat ini menyampaikan, semoga semuanya menjadi umat yang bisa meneladani apa yang sudah dilakukan oleh Rasulullah SAW dan mencintainya.

"Seperti yang disabdakan oleh Rasulullah SAW bahwa barang siapa yang mencintaiku kelak akan bersamaku di akhirat," kata Jenderal Gatot Nurmantyo mengutip hadis nabi.

Hal itu pula, lanjut dia, yang membuat Islam menjadi agama yang besar. Hal ini disampaikan Jenderal Gatot saat berbicara dalam forum MES dimana dirinya masuk salah satu calon ketua umumnya.

Kedekatan Gatot Nurmantyo dengan ulama membuat namanya masuk bursa ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES). Nama Panglima TNI ini masuk nominasi sebagai ketua umum, menggantikan Muliaman D Hadad. Nama Gatot mengemuka, lantaran dinilai memiliki kepemimpinan dan dekat dengan ulama dan umat Islam.

Wasekjen MES, Iggi H Achsien, mengatakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo, telah membentuk Komite Nasional Ekonomi Syariah (KNKS) yang dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi.

"Nah, jika MES diketuai Panglima, maka diharapkan semakin nyata dukungan pemerintah terhadap ekonomi syariah," kata Iggi.

Dukungan untuk Gatot Nurmantyo datang baik dari pengurus pusat maupun daerah. Sebanyak 217 orang dari pengurus pusat dan pengurus daerah dari seluruh Indonesia dan Pengurus perwakilan luar negeri, termasuk 4 utusan khusus luar negeri (UK) hadir dalam pencalonan Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai ketua umum MES.(*)

#Nabi Muhammad SAW #Panglima TNI #Jenderal Gatot Nurmantyo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI, Komisi III DPR: jangan Ada Narasi Keretakan
Kerja sama tersebut dibutuhkan, terutama dalam penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta penguatan pertahanan negara.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI, Komisi III DPR: jangan Ada Narasi Keretakan
Indonesia
Panglima TNI, Jaksa Agung, dan Kepala BIN Kumpul di Peringatan Harkopnas 2026
Mereka terlihat tersenyum sambil memperagakan salam komando sebagai simbol kebersamaan. 

Dwi Astarini - Minggu, 12 Juli 2026
Panglima TNI, Jaksa Agung, dan Kepala BIN Kumpul di Peringatan Harkopnas 2026
Berita Foto
Raker Menhan dan Panglima TNI Bahas Perkembangan Dinamika Geopolitik Global
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (tengah) bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 19 Mei 2026
Raker Menhan dan Panglima TNI Bahas Perkembangan Dinamika Geopolitik Global
Indonesia
Kumpulkan Mantan Panglima TNI, Menhan Sjafrie Yakinkan Soal Prinsif Kepentingan Nasional
Dinamika strategi pertahanan negara yang baru tetap harus mengakar pada dua prinsip tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Kumpulkan Mantan Panglima TNI, Menhan Sjafrie Yakinkan Soal Prinsif Kepentingan Nasional
Indonesia
Panglima TNI Hidupkan Jabatan Kaster, DPR Tegaskan Bukan Dwifungsi ABRI
Komisi I DPR menanggapi keputusan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menghidupkan jabatan Kaster. Tegaskan kebijakan ini bukan kembalinya dwifungsi ABRI.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 13 Maret 2026
Panglima TNI Hidupkan Jabatan Kaster, DPR Tegaskan Bukan Dwifungsi ABRI
Indonesia
TNI Siaga 1 di Tengah Konflik Timur Tengah, DPR: Antisipasi Ancaman Siber hingga Infiltrasi Informasi
Status siaga 1 TNI diberlakukan di tengah meningkatnya ketegangan konflik Timur Tengah. Antisipasi ancaman siber, infiltrasi informasi, dan dinamika geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Maret 2026
TNI Siaga 1 di Tengah Konflik Timur Tengah, DPR: Antisipasi Ancaman Siber hingga Infiltrasi Informasi
Indonesia
Terapkan Status Siaga 1 untuk Semua Tentara, Panglima TNI: Hal Biasa untuk Menguji Kesiapsiagaan Prajurit
Status siaga 1 diterapkan untuk memeriksa kesiapan TNI dalam menghadapi situasi darurat.
Dwi Astarini - Rabu, 11 Maret 2026
Terapkan Status Siaga 1 untuk Semua Tentara, Panglima TNI: Hal Biasa untuk Menguji Kesiapsiagaan Prajurit
Indonesia
TNI Terapkan Siaga 1, DPR: Bukan Berarti Indonesia dalam Kondisi Darurat
Penetapan status siaga 1 oleh Panglima TNI merupakan hal wajar sebagai langkah antisipasi dari meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah.
Wisnu Cipto - Minggu, 08 Maret 2026
TNI Terapkan Siaga 1, DPR: Bukan Berarti Indonesia dalam Kondisi Darurat
Indonesia
Try Sutrisno Dari Penumpasan PRRI Tahun 1957, Ajudan, Panglima ABRI ke Wakil Presiden Ke-6
Try berhasil menapaki berbagai posisi strategis hingga mencapai puncak kepemimpinan militer dan politik nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 02 Maret 2026
Try Sutrisno Dari Penumpasan PRRI Tahun 1957, Ajudan, Panglima ABRI ke Wakil Presiden Ke-6
Berita Foto
Umat Muslim Mengunjungi Pameran Artefak Peninggalan Nabi Muhammad SAW
Pengunjung mengamati artefak peninggalan Nabi Muhammad SAW di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (23/2/2026).
Didik Setiawan - Senin, 23 Februari 2026
Umat Muslim Mengunjungi Pameran Artefak Peninggalan Nabi Muhammad SAW
Bagikan