Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Try Sutrisno Dari Penumpasan PRRI Tahun 1957, Ajudan, Panglima ABRI ke Wakil Presiden Ke-6

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 02 Maret 2026
Try Sutrisno Dari Penumpasan PRRI Tahun 1957, Ajudan, Panglima ABRI ke Wakil Presiden Ke-6

Arsip foto - Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno yang ditemui wartawan usai mengikuti pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 043 Jalan Purwakarta Nomor 2A RT08/RW 05, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (24/2/2024). ANTARA/Siti Nurhaliza

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Presiden (Wapres) Ke-6 RI Try Sutrisno meninggal di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat (RSPAD), Jakarta, pada Senin (2/4) pagi.

Try Sutrisno lahir di Surabaya pada 15 November 1935, Try kecil sangat tertarik pada dunia militer sampai akirnya mengantarkannya meniti karier panjang di lingkungan TNI Angkatan Darat dengan penuh dedikasi dan konsisten.

Try berhasil menapaki berbagai posisi strategis hingga mencapai puncak kepemimpinan militer dan politik nasional. Karirya dimulai ketika ia terlibat dalam penumpasan pemberontakan PRRI pada tahun 1957.

Pengalaman tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk kepemimpinannya di kemudian hari.

Baca juga:

Rumah Duka Wapres Ke-6 Try Sutrisno di Jalan Purwakarta Nomor 6 Menteng Jakpus

Seiring waktu, ia dipercaya menduduki sejumlah jabatan penting di tubuh TNI AD. Pada tahun 1978, ia menjabat sebagai kepala staf Kodam XVI/Udayana. Setahun kemudian, ia dipercaya menjadi panglima Kodam IV/Sriwijaya.

Pada 1985, ia diangkat sebagai wakil kepala staf Angkatan Darat, lalu menjabat sebagai kepala staf Angkatan Darat pada periode 1986 hingga 1988.

Saat menjabat sebagai KSAD, ia menggagas pembentukan Badan Tabungan Wajib Perumahan TNI AD sebagai bentuk perhatian terhadap kesejahteraan prajurit.

Puncak karier militer Try Sutrisno tercapai ketika ia menjabat sebagai panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia pada periode 1988 hingga 1993.

Dalam masa kepemimpinannya, ia menghadapi berbagai dinamika keamanan nasional. Salah satu isu yang menonjol adalah penanganan Gerakan Pengacau Keamanan di Aceh pada tahun 1989. Pada masa tersebut, stabilitas keamanan menjadi prioritas utama pemerintah.

Pengalaman panjang di bidang militer inilah yang semakin menguatkan posisinya sebagai tokoh strategis di lingkaran pemerintahan saat itu.

Pada tahun 1993, Try Sutrisno diangkat menjadi wakil presiden Indonesia keenam mendampingi Presiden Soeharto. Jabatan tersebut diembannya hingga 1998.

Sebelum menduduki kursi wakil presiden, ia juga memiliki pengalaman sebagai ajudan Presiden Soeharto selama empat tahun.

Kedekatan dan pengalaman kenegaraan tersebut memberinya pemahaman mendalam mengenai tata kelola pemerintahan.

Meski sempat muncul anggapan bahwa posisi wakil presiden hanya sebagai pelengkap, pengalaman dan latar belakang Try Sutrisno menjadikannya figur yang tetap memiliki pengaruh dalam pemerintahan.

Setelah menyelesaikan masa jabatannya sebagai wakil presiden, Try Sutrisno tetap aktif dalam berbagai organisasi.

Ia terpilih sebagai ketua Persatuan Purnawirawan ABRI (Pepabri) pada periode 1998 hingga 2003. Dalam perannya tersebut, ia berhasil menyatukan berbagai unsur purnawirawan dari beragam matra dalam satu wadah organisasi.

Kemampuannya dalam membangun soliditas organisasi menjadi salah satu ciri kepemimpinannya. Selain itu, dipercaya sebagai sesepuh partai di Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia.

Di balik perjalanan kariernya yang panjang, Try Sutrisno dikenal sebagai pribadi yang menjunjung tinggi nilai keluarga.

Ia menikah dengan Tuti Sutiawati dan dikaruniai tujuh orang anak. Dua diantaranya sukses sebagai perwira tinggi Polri dan TNI yakni Irjen (Purn) Firman Santyabudi dan Letjen Kunto Arief Wibowo.

Selamat Jalan Negarawan, Pengabdianmu Abadi

#Try Sutrisno #Panglima TNI #Wakil Presiden
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI, Komisi III DPR: jangan Ada Narasi Keretakan
Kerja sama tersebut dibutuhkan, terutama dalam penegakan hukum, pemberantasan korupsi, serta penguatan pertahanan negara.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Pertemuan Kapolri, Jaksa Agung, dan Panglima TNI, Komisi III DPR: jangan Ada Narasi Keretakan
Indonesia
Panglima TNI, Jaksa Agung, dan Kepala BIN Kumpul di Peringatan Harkopnas 2026
Mereka terlihat tersenyum sambil memperagakan salam komando sebagai simbol kebersamaan. 

Dwi Astarini - Minggu, 12 Juli 2026
Panglima TNI, Jaksa Agung, dan Kepala BIN Kumpul di Peringatan Harkopnas 2026
Indonesia
Gibran Temui Perwakilan Mahasiswa di Istana Wapres, Ini 6 Aspirasi yang Disampaikan
Sebanyak 15 mahasiswa dari UBK dan Universitas MH Thamrin bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Gibran Temui Perwakilan Mahasiswa di Istana Wapres, Ini 6 Aspirasi yang Disampaikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Sudah Serahkan Surat Pengunduran Dirinya sebagai Wapres
Beredar konten informasi yang menyebut Wapres Gibran Rakabuming Raka mundur dari jabatannya. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Sudah Serahkan Surat Pengunduran Dirinya sebagai Wapres
Berita Foto
Raker Menhan dan Panglima TNI Bahas Perkembangan Dinamika Geopolitik Global
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (tengah) bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 19 Mei 2026
Raker Menhan dan Panglima TNI Bahas Perkembangan Dinamika Geopolitik Global
Indonesia
Kumpulkan Mantan Panglima TNI, Menhan Sjafrie Yakinkan Soal Prinsif Kepentingan Nasional
Dinamika strategi pertahanan negara yang baru tetap harus mengakar pada dua prinsip tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Kumpulkan Mantan Panglima TNI, Menhan Sjafrie Yakinkan Soal Prinsif Kepentingan Nasional
Indonesia
Wapres Gibran bersama Putranya Jan Ethes dan Sejumlah Menteri Salat Id di Masjid Istiqlal yang Usung Tema ‘Kemenangan Idul Fitri Menyemai Kebaikan, Meraih Keberkahan’
Adapun Presiden Prabowo Subianto melaksanakan salat Id di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh
Frengky Aruan - Sabtu, 21 Maret 2026
Wapres Gibran bersama Putranya Jan Ethes dan Sejumlah Menteri Salat Id di Masjid Istiqlal yang Usung Tema ‘Kemenangan Idul Fitri Menyemai Kebaikan, Meraih Keberkahan’
Indonesia
Panglima TNI Hidupkan Jabatan Kaster, DPR Tegaskan Bukan Dwifungsi ABRI
Komisi I DPR menanggapi keputusan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menghidupkan jabatan Kaster. Tegaskan kebijakan ini bukan kembalinya dwifungsi ABRI.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 13 Maret 2026
Panglima TNI Hidupkan Jabatan Kaster, DPR Tegaskan Bukan Dwifungsi ABRI
Indonesia
TNI Siaga 1 di Tengah Konflik Timur Tengah, DPR: Antisipasi Ancaman Siber hingga Infiltrasi Informasi
Status siaga 1 TNI diberlakukan di tengah meningkatnya ketegangan konflik Timur Tengah. Antisipasi ancaman siber, infiltrasi informasi, dan dinamika geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Maret 2026
TNI Siaga 1 di Tengah Konflik Timur Tengah, DPR: Antisipasi Ancaman Siber hingga Infiltrasi Informasi
Indonesia
Terapkan Status Siaga 1 untuk Semua Tentara, Panglima TNI: Hal Biasa untuk Menguji Kesiapsiagaan Prajurit
Status siaga 1 diterapkan untuk memeriksa kesiapan TNI dalam menghadapi situasi darurat.
Dwi Astarini - Rabu, 11 Maret 2026
Terapkan Status Siaga 1 untuk Semua Tentara, Panglima TNI: Hal Biasa untuk Menguji Kesiapsiagaan Prajurit
Bagikan