Jelang Muktamar Muhammadiyah, UMS Bangun Gedung Edutorium Rp280 Miliar

Eddy FloEddy Flo - Senin, 24 Februari 2020
 Jelang Muktamar Muhammadiyah, UMS Bangun Gedung Edutorium Rp280 Miliar

Gedung serbaguna Edutorium UMS akan digubakan untuk pembukaan Muktamar Muhammadiyah ke-48, Senin (24/2). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membangun gedung serbaguna berukuran raksasa bernama Edutorium UMS. Gedung tersebut rencananya akan digunakan untuk pembukaan Muktamar Muhammadiyah ke-48 yang akan berlangsung di Solo, 1-5 Juli 2020.

Rektor UMS Prof Sofyan Anif, mengatakan pembukaan Muktamar Muhammadiyah ke-48 rencananya di lakukan di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah. Namun, kalau Stadion Manahan nanti tidak bisa digunakan karena menjadi venue Piala Dunia U-20 pada 2020, pembukaan Muktamar Muhammadiyah bisa diadakan di Edutorium UMS.

Baca Juga:

Muhammadiyah Nilai Isu Ancaman Radikalisme Berlebihan

"Gedung bernama Edutorium UMS tersebut bisa menampung para peserta dan panitia Muktamar Muhammadiyah. Kalau nanti Stadion Manahan tidak bisa digunakan, kita pindahkan ke Edutorium UMS," ujar Sofyan kepada kepada awak media di Solo, Senin (24/2).

Rektor UMS Prof Sofyan Anif
Rektor UMS, Prof Sofyan Anif, Senin (24/2). (MP/Ismail)

Sofyan menjelaskan, pembangunan gedung Edutorium yang menelan anggaran lebih dari Rp280 miliar tersebut saat ini mencapai progres 95 persen. Gedung tersebut diperkirakan bisa menampung 10.000-12.000 orang.

"Jika dimaksimalkan hingga bagian luar, gedung Edutorium UMS bisa menampung 20 orang. Kasitasnya sama dengan Stadion Manahan," kata dia.

Ia mengatakan pada Maret nanti pembangunan Gedung Edutorium berbentuk oval tersebut selesai dan diserahkan ke UMS. Gedung nanti oleh pihak kampus sementara bisa digunakan untuk wisuda lulusan UMS periode pertama.

"Ya setelah kegiatan muktamar, gedung tersebut akan digunakan untuk kepentingan umum, baik olahraga, pameran maupun kegiatan lainnya," terangnya.

Baca Juga:

Muhammadiyah Apresiasi Jokowi Karena Perhatian ke UMKM

Diketahui, Gedung yang mirip Allianz Arena, kandang klub sepak bola Bayern Munich, Munich, Jerman tersebut menempati lahan di Edupark, kompleks UMS, Solo.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Muhammadiyah Blakblakan Banyak Pengusaha Dalam Negeri Gulung Tikar

#Muhammadiyah #Muktamar Muhammadiyah Ke-47
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Bahas Isu Dewan Perdamaian Gaza, Prabowo Undang MUI, PBNU, dan Muhammadiyah
Presiden RI, Prabowo Subianto, menemui perwakilan ormas Islam di Istana Kepresidenan, Selasa (3/2).
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Bahas Isu Dewan Perdamaian Gaza, Prabowo Undang MUI, PBNU, dan Muhammadiyah
Indonesia
Tak Beri Mandat, PP Muhammadiyah Jelaskan Status Hukum Aliansi Muda Muhammadiyah
Muhammadiyah berharap masyarakat tidak terjebak dalam kesalahpahaman
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
Tak Beri Mandat, PP Muhammadiyah Jelaskan Status Hukum Aliansi Muda Muhammadiyah
Indonesia
PP Muhammadiyah Bantah Terlibat Laporan Pemidanaan Komika Pandji Pragiwaksono
Tindakan dan pernyataan yang mengatasnamakan Aliansi Muda Muhammadiyah bukan merupakan sikap resmi, maupun mandat dari Persyarikatan Muhammadiyah
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
PP Muhammadiyah Bantah Terlibat Laporan Pemidanaan Komika Pandji Pragiwaksono
Indonesia
Pemuda Pemidana Komika Pandji Klaim Wakili Suara Anak Muda NU dan Muhammadiyah
elapor atas nama Rizki Abdul Rahman Wahid, yang menyatakan dirinya sebagai Presidium Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU).
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Pemuda Pemidana Komika Pandji Klaim Wakili Suara Anak Muda NU dan Muhammadiyah
Indonesia
Lupakan Dulu Sisi Kontroversialnya! PP Muhammadiyah Minta Masyarakat Fokus pada Jasa-Jasa Soeharto Demi Kepentingan Bangsa dan Negara
Kemensos juga mengusulkan 40 nama lain, termasuk Gus Dur dan Marsinah.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 06 November 2025
Lupakan Dulu Sisi Kontroversialnya! PP Muhammadiyah Minta Masyarakat Fokus pada Jasa-Jasa Soeharto Demi Kepentingan Bangsa dan Negara
Indonesia
Muhammadiyah Dukung Transformasi PAM Jaya Jadi Perseroda, Nilai Penting untuk Selamatkan Jakarta dari Penurunan Tanah
Perubahan status Pam Jaya bukan sekadar urusan tata kelola, melainkan langkah strategis untuk menyelamatkan Jakarta dari penurunan tanah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Oktober 2025
Muhammadiyah Dukung Transformasi PAM Jaya Jadi Perseroda, Nilai Penting untuk Selamatkan Jakarta dari Penurunan Tanah
Indonesia
Muhammadiyah DKI Dukung Transformasi PAM Jaya Jadi Perseroda, Dinilai Jadi Strategi yang Tepat
Muhammadiyah DKI mendukung transformasi PAM Jaya menjadi Perseroda. Langkah ini dinilai menjadi strategi yang tepat.
Soffi Amira - Selasa, 07 Oktober 2025
Muhammadiyah DKI Dukung Transformasi PAM Jaya Jadi Perseroda, Dinilai Jadi Strategi yang Tepat
Indonesia
Didukung Muhammadiyah DKI, Transformasi PAM Jaya Jadi Perseroda Dinilai Perkuat Layanan Air dan Kepentingan Publik
Perubahan ini membuat perusahaan harus tumbuh lebih sehat secara kelembagaan dan finansial
Angga Yudha Pratama - Senin, 06 Oktober 2025
Didukung Muhammadiyah DKI, Transformasi PAM Jaya Jadi Perseroda Dinilai Perkuat Layanan Air dan Kepentingan Publik
Indonesia
Isu Dugaan Minyak Babi di Wadah Program MBG, BGN Minta Tinjauan Muhammadiyah
Sebagian besar wadah makanan masih dipasok dari luar negeri karena dianggap memiliki kualitas lebih baik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 September 2025
Isu Dugaan Minyak Babi di Wadah Program MBG, BGN Minta Tinjauan Muhammadiyah
Indonesia
PAM Jaya Berubah Jadi Perseroda, Muhammadiyah DKI Sebut Buka Ruang Tingkatkan Modal
Pelayanan publik harus tetap menjadi fokus utama PAM Jaya dalam perubahan statusnya menjadi perseroda.
Dwi Astarini - Selasa, 23 September 2025
PAM Jaya Berubah Jadi Perseroda, Muhammadiyah DKI Sebut Buka Ruang Tingkatkan Modal
Bagikan