Jateng Buka Pembelajaran Tatap Muka pada Juli, Ganjar Minta Guru Divaksin
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengecek vaksinasi COVID-19 di Solo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)
MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah memberikan lampu hijau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di seluruh 35 kabupaten/kota pada Juli mendatang.
Namun demikian, sebelum pembelajaran tatap muka diberlakukan semua guru harus divaksin corona terlebih dulu.
Baca Juga
Gibran Surati Menkes Minta Tambahan Vaksin COVID-19
"Kami telah mempersiapkan pembelajaran tatap muka di Jawa Tengah. Minimal gurunya divaksin dulu sebelum mulai belajar di sekolah," ujar Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Senin (15/3).
Ganjar mengatakan pembelajaran tatap muka serentak di Jawa Tengah telah disampaikan pada bupati dan walikota dalam rapat virtual bertema percepatan COVID-19. Ia pun telah menghubungi pihak-pihak terkait untuk persiapan pelaksanaan belajar tatap muka di Jawa Tengah.
"Kita mulai sekarang mempersiapkan pembelajaran tatap muka. Uji coba di sekolah bisa dilakukan untuk mengukur kesiapan sekolah," kata dia.
Politisi PDIP ini mengaku pihaknya telah mengkoordinasikan dengan bupati dan wali kota di Jawa Tengah untuk mempersiapkan sekolah sebagai uji coba belajar tatap muka. Dengan koordinasi tersebut diharapkan tidak ada kendala.
"Ada pembatasan kelas bagi para siswa serta sistem transportasi dan fasilitas protokol kesehatan. Kita persiapkan dulu sarana dan prasarananya," kata dia.
Ganjar memastikan pembelajaran tatap muka di Jawa Tengah serentak dimulai Juli mendatang. Namun demikian, sebelum pelaksanaan sekolah tatap muka diberlakukan semua guru harus sudah divaksin semua.
"Kami tengah memprioritaskan guru untuk segera divaksin. Nantinya, para guru akan berbaur dengan para siswa selama uji coba belajar tatap muka di Jawa Tengah setelah divaksin.
"Maaka itu menjadi prioritas vaksin bagi guru agar kita bisa memberikan sekolah-sekolah yang akan melakukan uji coba tatap muka," kata dia
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo menambahkan pihaknya mendukung pembelajaran tatap muka dengan syarat sekolah menerapkan aturan protokol kesehatan.
Protokol kesehatan tersebut diantaranya memakai masker, menjaga jarak, cuci tangan, serta pembatasan jumlah siswa dalam kelas.
"Saya minta bagi sekolah yang dibuka nantinya tetap mematuhi protokol kesehatan agar pembelajaran tetap efektif dan kondusif," katanya. (Ismail/Jawa Tengah)
Baca Juga
3 Hal yang Bisa Dilakukan Kalau Kamu Sudah Dapat Vaksin Penuh
Bagikan
Berita Terkait
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Kebakaran di Pasar Wonogiri, Pemkab Tetapkan Status Kedaruratan
Pemerintah Jemput Bola Vaksinasi Ribuan Hewan Peliharaan, Jakarta Targetkan Bebas Rabies
Gubernur Luthfi Turun Tangan, Respons Desakan Mundur Bupati Pati Sudewo yang Dituding Arogan hingga Ribuan Warga Turun ke Jalan
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID