Jasa Kawal Pesepeda dari Ancaman Begal, Tarifnya Rp750 Ribu Per Jam

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 09 November 2020
Jasa Kawal Pesepeda dari Ancaman Begal, Tarifnya Rp750 Ribu Per Jam

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan komunitas GAJ. (ANTARA/HO-GAJ)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Aliansi Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) menyediakan layanan pengawal bagi para pesepeda hingga 24 jam.

Ketua Presidium Garda Igun Wicaksono menuturkan, layanan tersebut dibuat lantaran ditengarai aksi begal yang kerap terjadi di Jakarta.

"Dengan berbasis para pengemudi ojol (ojek online) yang memiliki jaringan luas dan aktif 24 jam di-setiap sudut kota di Jakarta," kata Igun saat dihubungi wartawan, Minggu (8/11).

Baca Juga:

Dua Bulan, Polisi Amankan 10 Begal Sepeda dari Enam TKP

Nantinya, kata Igun, pengawal pesepeda terdiri dari anggota driver ojek online (ojol) yang berpengalaman di bidang sekuriti atau pengamanan.

"Yang mengawal yaitu anggota Garda pilihan dan sudah terseleksi dan paham aturan lalu lintas," jelas Igun.

"Juga memahami mekanisme pengawalan, ya memang dari ojol Garda, kami pilih eks sekuriti yang sehari-hari bekerja ojol," lanjutnya.

Dia menambahkan, pihaknya pun telah berkomunikasi perihal tersebut dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Ditlantas Polda Metro Jaya.

"Garda juga komunikasikan hal ini kepada Kadishub DKI Jakarta dan Dirlantas Polda Metro Jaya sebagai koordinasi atas aktivitas pengawalan sipil bagi para pesepeda," tutur dia.

Pesepeda melintasi jalur sepeda di Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Minggu (19/7/2020). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.)
Pesepeda melintasi jalur sepeda di Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Minggu (19/7/2020). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.)

Igun mengatakan, tarif per jam untuk pengawalan sepuluh pesepeda dikenai biaya Rp750 ribu.

"Paket kawal Rp750 ribu per jam dengan maksimal peserta sepuluh pesepeda," kata Igun.

"Jika lebih dari sepuluh harus dua paket atau sesuai kebutuhan," lanjutnya.

Garda bakal menyiapkan terdiri tiga pengawal.

"Jadi, satu paket bakal dikawal tiga orang. Nah tiga orang ini mantan sekuriti yang sekarang jadi ojol," jelas Igun.

"Dengan dua unit sepeda motor yang akan kawal pesepeda maupun komunitas sepeda," sambungnya.

Sementara itu, minimnya kamera closed circuit television (CCTV) di kawasan yang rawan terjadinya tindak pidana khususnya begal pesepeda dikeluhkan oleh Polda Metro Jaya.

Baca Juga:

Polda Metro Minta Pemprov DKI Tambah CCTV Intai Begal Sepeda

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana menyebut kalau kamera CCTV di ruang terbuka di wilayah hukumnya masih sangat minim.

"Terkait dengan kamera CCTV, masih kita anggap kurang ini," kata dia.

Karena hal ini, lantas Nana mengaku akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Hal itu tak lain guna menambah pengadaan kamera CCTV di kawasan yang rawan terjadinya tindak pidana. Khususnya wilayah yang rawan begal sepeda.

"Ini masih kita koordinasikan lagi dari kepolisian kemudian dari Pemda untuk memasang lagi beberapa lokasi yang kita anggap di lokasi tersebut banyak menimbulkan kerawanan khususnya terkait pembegalan pesepeda," kata dia. (Knu)

Baca Juga:

Marak Begal Sepeda, Sudin Jakbar Hanya Bisa Imbau Lewat Medsos

#Sepeda #Aksi Begal #Redam Aksi Begal
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bersiap Hadapi Begal Jalanan, Resmob Polda Metro Latihan Menembak biar enggak Salah Tembak
kemampuan personel perlu terus diasah agar setiap tindakan kepolisian dapat dilakukan secara tepat, terukur, dan meminimalkan risiko.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Bersiap Hadapi Begal Jalanan, Resmob Polda Metro Latihan Menembak biar enggak Salah Tembak
Indonesia
Komisi I DPR Tegaskan Pemberantasan Begal Tugas Polisi, Bukan Tupoksi TNI
Komisi I DPR menegaskan pemberantasan begal adalah tugas Polri. TNI hanya bisa terlibat jika ada permintaan resmi dan koordinasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Komisi I DPR Tegaskan Pemberantasan Begal Tugas Polisi, Bukan Tupoksi TNI
Indonesia
Polda Metro Jaya Harus Fokus Tindak Kejahatan Jalanan, Tegas dan Terukur
Kejahatan jalanan seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor berdampak langsung terhadap rasa aman masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Polda Metro Jaya Harus Fokus Tindak Kejahatan Jalanan, Tegas dan Terukur
Indonesia
Aksi Begal Kini Sudah Berada di Level Mengkhawatirkan, Polisi Didukung Bertindak Keras
Habiburokhman menyoroti korban begal yang kini bukan hanya masyarakat biasa. Aparat kepolisian hingga warga negara asing pun disebut ikut menjadi sasaran para pelaku.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Aksi Begal Kini Sudah Berada di Level Mengkhawatirkan, Polisi Didukung Bertindak Keras
Indonesia
Hasil Interogasi, Polda Metro Jaya Pastikan Model AWS Bukan Korban Begal
Polda Metro Jaya menegaskan model sekaligus selebgram berinisial AWS yang sempat dikabarkan menjadi korban begal di kawasan Jakarta Barat bukanlah korban tindak kriminal.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Hasil Interogasi, Polda Metro Jaya Pastikan Model AWS Bukan Korban Begal
Indonesia
Menteri HAM Natalius Pigai: Begal Tak Boleh Ditembak Mati Tanpa Proses Hukum
Menteri HAM Natalius Pigai menolak instruksi Kapolda Lampung soal tembak di tempat pelaku begal. Tindakan tersebut bertentangan dengan prinsip HAM dan hukum.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Menteri HAM Natalius Pigai: Begal Tak Boleh Ditembak Mati Tanpa Proses Hukum
Indonesia
Teror Pocong Ramai di Tangerang, Polisi Turun Tangan
Tim penyidik kepolisian kini masih melakukan pendalaman terhadap motif orang yang melakukan penyebaran konten bohong di dengan teror mistis sosok 'pocong'.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Teror Pocong Ramai di Tangerang, Polisi Turun Tangan
Indonesia
Polda Metro Bentuk Tim Pemburu Begal, Sahroni Minta Pelaku Ditembak di Tempat
Polda Metro Jaya bentuk Tim Pemburu Begal untuk menekan maraknya aksi kriminal di Jabodetabek.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Polda Metro Bentuk Tim Pemburu Begal, Sahroni Minta Pelaku Ditembak di Tempat
Indonesia
Begal Marak di Jakarta, Pemprov DKI Harus Ikut Bertindak
Masalah begal ini menyangkut banyak hal, mulai dari keamanan masyarakat sampai dengan citra Jakarta yang berambisi menjadi kota global.
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Begal Marak di Jakarta, Pemprov DKI Harus Ikut Bertindak
Berita Foto
Kondisi Pembatas Jalur Sepeda Warisan Anies di Jalan Palmerah Timur Rusak dan Tak Terawat
Sejumlah kendaraaan melintas dekat separator pembatas jalur sepeda di Jalan Palmerah Timur, Jakarta Pusat, Senin (20/4/2026).
Didik Setiawan - Senin, 20 April 2026
Kondisi Pembatas Jalur Sepeda Warisan Anies di Jalan Palmerah Timur Rusak dan Tak Terawat
Bagikan