Marak Begal Sepeda, Sudin Jakbar Hanya Bisa Imbau Lewat Medsos

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 05 November 2020
Marak Begal Sepeda, Sudin Jakbar Hanya Bisa Imbau Lewat Medsos

Ilustrasi. Pesepeda melintasi jalur sepeda di Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Minggu (19/7/2020). (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat mengaku tidak ada antisipasi khusus dalam menjaga wilayahnya terkait maraknya begal sepeda di kawasan ibu kota.

Sudin Perhubungan Jakarta Barat Erwansyah mengatakan, Sudin Jakbar sifatnya hanya himbauan kepada pesepeda melalui media sosial (medsos), agar mereka lebih berhati-hati lagi saat bersepeda.

Baca juga:

Mungil Tapi Mahal, 5 Merek Sepeda Lipat dengan Harga Fantastis

Erwansyah juga meminta pada pesepeda agar tidak berolahraga sendirian, disarankan untuk beramai-ramai. Hal itu untuk menghindari terjadinya kejahatan kriminal.

"Himbauan untuk berhati-hati dalam olahraga sepeda. Naik sepeda jangan sendiri harus berkelompok hindari jalan-jalan sepi," ucap Erwansyah kepada Merahputih.com, Kamis (5/11).

Selain itu tidak ada penambahan petugas Dishub Jakbar yang diterjunkan di wilayahnya dalam guna mengantisipasi begal sepeda. "Ga ada penambahan petugas. Kita biasa saja," tuturnya.

sepeda
Perlengkapan standar saat bersepeda. (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)

Untuk mengantisipasi kejahatan begal sepeda, ia menyarankan agar memperbanyak kamera pengintai atau CCTV yang terpasang di wilayah ibu kota. Sebab saat ini dirasa dia masih kurangnya kamera CCTV.

"Jambret itu memang mobilenya tinggi tuh, harus ada CCTV memperbanyak CCTV. Masih belum (banyak CCTV), masih jauh," ungkapnya.

Erwansyah menceritakan, dirinya juga pernah menjadi korban begal sepeda di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat saat tengah bekerja mengontrol wilayah hukumnya. Tak habis dipikirnya lagi kejadian itu saat dirinya masih memakai pakaian dinas Dishub DKI.

"Saya sendiri awal tahun waktu banjir Januari, saya naik sepeda ngontrol di daan mogot kena jambret juga handphone saya. Masih pakaian dinas lengkap saya," tutupnya.

Seperti diketahui, peristiwa begal sepeda terjadi di Jalan Puri Indah Raya, Kembangan, Jakarta Barat pada Selasa 27 Oktober 2020 lalu.

Kronologinya, korban bernama Hendra 41 tahun tengah bersepeda dengan rekannya dipepet oleh pengendara motor yang berboncengan.

Baca Juga:

Super Keren, Ini Dia 5 Sepeda Termahal di Dunia

Secara refleks korban langsung memegang tangan pelaku sehingga korban tidak seimbang lalu terpental dan jatuh. Setelah terjatuh, korban menyadari bahwa ponsel miliknya sudah tak ada di kantongnya.

Saat korban membersihkan lukanya, seorang rekannya merekam dan membagikannya di grup pesepeda. Kejadian tersebut akhirnya viral di media sosial. (Asp)

#Sepeda #Pesepeda #Bersepeda #Aksi Begal #Teror Begal
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Komisi I DPR Tegaskan Pemberantasan Begal Tugas Polisi, Bukan Tupoksi TNI
Komisi I DPR menegaskan pemberantasan begal adalah tugas Polri. TNI hanya bisa terlibat jika ada permintaan resmi dan koordinasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Komisi I DPR Tegaskan Pemberantasan Begal Tugas Polisi, Bukan Tupoksi TNI
Indonesia
Polda Metro Jaya Harus Fokus Tindak Kejahatan Jalanan, Tegas dan Terukur
Kejahatan jalanan seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor berdampak langsung terhadap rasa aman masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Polda Metro Jaya Harus Fokus Tindak Kejahatan Jalanan, Tegas dan Terukur
Indonesia
Aksi Begal Kini Sudah Berada di Level Mengkhawatirkan, Polisi Didukung Bertindak Keras
Habiburokhman menyoroti korban begal yang kini bukan hanya masyarakat biasa. Aparat kepolisian hingga warga negara asing pun disebut ikut menjadi sasaran para pelaku.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Aksi Begal Kini Sudah Berada di Level Mengkhawatirkan, Polisi Didukung Bertindak Keras
Indonesia
Hasil Interogasi, Polda Metro Jaya Pastikan Model AWS Bukan Korban Begal
Polda Metro Jaya menegaskan model sekaligus selebgram berinisial AWS yang sempat dikabarkan menjadi korban begal di kawasan Jakarta Barat bukanlah korban tindak kriminal.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Hasil Interogasi, Polda Metro Jaya Pastikan Model AWS Bukan Korban Begal
Indonesia
Menteri HAM Natalius Pigai: Begal Tak Boleh Ditembak Mati Tanpa Proses Hukum
Menteri HAM Natalius Pigai menolak instruksi Kapolda Lampung soal tembak di tempat pelaku begal. Tindakan tersebut bertentangan dengan prinsip HAM dan hukum.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Menteri HAM Natalius Pigai: Begal Tak Boleh Ditembak Mati Tanpa Proses Hukum
Indonesia
Teror Pocong Ramai di Tangerang, Polisi Turun Tangan
Tim penyidik kepolisian kini masih melakukan pendalaman terhadap motif orang yang melakukan penyebaran konten bohong di dengan teror mistis sosok 'pocong'.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Teror Pocong Ramai di Tangerang, Polisi Turun Tangan
Indonesia
Polda Metro Bentuk Tim Pemburu Begal, Sahroni Minta Pelaku Ditembak di Tempat
Polda Metro Jaya bentuk Tim Pemburu Begal untuk menekan maraknya aksi kriminal di Jabodetabek.
Wisnu Cipto - Senin, 18 Mei 2026
Polda Metro Bentuk Tim Pemburu Begal, Sahroni Minta Pelaku Ditembak di Tempat
Indonesia
Begal Marak di Jakarta, Pemprov DKI Harus Ikut Bertindak
Masalah begal ini menyangkut banyak hal, mulai dari keamanan masyarakat sampai dengan citra Jakarta yang berambisi menjadi kota global.
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Begal Marak di Jakarta, Pemprov DKI Harus Ikut Bertindak
Berita Foto
Kondisi Pembatas Jalur Sepeda Warisan Anies di Jalan Palmerah Timur Rusak dan Tak Terawat
Sejumlah kendaraaan melintas dekat separator pembatas jalur sepeda di Jalan Palmerah Timur, Jakarta Pusat, Senin (20/4/2026).
Didik Setiawan - Senin, 20 April 2026
Kondisi Pembatas Jalur Sepeda Warisan Anies di Jalan Palmerah Timur Rusak dan Tak Terawat
Indonesia
Diduga Dibegal, Seorang Pelajar di Bandung Tewas
Kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi, menelusuri barang milik korban yang hilang, serta mendalami kemungkinan motif tindak kejahatan dalam peristiwa tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 25 Februari 2026
Diduga Dibegal, Seorang Pelajar di Bandung Tewas
Bagikan