Janji Menhan Lihat Banyak Tank Tua Milik Marinir

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 03 Mei 2018
Janji Menhan Lihat Banyak Tank Tua Milik Marinir

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (kiri) berdiskusi dengan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu melakukan peninjauan dan pengecekan kesiapan personel maupun alat utama sistem persenjataan (alutsista) milik Korps Marinir TNI Angkatan Laut di Mako Korps Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan.

"Saya melakukan kunjungan kerja ke Mako Korps Marinir untuk mengecek kesiapan, baik personel, alutsista dan asramanya. Kalau ada yang kurang, kami usahakan akan dipenuhi," kata Menhan di sela-sela kunjungannya, kamis (5/5).

Menurut dia, alutsista yang berada di satuan Korps Marinir akan diisi, meskipun alutsista yang akan diberikan bukan alutsista yang baru. "Di Marinir banyak tank yang sudah tua dan tak layak untuk digunakan. Tank-tank ini akan diganti," kata Ryamizard.

Dalam sambutannya di hadapan ratusan prajurit Marinir, Menhan mengatakan, ada enam hal pokok yang menjadi pedoman dasar dalam pembangunan infrastruktur pertahanan negara menuju kekuatan dan postur pertahanan negara yang ideal, efektif dan andal di dalam mengantisipasi berbagai potensi ancaman.

Tank Amfibi jenis LVTP-7 milik Marinir sedang bermanuver saat HUT TNI (MP/Rizki Fitrianto)

Keenam hal pokok itu, kata Ryamizard yang didampingi oleh Dankormar Mayjen (Mar) TNI Bambang Suswantono, antara lain, pentingnya terbangun komunikasi yang efektif antara pemimpin dengan anak buahnya guna senantiasa membangun dan memelihara profil prajurit yang mencerminkan jati diri sebagai prajurit sejati yang loyal, yakni sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional.

Kedua, strategi pertahanan negara menghadapi ancaman yang nyata dan realistik serta penguatan mindset seluruh komponen bangsa dalam menghadapi perang cuci otak.

"Perlunya penanaman nilai-nilai kesadaran bela negara sebagai pondasi dasar pertahanan yang bersifat perang semesta atau 'total warfare'," kata purnawirawan Jenderal bintang empat ini dikutip Antara.

Menhan mengatakan sebagai penerus tongkat estafet nilai-nilai kejuangan Generasi-45, TNI dikenal sebagai organisasi yang solid dan sarat dengan semangat perjuangan, pengabdian dan pengorbanan yang luar biasa dan tanpa pamrih yang dilandasi oleh loyalitas sebagai roh yang menjiwai kehidupan setiap prajurit.

Sejumlah prajurit marinir sedang berlatih (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

"Oleh karena itu, satuan Marinir harus senantiasa menjadi organiasi yang dicintai oleh rakyat. Etos inilah yang kemudian dijabarkan ke dalam Nilai-Nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 wajib TNI yang dijiwai oleh Pancasila dan UUD 1945," katanya dikutip Antara.

Esensi dari semua itu, kata dia, profesionalisme TNI terletak pada loyalitas dan ketaatan terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan.

Dengan demikian, sebagai TNI yang profesional maka hukum harus ditempatkan sebagai Panglima Tertinggi yang harus dihormati.

Sementara, dalam menghadapi berbagai potensi ancaman yang mampu mengganggu keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), maka diperlukan konsep pembangunan pola pikir seluruh rakyat Indonesia melalui penanaman wawasan kebangsaan yang berlandaskan Pancasila sebagai ideologi negara agar tidak mudah dipengaruhi dan terprovokasi oleh upaya pencucian otak dari kelompok tertentu.

Tank Amfibi milik Marinir (artileri.org)

Oleh karena itu, desain strategi pertahanan negara juga diarahkan dengan konsep perang rakyat semesta atau total warfare yang melibatkan pembangunan seluruh komponen bangsa yang dilandasi oleh penanaman nilai-nilai kesadaran bela negara yang lahir dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia disertai pembangunan kekuatan TNI beserta alutsistanya sebagai komponen utama pertahanan negara.

"Hanya satu kata kunci kekuatan kita dalam menghadapi keniscayaan masuknya berbagai potensi ancaman fisik dan nonfisik, yaitu dengan cara memperkuat identitas dan jati diri bangsa serta membangun persatuan dan kesatuan yang kokoh dan bersinergi dari seluruh komponen bangsa melalui penanaman nilai-nilai Pancasila dan penguatan kesadaran bela negara," ujar Menhan.

Tugas bela negara adalah tugas yang berat seiring dengan makin kompleksnya tantangan yang dihadapi. Namun dirinya yakin melalui semangat kebersamaan dan persatuan serta kerja keras, rakyat Indonesia mampu membawa Indonesia menjadi negara yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian serta berlandaskan gotong royong.

"Saya menginstruksikan kepada TNI untuk berperan aktif dalam menyosialisasikan dan melaksanakan program bela Negara ini setiap saat kepada seluruh komponen masyarakat yang berada di wilayah teritorialnya," tuturnya. (*)

#TNI AL #Marinir #Tank Amfibi #Menteri Pertahanan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Kapal ini disebut jadi kapal terbesar yang dimiliki Indonesai dengan berbagai fungsi maksimal pertahanan antikapal selam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Indonesia
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Amerika Serikat selaku produsen baru memenuhi pengadaan gelombang pertama yakni sebanyak 35 unit kendaraan tempur.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Indonesia
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Sebanyak 400 personel TNI Angkatan Laut disiapkan menjadi awak KRI Sriwijaya setelah kapal induk Giuseppe Garibaldi diserahterimakan dari Italia kepada Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 September 2026
Ini Dia Calon Komandan Kapal Induk Pertama Indonesia, Telah Belajar Selama 2 Bulan
Berita Foto
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 bersandar di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta
Indonesia
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Jakarta Utara, Dikawal 2 Kapal TNI-AL
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi berangkat dari Italia sejak Senin (24/8). Selama perjalanan itu, Garibaldi dikawal kapal perang dari Angkatan Laut Italia.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi Tiba di Tanjung Priok Jakarta Utara, Dikawal 2 Kapal TNI-AL
Indonesia
Megah dan Khidmat, Intip Formasi Militer Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Perairan Bangka
Indonesia resmi punya kapal induk pertama! ITS Giuseppe Garibaldi buatan Fincantieri Italia memasuki ALKI I dikawal KRI Brawijaya dan Prabu Siliwangi.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Megah dan Khidmat, Intip Formasi Militer Kapal Induk Giuseppe Garibaldi di Perairan Bangka
Indonesia
KRI Sriwijaya Kapal Induk Pertama Indonesia Punya 310 Awak, Saat Ini Lagi Digembleng
KRI Sriwijaya (eks Giuseppe Garibaldi) resmi masuk perairan NKRI via ALKI I. Kapal induk pertama Indonesia ini akan bersandar di Tanjung Priok, dengan 310 awak tengah digembleng TNI AL.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
KRI Sriwijaya Kapal Induk Pertama Indonesia Punya 310 Awak, Saat Ini Lagi Digembleng
Indonesia
Tidak Jadi Gajah Mada, Kapal Induk Pertama Indonesia Diberi Nama KRI Sriwijaya
TNI AL memastikan kapal induk pertama milik Indonesia diberi nama KRI Sriwijaya setelah sebelumnya sempat diberi nama KRI Gajah Mada.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Tidak Jadi Gajah Mada, Kapal Induk Pertama Indonesia Diberi Nama KRI Sriwijaya
Indonesia
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Sudah Masuk Laut NKRI, Besok Sandar di Tanjung Priok
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi resmi memasuki perairan Indonesia lewat ALKI I dan siap bersandar di Tanjung Priok. Cek informasi terkininya!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Sudah Masuk Laut NKRI, Besok Sandar di Tanjung Priok
Indonesia
Rute AKLI I Yang Jadi Pilihan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Masuk Indonesia
Garibaldi sendiri nanti akan dikawal kapal fregat TNI AL saat memasuki perairan ALKI I
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 14 September 2026
Rute AKLI I Yang Jadi Pilihan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Masuk Indonesia
Bagikan