Jangan Sembarang Pilih Obat Saat Mata Bengkak Kelamaan Menangisi Mantan

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Jumat, 10 Juni 2022
Jangan Sembarang Pilih Obat Saat Mata Bengkak Kelamaan Menangisi Mantan

Jangan sembarang pilih obat untuk mengatasi mata bengkak. (Foto: Unsplash-Tom Pumford)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANGUN tidur tak lama bercermin lalu mendapati kelopak mata bengkak kemerahan. Mata terasa berat karena semalaman menangis mengingat kenangan indah bersama mantan. Maklum, tak semua orang bisa begitu cepat melaju meninggalkan sisa-sisa perasaan.

Kelopak mata bengkak memang dapat terjadi karena terlalu lama menangis, selain juga bisa ditimbulkan lantaran iritasi atau alergi, infeksi, hingga cedera pada mata.

Baca juga:

Jangan Pakai 'High Heels' dan Lensa Kontak di Pesawat

Edema periorbital atau mata bengkak merupakan kondisi penumpukan cairan di dalam jaringan sekitar mata. Mata bengkak sering terjadi di kelopak mata dan disertai beberapa gejala lain, seperti mata merah, berair, atau atau mata kering.

Pilihan obat mata bengkak memang sangat beragam di pasaran, mulai dari obat tetes mata hingga obat salep. Namun, penggunaan obat mata bengkak harus disesuaikan dengan penyebab atau kondisi mendasarinya agar khasiat obat dapat lebih efektif.

Cara Merawat Lensa Kontak Agar Kesehatan Mata Tetap Terjaga
Mata bengkak terjadi karena banyak faktor sehingga penanganannya juga harus tepat. (Foto: Unsplash-Vince Fleming)

Penggunaan obat mata bengkak memang perlu disesuaikan dengan penyebabnya atau sesuai dengan rekomendasi dokter. Sebelum menggunakan obat mata bengkak, mengutip Alodokter, ketahui apa penyebab mata bengkak terlebih dahulu, salah satu caranya dengan berkonsultasi ke dokter.

Setelah melakukan pemeriksaan mata dan memastikan penyebab mata bengkak, dokter akan memberikan obat mata bengkak sesuai keluhan, seperti air mata buatan, antihistamin, kortikosteroid, OAINS, antibakteri, dan antijamur.

Baca juga:

Keren, Lensa Kontak Pintar Ini Bisa Merekam Video Seperti di Film Mata-Mata

Mata bengkak disebabkan iritasi atau alergi dapat diatasi dengan menghindari faktor penyebabnya, lalu melalui resep dokter menggunakan obat tetes mata berupa air mata buatan (artificial tears).

Jika kondisi mata bengkak dan gatal akibat reaksi alergi pada mata, lumrahnya dokter akan meresepkan antihistamin bisa berupa obat tetes mata maupun obat minum.

mata
Menyentuh area mata terlalu sering dapat menyebabkan infeksi. (Foto: Pexels-Darya Sannikova)

Sementara, obat kortikosteroid dalam bentuk tetes mata umumnya digunakan untuk mengobati reaksi alergi atau peradangan parah pada mata. Meski bisa diakses secara bebas, penggunaan kortikosteroid harus sesuai anjuran dokter. Jika digunakan secara tidak tepat, obat tersebut justru berisiko merusak mata dan memperparah keluhan.

Beda lagi jika mata bengkak akibat terkena pukulan atau benturan benda tumpul.Cedera mata ringan biasanya dapat membaik dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari. Namun, untuk meringankan keluhan nyeri dan memar, bisa diistirahatkan dan memberikan kompres dingin selama 15–20 menit pada area mata bengkak.

Selain itu, bisa gunakan obat pereda nyeri atau obat antiinflamasi nonsteroid, seperti paracetamol, jika diperlukan dan memang sesuai anjuran dokter.

Jika mata bengkak akibat infeksi bahkan dapat menimbulkan peradangan atau konjungtivitis, penanganannya dapat dilakukan dengan pemberian antibiotik. Obat ini dapat diresepkan dokter dalam bentuk obat tetes mata, krim, atau salep mata. Pada kasus tertentu, dokter juga mungkin akan meresepkan obat antibiotik dalam bentuk oral (obat minum).

mata bengkak
Perlu resep serta anjuran dokter saat menggunakan obat mata. (Foto: Unsplash-Mojtaba Ravanbakhsh)

Namun, saat mata terinfeksi jamur dengan keluhan mata bengkak, gatal, perih, berair, atau kemerahan disertai gangguan penglihatan, dokter akan meresepkan obat antijamur dalam bentuk tetes mata atau obat minum.

Namun jika tidak kunjung membaik, dokter mungkin akan menyarankan modalitas pengobatan lain seperti operasi salah satunya implan kornea.

Secara umum, untuk mengatasi mata bengkak tergolong ringan, penggunaan kompres dingin pada mata sudah cukup efektif. Namun, jika mata bengkak tidak kunjung mereda, sebaiknya gunakan beberapa pilihan obat mata bengkak di atas sesuai resep dan rekomendasi dokter. (*)

Baca Juga:

Mark Zuckerberg Pamerkan Kacamata Pintar Terbarunya

#Kesehatan #Kesehatan Mata #Mantan Kekasih
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan