Kesehatan

Jangan Pernah Konsumsi Ganja Seperti Jefri Nichol, Ini Akibatnya

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 26 Juli 2019
Jangan Pernah Konsumsi Ganja Seperti Jefri Nichol, Ini Akibatnya

Jefri Nichol (Foto: MP/Albi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ARTIS peran Jefri Nichol ditangkap beberapa waktu lalu karena kasus kepemilikan ganja seberat 6,01 gram. Jefri ditangkap oleh jajaran Satuan Narkoba Polres Jakarta Selatan di kediamannya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Pria 20 tahun tersebut pun mengaku menyesal karena telah mengonsumsi ganja. Nah, kamu jangan pernah sekali-sekali mencoba ganja seperti Jefri Nichol. Karena ganja memiliki dampak sangat buruk bagi kesehatan.

Baca juga:

Polisi Bongkar Pengakuan Nunung Terkait Jaga Stamina Hanya Kedok untuk Pakai Narkoba

Menurut Berita Pers yang diterima merahputih.com dari Alodokter, Mariyuana atau ganja merupakan obat-obatan herba yang terdiri dari daun, bunga, dan tunas tanaman Cannabis sativa.

Ganja digunakan dengan cara diisap seperti rokok pipa atau rokok ‘lintingan’. Namun, sebenarnya ganja juga biasa dijadikan bahan makanan dan diseduh menjadi teh. Beberapa wilayah Indonesia menggunakan ganja sebagai bahan makanan.

Ganja memberikan efek santai atau sangat bahagia (high) bagi pemakainya. Tetapi jika dikonsumsi terus-menerus dalam jangka waktu lama. Apalagi jika dikonsumsi berlebihan, ganja akan memberikan efek buruk seperti ini.

1. Paru-paru

Pengguna ganja berisiko terkena kanker paru-paru(Foto: Pexels/Michael Fischer)

Menurut beberapa penelitian, kandungan tar pada ganja hampir tiga kali lipat lebih tinggi dari tar tembakau. Asap ganja juga diduga memiliki kandungan zat penyebab kanker 70% lebih banyak dari asap rokok tembakau. Oleh karena itu, pemakai ganja bisa berisiko lebih tinggi terkena penyakit kanker paru-paru.

2. Otak

Ganja menyebabkan permasalahan pada otak (Foto: Pexels/meo)

Ganja menyebabkan permasalahan pada otak. Mulai dari gangguan pada kemampuan berpikir, kehilangan memori, dan menghambat fungsi otak. Penelitian dengan memanfaatkan pemindaian MRI otak menunjukkan adanya perubahan struktur di bagian tertentu pada otak pengguna ganja dalam jangka panjang.

Baca juga:

Jelaskan Efek Sabu, Roy Marten: Bikin Paranoid

3. Kesehatan mental

Mood pengguna ganja bisa berubah (Foto: Pexels/Nathan Cowley)

Berbagai masalah kesehatan bisa terjadi terhadap pengguna ganja. Mereka bisa berhalusinasi, delusi, cemas, hingga mengalami serangan panik. Selain itu, biasanya pengguna ganja juga mengalami penurunan nafsu makan. Mood mereka juga bisa berubah.

4. Sistem peredaran darah

Ganja menyebabkan kenaikan tekanan darah (Foto: Pexels/Yash Lucid)

Beberapa saat setelah mengisap ganja. Detak jantung akan bertambah 20-50 denyut per menit. Efek ganja ini berlangsung sampai tiga jam. Bagi penderita penyakit jantung, detak jantung yang lebih cepat ini bisa meningkatkan risiko serangan jantung.

Ditambah, ganja juga dapat menyebabkan naiknya tekanan darah dalam jangka pendek, risiko perdarahan, dan membuat mata menjadi merah karena pembuluh darah melebar.

Selain efek-efek tadi, ganja juga bisa merusak sistem pencernaan dan sistem kekebalan tubuh. Bagi ibu yang tengah hamil atau menyusui ganja dapat mempengaruhi perkembangan otak janin.

Yuk sahabat Merah Putih, jauhi ganja, dan jangan pernah sekali-kali mencoba ganja walau penasaran. (ikh)

Baca juga:

Bukan Hanya Nunung, Personel Srimulat Ini juga Terjerat Narkoba

#Ganja #Narkoba
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Tangkap Bandar Besar Obat Keras di Tanah Abang, Ratusan Ribu Butir Barang Bukti Diamankan
RS (38), pria yang disebut bandar besar obat keras di Tanah Abang, ditangkap polisi setelah masuk DPO. Total tersangka dalam kasus ini menjadi enam orang.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Polisi Tangkap Bandar Besar Obat Keras di Tanah Abang, Ratusan Ribu Butir Barang Bukti Diamankan
Indonesia
Polda Metro Bongkar Dugaan Industri Rumahan Produksi Etomidate di Jaksel, WN Malaysia Ditangkap
Polda Metro Jaya membongkar dugaan industri rumahan produksi etomidate di Jakarta Selatan. Seorang WN Malaysia berinisial LYL ditangkap.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Polda Metro Bongkar Dugaan Industri Rumahan Produksi Etomidate di Jaksel, WN Malaysia Ditangkap
Indonesia
Bareskrim Bongkar Jaringan King_Garden, Ungkap Penyamaran 9,4 Kg Ganja di Paket Tekstil
Petugas menemukan paket berisi 2 kilogram ganja yang dikirim menggunakan mobil ekspedisi dari Medan menuju Pasuruan dan Brebes.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Bareskrim Bongkar Jaringan King_Garden, Ungkap Penyamaran 9,4 Kg Ganja di Paket Tekstil
Indonesia
Dari Pasuruan ke Medan, Bareskrim Bongkar Jaringan Ganja Lintas Pulau yang Dikendalikan Napi
Pengungkapan bermula ketika Tim Subdit I Dittipidnarkoba Bareskrim Polri melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Dari Pasuruan ke Medan, Bareskrim Bongkar Jaringan Ganja Lintas Pulau yang Dikendalikan Napi
Indonesia
Terciduk Kasus Narkoba Lagi, Aktor Revaldo Kenal Bandar di Tempat Rehab
Aktor Revaldo Fifaldi Surya Permana kembali tersandung kasus narkoba untuk keempat kalinya.
Wisnu Cipto - Jumat, 28 Agustus 2026
Terciduk Kasus Narkoba Lagi, Aktor Revaldo Kenal Bandar di Tempat Rehab
Indonesia
Polisi Endus Jejak Transaksi di ‘Kampung Narkoba’, Temukan Lokasi Penyerahan Barang
Dalam penyisiran lokasi yang dikenal sebagai ‘Kampung Ambon’ tersebut, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkotika.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Polisi Endus Jejak Transaksi di ‘Kampung Narkoba’, Temukan Lokasi Penyerahan Barang
Indonesia
Hati-Hati! Polisi Ungkap Peredaran Permen Mengandung Narkotika Golongan I Dari Inggris
Bukti permen diduga mengandung THC, cokelat LSD diduga mengandung THC, cairan diduga mengandung THC, serta permen mengandung THC yang diungkap penyidik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Hati-Hati! Polisi Ungkap Peredaran Permen Mengandung Narkotika Golongan I Dari Inggris
Indonesia
Pramono Dukung Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari: Jadi Pembelajaran bagi Warga
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung penggerebekan narkoba BNN di Kampung Bahari. Tiga tersangka ditangkap dalam operasi tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Pramono Dukung Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari: Jadi Pembelajaran bagi Warga
Indonesia
Profil Bos Gendut Gembong Narkoba Beraset Rp 40 Miliar, Tertangkap Saat Mau Sedot Lemak
Bos Gendut, gembong narkoba Kampung Bahari, ditangkap saat sedot lemak di Mangga Besar. BNN menyita aset Rp 40,77 miliar
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Profil Bos Gendut Gembong Narkoba Beraset Rp 40 Miliar, Tertangkap Saat Mau Sedot Lemak
Indonesia
Sosok Bos Gendut, Bandar Narkoba Lintas Provinsi yang Ditangkap BNN dari Kampung Bahari
Polisi masih memburu pelaku lain dalam jaringan Bos Gendut.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Sosok Bos Gendut, Bandar Narkoba Lintas Provinsi yang Ditangkap BNN dari Kampung Bahari
Bagikan