Jangan Langsung ke 'Menu Utama' agar Seks Tahan Lama
Ilustrasi pasangan. (Foto: Unsplash/Roman Kraft_
MerahPutih.com - Menginginkan durasi seks yang lama bukan hal mustahil. Asalkan dengan strategi jitu, seks bisa bertahan sesuai durasi yang diinginkan. Tidak langsung masuk ke 'menu utama' alias penetrasi merupakan salah satunya.
Menurut Men's Health, banyak pasangan terpaku dengan pertemuan Mr.P dan Miss V dalam hubungan seks. Seks seperti ini berarti telah membatasi hal tertentu dalam bercinta, yang pada akhirnya malah bisa jadi kegiatan membosankan.
Baca juga:
Ada banyak eksperimen yang bisa dilakukan sebelum memasuki menu utama, salah satunya ialah sesederhana memberikan sebuah pijatan. Saling memberikan pijatan dapat memberikan rangsangan tersendiri nan bisa membangkitkan gairah seksual.
Agar semakin panas, berikan pijatan-pijatan yang erotis pada bagian sensitif, termasuk Mr.P atau Miss V. Nikmati waktu memijat ini karena selain membangkitkan gairah, juga bisa membuat kedua belah pihak merasa rileks.
Baca juga:
Setelah memberikan pijatan, masuklah ke sesi foreplay lainnya, yakni silat lidah atau menggunakan tangan. Baik perempuan dan pria membutuhkan ini karena sama-sama memberikan sensasi yang tak terlupakan.
Aktivitas-aktivitas sebelum memasuki ke menu utama ini juga dapat meningkatkan peluang meraih orgasme bagi perempuan. Sebab banyak perempuan yang tak bisa meraih orgasme dari penetrasi karena kurangnya durasi foreplay.
Sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam jurnal Sex and Marital Therapy menemukan bahwa hanya 18 persen perempuan yang bisa meraih orgasme lewat penetrasi. Sisanya membutuhkan rangsangan klitoris untuk orgasme. (ikh)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya