Kesehatan

Jangan Hanya Andalkan Vaksinasi, Perkuat Juga Daya Tahan Tubuh

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Sabtu, 20 Maret 2021
Jangan Hanya Andalkan Vaksinasi, Perkuat Juga Daya Tahan Tubuh

Selain menerima vaksin, memperkuat daya tahan tubuh juga penting (foto: pixabay/wir_pix)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

UNTUK mencegah COVID-19, kamu tak bisa hanya mengandalkan vaksin. Kamu tetap perlu memperkuat daya tahan butuh.

Ketua Tim Mitigasi PB IDI sekaligus ketua terpilih PB IDI, dr. Moh. Adib Khumaidi menyampaikan hal tersebut dalam siaran persnya. Adib menegaskan vaksin merupakan salah satu cara untuk mencegah seseorang terinfeksi virus.

Baca Juga:

Awas, Jangan Umbar Sertifikat Vaksin di Media Sosial

Seperti yang dilansir dari laman Antara, di sisi lain, Adib menjelaskan bahwa seseorang juga harus memperkuat daya tahan tubuhnya lewat imunomodulator, untuk melengkapi 'senjata pertahanan' tubuh melawan COVID-19.

Dari sisi kandungan, kini ada sejumlah suplemen immunomudlator yang tersedia dengan substansi naturan serta sintetik.

Herbal sambiloto dengan jahe merah, meniran dan sembung, berfungsi memulihkan respon imun dan melawan infeksi virus. (Foto: arrojol)

Contoh substansi natural seperti halnya yang mengandung ekstrak Echinacea pupurea, zinc picolinate, sambiloto, jahe merah, meniran, serta sembung. Kemudian untuk sintentik, yaitu vitamin C dan D.

Sementara itu, Ariawan Eko Putranto, Operation Manager Indonesia 1 of Consumer Health PT Kalbe Farma Tbk, menjelaskan herbal sambiloto dengan jahe merah, meniran, serta sembung, memiliki fungsi untuk memulihkan respon imun. Campuran ini juga menekan peradangan hingga melawan infeksi virus.

Karena manfaat herbal tersebut, pemberian immunomudaltor pun menjadi bagian dari pelaksanaan vaksinasi COVID-19. Seperti halnya di kota Bandung dan Tangerang Selatan beberapa waktu lalu.

Baca Juga:

Cari Lokasi Terdekat Vaksin COVID-19 Lewat Apple Maps

Di Indonesia, program vaksinasi COVID-19 tahap 1 dan II, dilaksanakan dari mulai Januari hingga April 2021. Pemerintah bekerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk sektor swasta dalam mendukung efektivitas dan optimalisasi dalam pelaksanaan vaksinasi.

Selain memperkuat daya tahan tubuh dan menerima vaksinasi, kamu juga harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. (foto: pixabay/coyot)

Wujud dari kolaborasi tersebut, salah satunya ialah tersedianya pendaftaran vaksinasi COVID-19 lewat aplikasi seperti Halodoc dan Grab agar proses vaksinasi lebih praktis.

Kemudian, selain memperkuat daya tahan tubuh melalui konsumsi imunomodulator dan vaksinasi, kamu harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. (ryn)

Baca Juga:

Kominfo Imbau Masyarakat Tidak Terpengaruh Hoaks Vaksinasi

#Kesehatan #Vaksinasi #Vaksin Covid-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Gigi berlubang hingga mencapai saraf belum tentu harus dicabut. drg. Yulita Bong, menjelaskan pilihan perawatan dan kondisi yang menentukan pencabutan gigi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 November 2026
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Fun
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Kenali Nutri-Level, sistem label gizi dengan empat kategori warna untuk membantu masyarakat memahami kandungan gula, garam, dan lemak pada produk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Bagikan