Kesehatan

Jangan Asal Makan, Cermati Kandungan Gula pada Buah Kering

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 28 September 2022
Jangan Asal Makan, Cermati Kandungan Gula pada Buah Kering

Buah kering memiliki sejumlah kandungan yang bermanfaat bagi tubuh. (Foto: Pexels/Naim Benjelloun)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DRIED fruit adalah buah yang dipotong dan dikeringkan menggunakan alat atau sinar matahari. Biasanya buah kering banyak ditemukan di toko dan pusat perbelanjaan, terutama toko oleh-oleh. Sebab, salah satu tujuan dari pengeringan adalah membuat buah jadi tahan lama dengan aroma dan rasa yang tetap terjaga.

Buah-buahan yang dikeringkan cenderung memiliki rasa yang lebih manis. Sebab pada proses pengeringan, ukurannya akan mengecil dan mengerut akibat tidak adanya air. Namun, jumlah gula tetap sama sehingga secara tidak langsung kandungan gula dan kalori jadi ikut naik.

Meski begitu, kamu tidak perlu khawatir dulu. Berbeda dengan candied fruit yang menggunakan pemanis tambahan, manis yang dihasilkan buah kering alami datang dari gula yang baik bagi tubuh. Mengutip laman Healthline, ada sejumlah jenis buah kering yang enak dan bermanfaat untuk dikonsumsi.

Baca juga:

Trik Menyimpan Buah Agar Tidak Cepat Busuk

Jangan Asal Makan, Cermati Kandungan Gula pada Buah Kering
Buah kering punya kandungan gula yang lebih tinggi, tetapi tidak berbahaya bagi kesehatan. (Foto: Pexels/Polina Tankilevitch)

Kismis

Kismis adalah buah anggur yang dikeringkan. Kamu mungkin sering melihatnya menjadi topping di roti atau kue. Kismis memiliki banyak serat dan potassium di dalamnya sehingga dapat membantumu merasa lebih kenyang.

Meskipun kismis memiliki gula yang lebih tinggi sekitar 59 persen, tetapi kismis tidak menyebabkan gula darah naik secara signifikan. Lebih jauh, kismis juga membantu menangani masalah tekanan darah, gula darah, dan meredakan gejala radang.

Plum

Plum kering sangat bergizi dan mengandung banyak nutrisi, misalnya serat, potassium, vitamin A, dan vitamin K. Karena kandungan serat yang tinggi, plum kering juga bisa dimanfaatkan sebagai pencahar ketika mengalami konstipasi.

Selain itu, plum juga punya kandungan antioksidan yang baik bagi kesehatan tubuh. Sama seperti kismis, plum kering juga tidak menyebabkan naiknya gula darah meski kandungannya 64 hingga 66 persen.

Baca juga:

Buah Kenari Maluku Diolah dalam Beragam Kuliner

Jangan Asal Makan, Cermati Kandungan Gula pada Buah Kering
Kurma sangat baik untuk membantu proses melahirkan bagi perempuan hamil. (Foto: Pexels/Alena Darmel)

Kurma

Buah kurma sering ditemukan saat Ramadan. Selain mengenyangkan, ternyata kurma punya banyak serat, potassium, dan sederet kandungan lainnya. Dibandingkan buah kering lain, kurma mengandung antioksidan paling tinggi.

Kandungan gula alami sebesar 38% yang dimiliki kurma juga aman bagi tubuh. Terlebih, mengonsumsi kurma pada minggu-minggu terakhir kehamilan bisa membantu pelebaran serviks perempuan saat melahirkan.

Dried fruit memang memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan. Namun, hindari mengonsumsi buah kering yang dimaniskan atau candied fruit. Biasanya buah jenis ini ditambahkan pemanis buatan sebelum mulai dikeringkan.

Selain berpotensi menyebabkan masalah gula pada darah, proses ini juga rentan membuat buah jadi berjamur dan mengandung racun. Oleh sebab itu, disarankan untuk mengonsumsi buah kering alami saja. (mcl)

Baca juga:

Sederet Manfaat Buah Sea Buckthorn

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan