Kuliner

Buah Kenari Maluku Diolah dalam Beragam Kuliner

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 09 Agustus 2022
Buah Kenari Maluku Diolah dalam Beragam Kuliner

Ilustrasi buah kenari Maluku. (Foto: Unsplash/Nacho Fernández)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INDONESIA memiliki beragam rempah-rempah yang cocok digunakan untuk mengolah bahan makanan. Salah satunya buah kenari Maluku yang berukuran kecil dan memiliki peran besar dalam kehidupan masyarakat Maluku.

Buah kenari Maluku bisa dijadikan sebagai komoditas yang dijual untuk tambahan pendapatan hingga pemanfaatan sebagai bahan pangan. Kenari Maluku juga dapat diolah menjadi ragam makanan. Hal tersebut coba direalisasikan oleh 10 alumni MasterChef Indonesia (MCI) seperti Mariska Tracy (alumni MCI 7) yang memasak ayam gepuk dengan sambal kacang kenari hingga Desi Trisnawati (pemenang MCI 2) yang membuat pie kenari.

Ada beberapa informasi menarik tentang kenari Maluku yang perlu kamu ketahui sebelum mengolahnya menjadi pegananan dan pangan yang unik. Menurut Kepala Pemerintahan Negeri Lonthoir Hanatin Mudjid, dilansir ANTARA, Kamis (4/8), pohon kenari Maluku merupakan pohon yang produktif dan bisa memberi banyak manfaat bagi masyarakat.

Baca juga:

Lagu Buka Pintu dari Maluku, Sedih tapi Lucu

Serba-Serbi Buah Kenari Maluku
Dahulu masyarakat juga membuat minyak untuk memasak dan menggoreng dari biji kenari. (Foto: Unsplash/Fulvio Ciccolo)

Manfaat tersebut antara lain dari daun keringnya dapat menjadi pupuk alami, biji kenari dapat dikonsumsi atau dijual. Lalu cangkang buahnya dapat digunakan sebagai bahan pembuat arang. Sementara kayunya bisa dijadikan papan, balok, atau kayu bakar.

Tidak kalah penting, pohon kenari yang sangat tinggi dan batang besar berperan melindungi pohon-pohon pala di sekitarnya.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kenari Maluku dijadikan sebagai salah satu sumber penghidupan masyarakat setempat. Sayangnya panen tidak setiap saat. Masyarakat tidak bisa hanya mengandalkan kenari sebagai satu-satunya sumber penghasilan.

"Dalam satu lahan yang dimiliki oleh masyarakat terdapat banyak tanaman rempah, termasuk cengkih, kayu manis, dan pala. Dengan begitu, mereka juga bisa menjual rempah. Di sela-sela pohon tersebut ditanami sayuran sebagai sumber pangan lain," kata CEO Yayasan EcoNusa Bustar Maitar.

Baca juga:

Nasi Jaha, Sajian Bakar Bambu khas Maluku Utara

Serba-Serbi Buah Kenari Maluku
Cocok dijadikan bahan pembuat pie. (Foto: Unsplash/Alex Lvrs)


Masyarakat Maluku kerap memanfaatkan kenari sebagai campuran acar sayuran dan sambal kacang untuk sayur ulang-ulang (semacam gado-gado), campuran kue, atau sebagai taburan untuk minuman khas Maluku air guraka (semacam wedang jahe).

Menurut Hanatin, dahulu masyarakat juga membuat minyak untuk memasak dan menggoreng dari biji kenari. Selain itu, masyarakat Banda juga mengolahnya menjadi halua kenari, yaitu kudapan manis dengan citarasa gula karamel bercampur gurihnya kacang kenari Maluku.

Sementara itu, Desi dan Mariska tertantang untuk menghasilkan makanan yang unik. Desi mendapatkan ide membuat pie kenari karena sering membuat pecan pie. Ia mengganti pecan dengan kenari sehingga membuat pie dengan citarasa manis dan gurih.

Mariska juga tersinspirasi dari ayam gepuk yang sedang hits, yang sambalnya terbuat dari kacang tanah atau kacang mete.

Ke-10 alumni MCI juga menjajal kenari Maluku dan mengolahnya menjadi beragam kudapan dan masakan. Seperti ayam kungpao, brownie kenari cookies, udang bakar bumbu kenari, dan spiku kenari.

"Rasanya enak banget. Kenari ini ternyata sangat versatile, bisa diolah untuk makanan gurih maupun manis," kata Mariska.

Mariska merasa kenari Maluku juga cocok digunakan untuk hidangan internasional. Seperti sup, salad, pizza, quiche, olahan pasta, atau saus steak. (and)

Baca juga:

Pemuda Taekwondoin Maluku Berjuang di PON XX Papua 2021

#Lipsus Agustus Adat Indonesia #Kuliner #Budaya #Wisata
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Travel
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Nature & Outdoor Experiences menawarkan beragam cara bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam Bali dengan cara yang berbeda.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Indonesiaku
Mereren Fest 2026 Hidupkan Kembali Tradisi Lokal Pererenan dengan Cara Kekinian
Mereren Fest 2026 di Pererenan, Bali, menghidupkan kembali tradisi lokal lewat festival layangan, musik, kreativitas, dan kolaborasi komunitas.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Mereren Fest 2026 Hidupkan Kembali Tradisi Lokal Pererenan dengan Cara Kekinian
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Bagikan