Maluku Utara Manise

Nasi Jaha, Sajian Bakar Bambu khas Maluku Utara

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 20 Agustus 2018
Nasi Jaha, Sajian Bakar Bambu khas Maluku Utara

Nasi jaha khas Maluku Utara. (foto: festivalnusantara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERAS ketan dan santan memang dikenal sebagai pasangan yang cocok. Paduan keduanya selalu menghasilkan citarasa gurih. Hal itulah yang akan kamu rasakan saat mencicipi nasi jaha khas Maluku Utara.

Sajian nasi jaha mirip lemang dari Sumatra Barat. Beras ketan dicampur beras putih biasa lalu diberi santan dan dimasak dalam bambu. Cara memasaknya bukan dikukus, melainkan dibakar. Saat memasak nasi jaha haruslah dilakukan dengan merata. Oleh karena itu, butuh kesabaran dan ketelatenan saat memasaknya.

nasi jaha
Proses pembakaran nasi jaha. (foto: fispol)

Selain dari bambu, aroma wangi nasi jaha juga didapat dari wanginya daun pisang yang membungkus beras ketan. Aroma wangi itulah yang membuat warga Maluku Utara amat menggemari kuliner satu ini. Mereka biasa menyantap nasi jaha sebagai pengganti nasi biasa. Berbagai macam lauk bisa dipadukan dengan nasi jaha, seperti ikan fufu (ikan asap) dan kacang tanah sangrai.

Tak sulit menemukan nasi jaha di Maluku Utara. Selain banyak dijual di warung-warung makan, nasi jaha juga kerap muncul dan jadi primadona saat Ramadan. Penjual biasanya menjajakan nasi jaha dalam bentuk potongan ataupun dijual utuh dalam balutan bambu hangat.

RESEP NASI JAHA


BAHAN-BAHAN

400 gr beras ketan, kemudian rendam selama 1 malam
200 gr beras
400 ml santa
3 lembar daun jeruk purut
1 lembar daun pandan
1 buah serai, memarkan

BUMBU HALUS

6 butir bawang merah
1 sdt garam
2 cm jahe
½ sdt gula pasir

CARA MEMASAK

1. Kukus beras ketan dan beras selama 10 menit. Rebus santan, bumbu yang sudah dihaluskan, duan pandan, serai, dan daun jeruk sambil diaduk-aduk hingga mendidih

2. Tuangkan santan ke dalam campuran beras. Aduk kembali hingga rata lalu kukus hingga matang.

3. Ambil selembar daun, taruh adonan tadi kedalamnya, gulung sambil dipadatkan.

4. Masukkan adonan ke bambu yang sudah diraut hingga ketebalannya cukup tipis, bakar diatas bara hingga matang. Triknya, bambunya dibakar dalam posisi berdiri agar miring dan bara berada di bawahnya.

5. Kalau sudah matang. Angkat dan keluarkan bungkusan daun di dalam bambu.(*)

#Maluku Utara Manise #Maluku Utara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gempa M 6,2 Guncang Halmahera Barat, Getaran Gegerkan Warga di Malut
BMKG mengungkap gempa tersebut memiliki kedalaman 100 kilometer. Dengan pusat di 67 kilomter barat laut Halmahera Barat.
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
Gempa M 6,2 Guncang Halmahera Barat, Getaran Gegerkan Warga di Malut
Indonesia
Gunung Dukono di Halmahera Utara Erupsi Pagi Ini, Tinggi Letusan hingga 1,4 Kilometer
Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara kembali mengalami erupsi, Senin (20/4) pagi ini.
Frengky Aruan - Senin, 20 April 2026
Gunung Dukono di Halmahera Utara Erupsi Pagi Ini, Tinggi Letusan hingga 1,4 Kilometer
Indonesia
KPK Dalami Dugaan Suap Tambang Malut, Buka Peluang Jerat Pemberi Izin
KPK menyelidiki dugaan suap izin tambang di Maluku Utara, pengembangan kasus AGK. Peluang menjerat pihak pemberi suap terbuka.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 April 2026
KPK Dalami Dugaan Suap Tambang Malut, Buka Peluang Jerat Pemberi Izin
Indonesia
Situasi Kamtibmas Memanas, Polri Kerahkan ‘Pasukan Khusus’ ke Papua Tengah dan Maluku Utara
Polri menyiapkan berbagai satuan tugas dengan komposisi beragam. Sebanyak 100 personel Brimob ditugaskan khusus ke Papua Tengah.
Dwi Astarini - Minggu, 05 April 2026
Situasi Kamtibmas Memanas, Polri Kerahkan ‘Pasukan Khusus’ ke Papua Tengah dan Maluku Utara
Indonesia
Konflik Terjadi di Maluku Utara dan Papua Tengah, Polisi Kirim Tambahan Ratusan Personel
Selain pengerahan personel gabungan, Polri juga mengedepankan pendekatan soft approach dan penegakan hukum tegas dalam menghadapi situasi di kedua wilayah tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 April 2026
Konflik Terjadi di Maluku Utara dan Papua Tengah, Polisi Kirim Tambahan Ratusan Personel
Indonesia
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, Prabowo: Penyelamatan Warga Prioritas
Gempa magnitudo 7,6 mengguncang Sulut dan Malut. Presiden Prabowo menegaskan penyelamatan warga jadi prioritas utama dalam penanganan bencana.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, Prabowo: Penyelamatan Warga Prioritas
Indonesia
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, BNPB Gerak Cepat Kirim Tim dan Siapkan Evakuasi
Gempa magnitudo 7,6 mengguncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara. BNPB bergerak cepat kirim tim, siapkan evakuasi dan bantuan bagi warga terdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, BNPB Gerak Cepat Kirim Tim dan Siapkan Evakuasi
Indonesia
Gempa Maluku Utara, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Masuk Gedung dan Rumah Terdampak
Warga diminta memeriksa kembali struktur bangunan apabila mengalami kerusakan retak struktur.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Gempa Maluku Utara, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Masuk Gedung dan Rumah Terdampak
Indonesia
Gempa M 7,6 Guncang Sulut–Malut, BMKG Ungkap Penyebab dan Potensi Tsunami
Gempa M 7,6 mengguncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara. BMKG ungkap penyebab, dampak kerusakan, dan potensi tsunami hingga 3 meter.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 April 2026
Gempa M 7,6 Guncang Sulut–Malut, BMKG Ungkap Penyebab dan Potensi Tsunami
Indonesia
KM Intim Terata Karam di Maluku Utara, Jumlah Penumpang dan Korban Masih Belum Pasti
Terkait jumlah korban, hingga saat ini masih dalam proses pendataan oleh tim di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 17 Februari 2026
KM Intim Terata Karam di Maluku Utara, Jumlah Penumpang dan Korban Masih Belum Pasti
Bagikan