Banjir Jakarta

Jakarta Kebanjiran Lagi, Anies Dianggap Berhasil Pecahkan 'Rekor'

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 23 Februari 2020
 Jakarta Kebanjiran Lagi, Anies Dianggap Berhasil Pecahkan 'Rekor'

Pengamat kebijakan publik dan Ketua FAKTA Azas Tigor Nainggolan (MP/Yohanes Abimanyu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pengamat perkotaan Azas Tigor Nainggolan menilai, banjir yang baru terjadi di Jakarta berhasil memecahkan rekor.

Menurut Azas, di era Gubernur DKI Anies Baswedan, jumlah terjadinya banjir di ibu kota terlampau sering.

Baca Juga:

Jakarta Butuh Kerja Nyata Anies, Bukan Instruksi Gubernur

"Rekor Banjir Jakarta, 7 kali dalam 53 hari," kata Azas dalam keterangannya, Minggu (23/2).

Hal ini dianggap sebuah rekor pencapaian kehancuran Jakarta.

Pengamat perkotaan Azas Tigor Nainggolan sebut Anies layak dapat penghargaan terkait banjir
Pengamat perkotaan Azas Tigor Nainggolan (Foto: antaranews)

"Seharusnya Anies Baswedan dapat penghargaan gubernur yang paling berhasil menenggelamkan Jakarta, membiarkan warga Jakarta menderita kebanjiran 7 kali dalam 74 hari di tahun 2020," ungkap Azas.

Ia mengusulkan agar Anies Baswedan mendapat penghargaan.

"Yakni gubernur yang mengingkari janji publik soal banjir Jakarta," terang Azas.

Azas mengatakan, beberapa hari lalu ketika BMKG umumkan akan terjadi curah hujan tinggi di Jakarta, gubernur Jakarta, Anies Baswedan katakan sudah siap menerima air hujan dan Jakarta tidak akan banjir.

Ternyata pada hari ini, Jakarta banjir lagi di banyak area.

"Anies mengatakan akan mengajak bicara air dan mengosongkan sungai Ciliwung agar Jakarta tidak banjir;" sebut Azas.

Seperti daerah Kelapa Gading setiap kali hujan akan banjir dan warganya tidak mendapatkan informasi dini juga tidak mendapatkan bantuan darurat banjir.

"Kondisi ini membuktikan bahwa Anies Baswedan sebagai gubernur Jakarta tidak bisa bekerja," jelas Koordinator Forum Warga Kota Jakarta ini.

Ia mengajak warga bergerak dan gugat gubernur Jakarta Anies Baswedan.

"Jangan biarkan ini menghancurkan dan membuat kita warga Jakarta menderita," imbuh Azas.

Sebelumnya, sebanyak 55 RW dari 36 kelurahan dan 23 kecamatan di Ibu Kota terendam banjir pada Minggu (23/2).

Baca Juga:

Isu Banjir Diduga Dipakai Anies untuk Raih Elektabilitas

RW yang paling banyak terkepung berada di wilayah Jakarta Timur, yakni 28 RW.

Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Mohammad Insaf menerangkan, untuk Jakarta Pusat ketinggian air berkisar dari 20 sampai 90 cm. Jakarta Selatan 20 hingga 120 cm.

Sedangkan di Jakarta Timur dari 5 hingga 100 cm. Selanjutnya, Jakarta Utara ketinggian air antara 5 sampai dengan 10 cm. Terakhir, Jakarta Barat genangan airnya mencapai 5 hingga 10 cm.(Knu)

Baca Juga:

Pengamat Kritik Pemprov DKI Tak Punya Niat untuk Mengatasi Banjir

#Pengamat Kebijakan Publik #Banjir Jakarta #Gubernur DKI Jakarta #Anies Baswedan
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Pendangkalan Kali Grogol Selatan Picu Banjir, DPRD Minta SDA DKI Bertindak
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino meminta Dinas SDA melakukan pengerukan Kali Grogol Selatan untuk mencegah banjir di Kebayoran Lama.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
Pendangkalan Kali Grogol Selatan Picu Banjir, DPRD Minta SDA DKI Bertindak
Indonesia
Taman Bendera Pusaka Segera Dibuka, Ruang Hijau Baru Warga Jakarta Selatan
Gubernur Pramono siap resmikan Taman Bendera Pusaka Februari 2026, hadirkan jogging track 1,2 Km.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
Taman Bendera Pusaka Segera Dibuka, Ruang Hijau Baru Warga Jakarta Selatan
Indonesia
Pramono Instruksikan Penertiban Bendera Parpol di Flyover Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan penertiban atribut partai politik di flyover. Pemasangan bendera parpol kini dibatasi maksimal enam hari.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Februari 2026
Pramono Instruksikan Penertiban Bendera Parpol di Flyover Jakarta
Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Indonesia
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Kodam IV/Diponegoro Jawa Tengah membenarkan tiga pria TNI yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intel Kodim Karanganyar.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Indonesia
Siang Ini 39 RT dan 1 Ruas Jalan di Jakarta Dilanda Banjir
Pemerintah memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Februari 2026
Siang Ini 39 RT dan 1 Ruas Jalan di Jakarta Dilanda Banjir
Indonesia
Jalan DI Panjaitan Jakarta Banjir 50 Cm, Hanya Bisa Dilalui Satu Lajur
Untuk mengurai kemacetan, petugas memberlakukan pengalihan arus bagi pengendara yang melintas dari arah Cawang dan UKI.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Februari 2026
Jalan DI Panjaitan Jakarta Banjir 50 Cm, Hanya Bisa Dilalui Satu Lajur
Indonesia
Pemerintah Bakal Bangun Flyover di Jalan Daan Mogot Buat Atasi Banjir dan Macet
Pemprov DKI juga membangun sistem polder dan rumah pompa di Daan Mogot sebagai langkah konkret dalam mengatasi persoalan banjir yang selama ini terjadi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Februari 2026
Pemerintah Bakal Bangun Flyover di Jalan Daan Mogot Buat Atasi Banjir dan Macet
Indonesia
Strategi Kolaboratif BPBD DKI Berhasil Atasi Banjir Jakarta Dalam Waktu Singkat
Cuaca ekstrem yang masih berpotensi melanda wilayah Jabodetabek sewaktu-waktu dapat memicu kenaikan tinggi muka air di sejumlah pos pantau
Angga Yudha Pratama - Minggu, 01 Februari 2026
Strategi Kolaboratif BPBD DKI Berhasil Atasi Banjir Jakarta Dalam Waktu Singkat
Indonesia
Banjir Bidara Cina: Ciliwung Meluap, Warga Mulai Garuk-Garuk Karena Gatal Masal
Petugas memberikan pemeriksaan rutin, suplai obat-obatan, serta edukasi kebersihan lingkungan meskipun fasilitas sanitasi masih terbatas
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Banjir Bidara Cina: Ciliwung Meluap, Warga Mulai Garuk-Garuk Karena Gatal Masal
Bagikan