Jadi Capres, Ganjar Harus Hati - Hati Bertindak

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 23 April 2023
Jadi Capres, Ganjar Harus Hati - Hati Bertindak

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo . (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rapat DPP Partai ke-140 Diperluas Tiga Pilar, Jumat, di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengumumkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden untuk Pemilu 2024.

"Pada jam 13.45, dengan mengucapkan bismillahirrohmanirrohim, menetapkan Saudara Ganjar Pranowo, sekarang Gubernur Jawa Tengah, sebagai kader dan petugas partai untuk ditingkatkan penugasannya sebagai (bakal) calon presiden Republik Indonesia dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan," kata Megawati.

Baca Juga:

Megawati Larang Kader PDIP Bahas Ganjar dan Cawapresnya Hari Ini

Disusungnya Ganjar Pranowo sebagai calon presiden dari PDIP untuk Pilpres 2024 dinilai membuatnya makin disorot publik.

Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menilai, Ganjar Pranowo harus berhati-hati ke depan dalam bersikap di depan publik.

Sebab, kata dia, bila Ganjar salah bertindak akan mengakibatkan penurunan elektabilitasnya di tengah masyarakat.

"Tentu, antara tugasnya sebagai Gubernur Jawa Tengah dengan capres bisa saling tumpang tindih, dan itu potensi menurunkan simpati publik atasnya," ujar dia kepaa wartawan di Jakarta, Sabtu (22/4).

Ganjar perlu belajar dari kejadian pembatalan Piala Dunia U-20 di Indonesia setelah ada penolakan kehadiran timnas Israel.

"Salah satu blunder yang dilakukan oleh Ganjar, maka akan fatal akibatnya bagi keterpilihannya pada pilpres 2024 nanti," ungkapnya.

Sikap Ganjar menolak timnas Israel yang mengakibatkan batalnya pagelaran piala dunia di Indonesia itu adalah ujian yang menguatkan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri bakal untuk memilihnya. Sebab, Ganjar memperlihatkan kualitas kepatuhannya kepada partai.

"Tapi, saat yang sama, itu ujian yang sangat blunder sebab berdampak sangat serius terhadap elektabilitas Ganjar dan PDIP," katanya.

Ray memprediksi, bursa cawapres dipastikan bakal makin menggeliat dan elektabilitas menjadi pertaruhannya.

Ia sangat yakin nama-nama cawapres bakal bermunculan melengkapi kekosongan pengumuman oleh PDIP dan Megawati.

Beberapa ketua umum partai politik (parpol) punya peluang mengisi slot cawapares untuk Ganjar, tanpa menutup kemungkinan posisi tersebut dijabat kalangan profesional atau non-parpol.

“Ketum-ketum parpol memang kurang populer dengan elektabilitas yang rendah. Sementara calon non parpol, popularitas tinggi tapi tidak memiliki partai,” tutup Ray.

Baca Juga:

OSO Tegaskan Hanura Ikut Gerbong Ganjar Capres 2024

#Capres 2024 #Partai Politik #Pemilu 2024
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PDIP Gelar Rakarnas 10 -12 Januari, Ini Tema dan Agenda Yang Dibahas
PDIP memilih tema Satyam Eva Jayate, dengan sub tema Di Sanalah Aku Berdiri, untuk Selama-lamanya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
PDIP Gelar Rakarnas 10 -12 Januari, Ini Tema dan Agenda Yang Dibahas
Indonesia
Mayoritas Pemilih Partai Politik Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Hanya 53,3 persen publik percaya partai politik bekerja untuk kepentingan rakyat, sementara 39,3 persen menyatakan tak percaya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Mayoritas Pemilih Partai Politik Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Berita
Pramono Perintahkan 2 Hari Setelah Acara Bendera dan Spanduk Partai Harus Diturunkan
Pria yang akrab disapa Pram itu pun mengaku tidak peduli jika ia dikritik terkait keputusannya untuk membersihkan spanduk dan bendera partai di Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Desember 2025
Pramono Perintahkan 2 Hari Setelah Acara Bendera dan Spanduk Partai Harus Diturunkan
Indonesia
Gimmick Baru PSI, Tinggalkan Sapaan Bro dan Sis Demi Kesan Lebih Egaliter
Ketua Harian PSI Ahmad Ali mencontohkan sapaan Bro dan Sis tidak sesuai jika digunakan dalam konteks tertentu, misalnya saat berkunjung ke pondok pesantren.
Wisnu Cipto - Sabtu, 22 November 2025
Gimmick Baru PSI, Tinggalkan Sapaan Bro dan Sis Demi Kesan Lebih Egaliter
Indonesia
DKPP Ungkap 31 Perkara Politik Uang di Pemilu dan Pilkada 2024, Perlunya Sinergi Kuat dari Bawaslu hingga KPU
DKPP mengungkap 31 perkara politik uang selama Pemilu dan Pilkada 2024. Hal itu diungkapkan Anggota Dewan DKPP, Ratna Dewi Pettatolo.
Soffi Amira - Jumat, 21 November 2025
DKPP Ungkap 31 Perkara Politik Uang di Pemilu dan Pilkada 2024, Perlunya Sinergi Kuat dari Bawaslu hingga KPU
Indonesia
Presiden Perintahkan Kader PKS Jadi Negarawan, Jaga Integritas
Al Muzzammil berpesan kepada para kader PKS untuk menjadi negarawan sejati yang mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 02 November 2025
Presiden Perintahkan Kader PKS Jadi Negarawan, Jaga Integritas
Indonesia
Kader Partai Lain Loncat Gabung PSI, Jokowi Melihat Masa Depan Cerah
Jokowi menilai mereka yang bergabung ke PSI kemungkinan melihat masa depan cerah PSI atau merasa cocok dengan suasananya.
Wisnu Cipto - Senin, 13 Oktober 2025
Kader Partai Lain Loncat Gabung PSI, Jokowi Melihat Masa Depan Cerah
Indonesia
Pramono Bakal Tindak Bendera Partai yang Ganggu Keindahan Kota, Pasukan Oranye Jadi Andalan
DLH DKI Jakarta kini menyediakan layanan khusus pengangkutan sampah berukuran besar
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Oktober 2025
Pramono Bakal Tindak Bendera Partai yang Ganggu Keindahan Kota, Pasukan Oranye Jadi Andalan
Indonesia
Pegang SK Menkum, PPP Kubu Mardiono Ajak Agus Suparmanto Cs Gabung
Usman mengajak Agus dan Husnan Bey Fananie kembali bersatu di bawah komando Mardiono dan berjuang bersama-sama demi masa depan PPP.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Oktober 2025
Pegang SK Menkum, PPP Kubu Mardiono Ajak Agus Suparmanto Cs Gabung
Indonesia
Kata Menteri Hukum Soal Klaim 2 Ketum PPP Merasa Menang di Muktamar
Pemerintah pun tidak akan mencampuri urusan partai, termasuk adanya aksi kericuhan dalam munas PPP tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 September 2025
Kata Menteri Hukum Soal Klaim 2 Ketum PPP Merasa Menang di Muktamar
Bagikan