Istana Jelaskan Alasan Jokowi Intens Keliling Jawa Tengah
Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana di Gedung Sekretariat Negara (Setneg) Jakarta, Senin (29/1/2024). (ANTARA/Andi Firdaus).
MerahPutih.com - Publik menyoroti beberapa waktu belakangan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sering melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Jawa Tengah. Ada sejumlah pihak yang beranggapan Jokowi tengah berusaha menggerus suara Capres nomor urut 03 Ganjar Pranowo, yang notebene merupakan eks Gubernur Jateng.
Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, angkat suara terkait tuduhan tersebut. Menurut dia, kunjungan intensif Presiden Jokowi ini bertujuan memastikan berjalannya program-program pemerintah dan sama sekali tidak terkait pemilu.
Baca juga:
Ari juga membantah tingginya intensitas kegiatan Kepala Negara di Jawa Tengah karena ingin mendongkrak suara untuk pasangan calon tertentu yang dipersepsikan sejumlah pihak. Untuk diketahui, Gibran Rakabuming Raka anak sulung Jokowi merupakan cawapres dari Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.
Lebih jauh, Ari kembali menegaskan kegiatan Kepala Negara di Jawa Tengah itu sama dengan yang telah dilakukan di wilayah lainnya. "Presiden ingin memastikan kebutuhan pokok rakyat selalu tersedia," ujarnya. dalam keterangannya di Jakarta, Senin (29/1).
Baca juga:
Perbedaan Sikap Gibran dengan Jokowi, PDIP Sebut Pengaruh Emosional Prabowo
Klarifikasi ini disampaikan terkait kerap kali terjadi salah persepsi publik dengan apa yang dilakukan Presiden. Sebelumnya, Jokowi sempat menekankan bahwa pernyataannya mengenai presiden berkampanye agar tidak disalahartikan. Padahal, pernyataan Jokowi tersebut sesuai dengan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.
Untuk diketahui, sejak awal tahun ini Jokowi memang sering berkunjung ke Jateng, antara lain Boyolali, Salatiga, Cilacap, dan sejumlah tempat lainnya. Terbaru, Kepala Negara berkunjung ke kawasan Magelang, hari ini. (*)
Baca Juga:
Jokowi Sebut Presiden Boleh Memihak di Pilpres, Pakar Hukum Singgung Soal Moral dan Etika
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Amien Rais, Refly Harun, dan Rismon Datangi PN Solo untuk Sidang Ijazah Palsu
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Ditetapkan sebagai Bencana Nasional oleh Pemerintah
[HOAKS atau FAKTA] : Jokowi Pilih Langsung Rektor UGM untuk Beking Dirinya dari Tudingan Ijazah Palsu