Intip Harta Bos Gerindra Edhy Prabowo Calon Menteri Baru Jokowi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 22 Oktober 2019
Intip Harta Bos Gerindra Edhy Prabowo Calon Menteri Baru Jokowi

Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Edhy Prabowo tiba di Istana Negara (MP/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto datang ke Istana Kepresidenan pada Senin (21/10) sore. Prabowo datang bersama Waketum Gerindra Edhy Prabowo dengan mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana panjang berwarna khaki.

Usai bertemu Presiden Jokowi, Prabowo mengatakan Gerindra mendapatkan jatah dua kursi menteri di kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin. Prabowo akan mengisi posisi sebagai menteri pertahanan.

Baca Juga

Presiden Jokowi Umumkan Kabinet Kerja Jilid II Besok Pagi

Namun, mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus itu masih merahasiakan posisi Edhy Prabowo.

Berdasarkan data dari elhkpn.kpk.go.id yang yang dilihat merahputih.com pada Selasa (22/10), pria kelahiran Muara Enim, Sumatera Selatan, 24 Desember 1972 itu melaporkan harta kekayaannya pada 31 Desember 2018.

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tersebut, Edhy memiliki harta kekayaan Rp4,56 miliar. Adapun harta yang dimiliki Edhy terdiri dari harta bergerak dan tidak bergerak.

Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo. Foto: MP/Kanu

Mantan Ketua Fraksi Gerindra di MPR periode 2014-2019 ini memiliki harta tak bergerak berupa 9 bidang tanah atau bangunan senilai Rp3,65 miliar yang tersebar di Bandung dan Muara Enim.

Untuk harta bergerak, Edhy memiliki 1 mobil dan 2 motor. Satu unit mobil Mitsubishi Pajero Sport Jeep tahun 2011 seharga Rp480 juta. Satu unit motor Yamaha RX-King tahun 2002 seharga Rp6,5 juta. Satu lagi, motor honda Beat tahun 2009 seharga Rp10 juta.

Baca Juga:

Viral Santri 'Ramal' Prabowo Jadi Menteri Jokowi, Ganjar: Lha Kok Sesuai

Orang kepercayaan Prabowo Subianto ini memiliki harta bergerak lainnya, Kas dan Setara Kas serta harta lainnya Rp143,9 juta. Sementara itu, kas dan setara kas dirinya memiliki hingga Rp2,29 miliar.

Harta terbesarnya terdapat dari harta lainnya hingga mencapai Rp4,73 miliar. Sementara itu dirinya tidak mempunyai surat berharga. Edhy hingga akhir 2018, mempunyai utang hingga Rp165,33 juta. (Pon)

#Gerindra #Presiden Jokowi
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Ponakan Prabowo Kasih Bukti Keluar Gerindra Saat Fit and Proper Test Deputi Gubernur BI
Thomas menjelaskan telah mengundurkan diri dari jabatan Bendahara Umum Gerindra sejak Maret 2025 dan resmi keluar dari partai per 31 Desember 2025
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Ponakan Prabowo Kasih Bukti Keluar Gerindra Saat Fit and Proper Test Deputi Gubernur BI
Berita
Dasco Tegaskan Pencalonan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI bukan Usul Prabowo
Pengajuan nama calon Deputi Gubernur BI sepenuhnya berasal dari Gubernur BI sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Januari 2026
Dasco Tegaskan Pencalonan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur BI bukan Usul Prabowo
Indonesia
Gerindra Pastikan Thomas Djiwandono Keponakan Prabowo Sudah Tidak Pegang KTA Partai
Prasetyo Hadi menambahkan Thomas sudah tidak lagi memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Gerindra.
Wisnu Cipto - Rabu, 21 Januari 2026
Gerindra Pastikan Thomas Djiwandono Keponakan Prabowo Sudah Tidak Pegang KTA Partai
Indonesia
Thomas Djiwandono Dikabarkan Keluar dari Gerindra, Demi Posisi Deputi Gubernur BI
Semua calon yang diajukan melalui surat Presiden Prabowo Subianto ke DPR RI telah memenuhi semua persyaratan, termasuk melepas keanggotaan di partai politik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Januari 2026
Thomas Djiwandono Dikabarkan Keluar dari Gerindra, Demi Posisi Deputi Gubernur BI
Indonesia
Cegah Penyalahgunaan, Fraksi Gerindra DKI Dorong Pengawasan Ketat Obat Keras
Fraksi Gerindra DPRD DKI meminta Pemprov DKI melalui Dinkes memperketat izin penjualan obat keras seperti tramadol dan alprazolam guna mencegah penyalahgunaan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
Cegah Penyalahgunaan, Fraksi Gerindra DKI Dorong Pengawasan Ketat Obat Keras
Indonesia
Pengamat Ungkap Dampak Kepala Daerah Dipilih DPRD, hanya Partai Penguasa yang Bisa Tentukan Arah dan Picu Kompromi Politik
Mekanisme pemilihan melalui DPRD membuka peluang dominasi partai penguasa dalam menentukan calon kepala daerah tanpa melibatkan penyelenggara pemilu.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Pengamat Ungkap Dampak Kepala Daerah Dipilih DPRD, hanya Partai Penguasa yang Bisa Tentukan Arah dan Picu Kompromi Politik
Indonesia
Ikuti Jejak Golkar, Gerindra Usulkan Kepala Daerah Dipilih Lewat DPRD
Partai Gerindra mengikuti jejak Golkar, yakni mengusulkan kepala daerah dipilih oleh DPRD.
Soffi Amira - Senin, 29 Desember 2025
Ikuti Jejak Golkar, Gerindra Usulkan Kepala Daerah Dipilih Lewat DPRD
Indonesia
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Didepak Gerindra Buntut Umrah Viral di Tengah Bencana
Sugiono menjelaskan bahwa pemberhentian Mirwan dari struktur partai dilakukan setelah DPP Gerindra menerima laporan terperinci
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 06 Desember 2025
Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Didepak Gerindra Buntut Umrah Viral di Tengah Bencana
Indonesia
Ketua DPC Solo Terang-terangan Tolak Rencana Budi Arie Mau Masuk Gerindra
“Kami tegaskan Solo sendiri juga sama (menolak), tidak begitu bisa menerima, Budi Arie Projo masuk Gerindra,” kata Ardianto
Wisnu Cipto - Selasa, 11 November 2025
Ketua DPC Solo Terang-terangan Tolak Rencana Budi Arie Mau Masuk Gerindra
Indonesia
Di Hadapan Kader Gerindra, Prabowo Tekankan Pemimpin Sejati Harus Paham Arah Bangsa, Bukan Sekadar Punya Rasa Suka atau Tidak Suka
Ia juga menekankan pentingnya amanat Pasal 33 UUD 45 dan perlunya pemimpin sejati memahami arah bangsa
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 November 2025
Di Hadapan Kader Gerindra, Prabowo Tekankan Pemimpin Sejati Harus Paham Arah Bangsa, Bukan Sekadar Punya Rasa Suka atau Tidak Suka
Bagikan