MerahPutih.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menegaskan komitmen penuh jajarannya untuk memimpin perang melawan kejahatan peredaran rokok ilegal serta berbagai praktik penyelewengan yang merugikan penerimaan negara di seluruh wilayah Indonesia.
Dalam pengarahan resminya, Menkeu yang baru dilantik itu secara khusus menantang Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama agar tidak melonggarkan pengawasan serta memperketat penindakan terhadap sindikat barang haram tersebut.
Baca juga:
Bos-Bos Rokok Ilegal Sudah Dirangkul Menkeu Purbaya, Ini Hasilnya!
Sikap tanpa kompromi ini diambil guna memastikan integritas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap terjaga dengan kuat dari ancaman kebocoran fiskal.
Pak Djaka gempur terus, sepakat, ya kan?
Menkeu Suahasil Nazara, yang disambut riuh tepuk tangan dari seluruh pegawai Kementerian Keuangan, Senin (14/9).
Perluasan Area Penindakan dan Pengamanan APBN
Menkeu menilai jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) sebenarnya telah menunjukkan kinerja penindakan yang kian solid dalam membongkar berbagai modus operandi pengedaran rokok tanpa pita cukai resmi.
Kendati demikian, Suahasil menegaskan fokus penertiban Kemenkeu ke depan dipastikan tidak hanya berhenti pada penindakan komoditas rokok polos belaka, melainkan menyasar seluruh aktivitas ilegal yang berpotensi merusak iklim bisnis domestik.
Baca juga:
KPK Akui Pernah Segel Ruang Kerja Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama, Begini Kelanjutannya!
Suahasil menegaskan fokus itu selaras dengan fokus utama Kemenkeu dalam menjaga efektivitas APBN, memacu pertumbuhan ekonomi nasional, serta menjamin stabilitas makroekonomi yang berkelanjutan.
"Yang ilegal itu bukan hanya rokok, tapi berbagai macam hal yang lain yang harusnya kita tangani," tandasnya. (Asp)