Instruksi Jokowi Soal Mobil Listrik Sebagai Kendaraan Dinas Dilakukan Bertahap

Mula AkmalMula Akmal - Rabu, 21 September 2022
Instruksi Jokowi Soal Mobil Listrik Sebagai Kendaraan Dinas Dilakukan Bertahap

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko (tengah). (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) sebagai Kendaraan Dinas Operasional atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang diteken Presiden pada 13 September 2022.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menyatakan bahwa penerapan Inpres Nomor 7 Tahun 2022 dilakukan secara bertahap.

Baca Juga:

Polri akan Gunakan Mobil Listrik untuk Kendaraan Dinas di KTT G20

Moeldoko mengatakan bahwa pelaksanaan penerapan penggunaan mobil listrik sebagai kendaraan dinas tersebut, juga akan disesuaikan dengan kesiapan industri mobil listrik di dalam negeri.

"Jadi ini nanti akan berjalan bertahap, akan juga disesuaikan dengan kesiapan industri mobil listrik itu sendiri," kata Moeldoko, dilansir dari Antara, Rabu (21/9).

Moeldoko menjelaskan, selain disesuaikan dengan kesiapan industri mobil listrik di dalam negeri, juga akan memperhatikan kesiapan ekosistem pada sektor tersebut seperti kesiapan stasiun pengisian daya, kemampuan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), dan kesiapan lainnya.

Menurutnya, dengan dikeluarkannya Inpres tersebut, merupakan bentuk semangat dan komitmen Pemerintah khususnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap kendaraan listrik, dan penerapan Perjanjian Paris.

"Pemerintah memiliki komitmen yang sangat kuat terhadap Perjanjian Paris, yaitu pada 2060 kita menuju zero emission," ujarnya pula.

Selain itu, katanya lagi, transformasi energi merupakan salah satu tema besar yang akan dibicarakan dalam G20. Sehingga, dikeluarkannya Inpres tersebut juga menunjukkan kepada dunia bahwa pemerintah dan berkomitmen untuk kepentingan lingkungan.

"Transformasi energi adalah tema besar yang akan dibicarakan dalam G20, sehingga Inpres ini menunjukkan kepada dunia kami bersungguh-sungguh menuju kepada perubahan lingkungan yang semakin baik," ujarnya.

Baca Juga:

Jokowi Berikan Instruksi Khusus ke Luhut Lancarkan Penggunaan Mobil Listrik

Ia menambahkan, pembiayaan terkait pengadaan kendaraan listrik tersebut nantinya akan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Jika APBD tidak mencukupi, bagaimana itu akan diatur oleh pemerintah daerah," ujarnya.

Skema penggunaan mobil listrik tersebut, katanya pula, pemerintah pusat atau pemerintah daerah bisa melakukan pembelian kendaraan tersebut, atau menyewa dari perusahaan-perusahaan penyedia.

"Penerapan diharapkan bisa secepatnya, untuk skema bisa membeli atau menyewa," katanya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah menandatangani Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022 tentang penggunaan kendaraan listrik menjadi kendaraan dinas instansi pemerintah pusat dan daerah.

Inpres Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah itu ditandatangani pada 13 September 2022.

Inpres tersebut merupakan wujud komitmen Presiden Jokowi dalam menerapkan transisi energi dari sumber fosil ke energi baru dan terbarukan. Inpres Nomor 7 Tahun 2022 ditujukan ke seluruh menteri di Kabinet Indonesia Maju, Sekretaris Kabinet, dan Kepala Staf Kepresidenan.

Selain itu, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kepala Kepolisian RI, para kepala lembaga pemerintah non-kementerian, para pimpinan kesekretariatan lembaga negara, para gubernur, serta para bupati wali kota. (*)

Baca Juga:

Kejagung Dukung Program Mobil Listrik yang Diusung Jokowi

#Jenderal Moeldoko #Kepala Staf Kepresidenan #Mobil Listrik #Instruksi Presiden #Presiden Joko Widodo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis, editor, dan periset dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang politik, hukum, pertahanan, keamanan nasional, dan ruang digital. Menempuh magister Peperangan Asimetris di Universitas Pertahanan RI, dengan fokus pada perang kognitif, keamanan siber, perang narasi, dan konflik nonkonvensional.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
SUV Boxy iCar V27 Terbaru Siap Meluncur, Jarak Tempuhnya Bikin Kaget
Selain peningkatan pada sektor daya jelajah, iCar juga membekali versi terbaru ini dengan sejumlah pembaruan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 24 September 2026
SUV Boxy iCar V27 Terbaru Siap Meluncur, Jarak Tempuhnya Bikin Kaget
Fun
Xiaomi Berencana Boyong Produk Mobil Listrik ke Pasar Indonesia
Xiaomi meyakini karena posisi Indonesia strategis maka produk kendaraan listriknya pasti akan masuk dan ikut meramaikan industri.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Xiaomi Berencana Boyong Produk Mobil Listrik ke Pasar Indonesia
Tekno
Sedan BYD Denza Z9S Mulai Dijual, Sekali Cas 1.100 KM, Ini Spek dan Harganya!
Denza Z9S yang masuk kategori sedan listrik kelas menengah-besar itu kini pemegang rekor dunia baru daya jelajah mobil listrik terjauh di bumi.
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Sedan BYD Denza Z9S Mulai Dijual, Sekali Cas 1.100 KM, Ini Spek dan Harganya!
Fun
SUV 7 Penumpang BYD Sealion 8 Tes di Indonesia, Tenaganya Bikin Kaget
BYD Sealion 8 mulai menunjukkan tanda-tanda bakal meramaikan pasar otomotif Indonesia.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
SUV 7 Penumpang BYD Sealion 8 Tes di Indonesia, Tenaganya Bikin Kaget
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Susun Peta Jalan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
Pembangunan industri kendaraan listrik tidak boleh hanya berorientasi pada peningkatan produksi dan penjualan kendaraan.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
DPR Minta Pemerintah Susun Peta Jalan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
Fun
Mobil Listrik Dominasi Pasar China, Geely EX2 Paling Laris
Sembilan dari 10 mobil penumpang terlaris di China merupakan kendaraan listrik berbasis baterai
Yusuf Abdillah - Rabu, 09 September 2026
Mobil Listrik Dominasi Pasar China, Geely EX2 Paling Laris
Indonesia
Tutup Keran Impor, Mobil Listrik BYD Kini 100 Persen Buatan Lokal Indonesia
Mobil listrik BYD resmi menutup keran impor, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi kendaraan listrik di Asia Tenggara.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Tutup Keran Impor, Mobil Listrik BYD Kini 100 Persen Buatan Lokal Indonesia
Fun
Hyundai Siapkan 100 Model Baru hingga 2030, Ada Ioniq 3 dan Santa Fe REEV
Hyundai Motor berencana meluncurkan dan memperbarui lebih dari 100 model kendaraan hingga 2030.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
Hyundai Siapkan 100 Model Baru hingga 2030, Ada Ioniq 3 dan Santa Fe REEV
Fun
Kia Recall 21.290 Unit EV9, Sistem Airbag Berisiko Membahayakan Anak
Kia resmi mengumumkan recall terhadap 21.290 unit SUV listrik Kia EV9.
Yusuf Abdillah - Kamis, 27 Agustus 2026
Kia Recall 21.290 Unit EV9, Sistem Airbag Berisiko Membahayakan Anak
Tekno
Supercar Listrik China Makin Agresif, CEO Lamborghini Tak Khawatir
CEO Lamborghini Stephan Winkelmann mengaku tidak merasa terancam dengan perkembangan supercar China yang semakin pesat.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Supercar Listrik China Makin Agresif, CEO Lamborghini Tak Khawatir
Bagikan