Arahan Presiden Prabowo: Natal 2025 Minim Seremonial, Fokus pada Empati dan Kepedulian

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Desember 2025
Arahan Presiden Prabowo: Natal 2025 Minim Seremonial, Fokus pada Empati dan Kepedulian

Kepala Staf Kepresidenan, Mohammad Qodari. (Foto: dok. KSP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bencana alam terjadi di sejumlah wilayah menjelang akhir tahun 2025, dengan potensi korban mencapai seribu orang. Situasi ini memunculkan keprihatinan nasional, terutama karena bencana melanda Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.

Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari meminta agar perayaan Natal Nasional 2025 menjadi momentum untuk meningkatkan empati dan solidaritas bangsa di tengah musibah tersebut.

Ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah mengarahkan agar perayaan tahun ini dilakukan secara sederhana dan penuh kepekaan sosial.

“Semangat perayaan harus menganut prinsip minim upacara, minim hal-hal yang tidak penting, sambil memperkuat empati dan solidaritas,” ujar Qodari dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (5/12).

Baca juga:

Bahlil Ancam Cabut Izin Tambang Biang Kerok Banjir Sumatera

Modus 'Pencucian Kayu' di APL Terbongkar, 12 Perusahaan Diduga Biang Kerok Banjir Sumut

Wapres Gibran Jamin Penanganan Bencana Hidrometeorologi di Sumut Dipercepat

Menurut Qodari, Natal 2025 merupakan momen perayaan sekaligus waktu untuk melakukan introspeksi bersama. Bencana yang melanda tiga provinsi di Sumatra tersebut menjadi pengingat bahwa diperlukan evaluasi mendalam terhadap kebijakan yang berkaitan dengan lingkungan dan pengelolaan alam.

Ia menegaskan bahwa kejadian ini harus menjadi retrospeksi dan introspeksi nasional, agar berbagai pihak dapat memperkuat kewaspadaan dan meningkatkan komitmen menjaga kelestarian lingkungan.

Qodari juga menyampaikan bahwa bencana ini merupakan momen solidaritas sebagai sesama anak bangsa, sekaligus kesempatan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan.

“Momen Natal 2025 ini merupakan suatu momen perayaan sekaligus introspeksi untuk kita semua,” kata Qodari yang juga pengamat politik dan Direktur Indo Barometer tersebut. (Knu)

#Kepala Staf Kepresidenan #M Qodari #Natal 2025 #Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Kemlu Pastikan Seluruh WNI dalam Kondisi Aman
Gempa M 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin (10/8). Kemlu RI memastikan bahwa WNI di sana berada dalam kondisi aman.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Kemlu Pastikan Seluruh WNI dalam Kondisi Aman
Dunia
Topan Dolphin Mengamuk di Pantai Timur China, Sedikitnya 1.300 Penerbangan Dibatalkan
Badai tersebut membawa angin kencang dengan kecepatan diperkirakan mencapai 151 km per jam saat mendarat.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Topan Dolphin Mengamuk di Pantai Timur China, Sedikitnya 1.300 Penerbangan Dibatalkan
Dunia
Badai Muson Habagat Landa Filipina, 8 Orang Tewas dan 486 Ribu Orang Terdampak
setidaknya 124 ribu keluarga atau 486 ribu orang terdampak bencana akibat hujan lebat dan banjir di sejumlah wilayah Filipina hingga Minggu pukul 18:00 waktu setempat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Badai Muson Habagat Landa Filipina, 8 Orang Tewas dan 486 Ribu Orang Terdampak
Indonesia
Qodari Tanggapi Survei Kepuasan Publik terhadap Prabowo, Minta Indikator Lebih Detail
Kepala Bakom RI Muhammad Qodari menanggapi survei SMRC terkait kepuasan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
Qodari Tanggapi Survei Kepuasan Publik terhadap Prabowo, Minta Indikator Lebih Detail
Indonesia
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Jumlah personel Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) yang dikerahkan untuk penanganan gempa di Prefektur Kumamoto ditingkatkan menjadi 4.600 orang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Dunia
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Diduga Tewas dalam Ledakan Mal
Gempa dahsyat itu menyebabkan sejumlah orang terjebak dan diduga tewas akibat ledakan di sebuah pusat perbelanjaan yang sebagian bangunannya runtuh.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Diduga Tewas dalam Ledakan Mal
Dunia
Gempa Bumi Magnitude 7,1 Guncang Wilayah Kyushu, Jepang, Peringatan Tsunami dengan Gelombang 1 Meter
Badan Meteorologi Jepang (JMA) juga mengeluarkan peringatan tsunami dengan perkiraan tinggi gelombang mencapai 1 meter setelah gempa terjadi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Bumi Magnitude 7,1 Guncang Wilayah Kyushu, Jepang, Peringatan Tsunami dengan Gelombang 1 Meter
Indonesia
Pulihkan Ekosistem Akibat Bencana, Ribuan Pohon Ditanam di DAS Rengas Aceh Tamiang
Penanaman pohon adalah langkah taktis wujud nyata penerapan praktik pertanian regeneratif yang memadukan prinsip keberlanjutan dan mitigasi perubahan iklim.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Pulihkan Ekosistem Akibat Bencana, Ribuan Pohon Ditanam di DAS Rengas Aceh Tamiang
Indonesia
Gunung Sorikmarapi Bergetar Hebat Hingga Naik Status Waspada, Ratusan Gempa Vulkanik Terekam Sepanjang Juli 2026
Hasil pemantauan Tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menunjukkan peningkatan intensitas gempa secara masif
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
Gunung Sorikmarapi Bergetar Hebat Hingga Naik Status Waspada, Ratusan Gempa Vulkanik Terekam Sepanjang Juli 2026
Indonesia
Gunung Semeru Kembali Erupsi, PVMBG Tetapkan Status Siaga dan Keluarkan Peringatan
Gunung Semeru mengalami erupsi tiga kali pada Sabtu (18/7). Kini, gunung tersebut berada pada status Level III atau Siaga.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Gunung Semeru Kembali Erupsi, PVMBG Tetapkan Status Siaga dan Keluarkan Peringatan
Bagikan