Wisata

Ini Waktu Terbaik di tahun 2020 untuk Melihat Sakura di Jepang

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 16 Januari 2020
Ini Waktu Terbaik di tahun 2020 untuk Melihat Sakura di Jepang

Musim semi di Jepang waktunya bunga sakura bermekaran. (Foto: Unsplash/Agathe Marty)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

JEPANG merupakan salah satu destinasi favorit para pelancong dunia. Selain teknologinya yang canggih, Jepang juga menjadi negara yang memiliki lingkungan yang bersih. Tak lupa, yang menjadi ciri khas Negara Matahari Terbit ini adalah bunga sakura. Musim semi adalah waktu terbaik untuk mengunjungi Jepang karena kamu akan melihat bunga sakura bermekaran.

Keindahan bunga nasional Jepang ini memang menjadi daya tarik turis dari berbagai negara. Setiap musim semi, Jepang akan diselimuti bunga berwarna merah muda ini. Hanya saja mekarnya bunga sakura di setiap wilayah memiliki waktu yang berbeda-beda.


Baca Juga:

Melancong Berfaedah, Cobain Kegiatan Ramah Lingkungan ala Selandia Baru

sakura
Diperkirakan bunga sakura mekar lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya. (Foto: Unsplash/Elton Sa)


Melansir laman Lonely Planet, The Japan Meteorological Corporation (JMC) merilis waktu terbaik untuk menikmati mekarnya sakura di setiap wilayah. JMC juga menyebut bahwa tahun ini, bunga sakura akan mekar lebih cepat dibandingkan tahun lalu. Mekarnya bunga sakura sulit diprediksi. JMC melihat bahwa ada 1000 lokasi yang menjadi tempat terbaik untuk menikmati indahnya bunga sakura.

Peristiwa mankai (melihat bunga sakura mekar penuh) merupakan tradisi kuno yang bertujuan untuk menghargai hidup yang sudah berlalu dan menjadi daya tarik wisatawan dari seluruh dunia. Biasanya, peristiwa ini terjadi pada Maret dan April dan bertahan kurang lebih dua minggu. Jadi, kamu harus mengatur waktu yang tepat agar bisa menikmati bunga sakura mekar.

Baca Juga:

Bukan Cuma Bali, Nih 3 Spot 'Surfing' Terkenal di Indonesia dengan Ombak Terbaik

sakura
Terdapat perbedaan waktu mekar di beberapa wilayah di Jepang. (Foto:Unsplash/Fezbot2000)

Jika kamu merancanakan liburan ke Tokyo dan Kochi, ini merupakan hal yang tepat. Sebab, bunga sakura diprediksi akan mekar pertama kali pada 19 Maret 2020 di wilayah tersebut. Selanjutnya, di Fukuoka pada 20 Maret, Nagoya 21 Maret, Osaka 25 Maret, dan Hiroshima mulai 22 Maret. Di bagian utara Jepang, tepatnya di Sendai akan terjadi pada 7 April, Aomori pada 23 April, dan Sapporo pada 1 Mei.

JMC juga meluncurkan aplikasi yang dapat memberikan informasi bunga sakura yang mekar. Aplikasi tersebut membantu penggunanya melacak lokasi terbaik melihat bunga sakura yang bermekaran. Jadi bagaimana, sudah siap jalan-jalan ke Jepang? (And)


Baca Juga:

Spot Wisata Alam untuk Melihat Sunrise Terbaik di Indonesia

#Bunga Sakura #Jepang #Wisata
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Indonesia
Nagoya Diterjang Banjir saat Asian Games Tinggal 10 Hari, Kontingen Indonesia Mulai Cari Solusi
Bukan hanya aktivitas yang berkaitan dengan pertandingan yang terganggu, melainkan juga berbagai pelayanan publik di wilayah tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Nagoya Diterjang Banjir saat Asian Games Tinggal 10 Hari, Kontingen Indonesia Mulai Cari Solusi
Indonesia
180 Personel Militer dan Heli CH-47 Chinook Jepang Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
Helikopter tersebut juga merupakan salah satu bantuan yang dikirim pemerintah Jepang kepada pemerintah Indonesia untuk menangani karhutla.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
180 Personel Militer dan Heli CH-47 Chinook Jepang Bantu Padamkan Karhutla di Kalimantan
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Indonesia
Pemadaman Karhutla Dimasifkan Biar Asep Tidak Lintas Negara, Jepang Kirim Kapal dan 3 Helikopter
Pengiriman ini merupakan misi pemadaman kebakaran luar negeri pertama yang dilakukan oleh personel Pasukan Bela Diri (SDF).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Pemadaman Karhutla Dimasifkan Biar Asep Tidak Lintas Negara, Jepang Kirim Kapal dan 3 Helikopter
Olahraga
Jumlah Pemain Jepang di Premier League Pecahkan Rekor, Ini Alasannya!
Jumlah pemain Jepang di Premier League musim ini mencatat rekor baru.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Jumlah Pemain Jepang di Premier League Pecahkan Rekor, Ini Alasannya!
Dunia
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang wilayah timur Jepang.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Jepang, Layanan Kereta Terganggu, Tidak Ada Peringatan Tsunami
Fun
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Australia Barat menawarkan berbagai destinasi wisata ramah keluarga, mulai dari Busselton Jetty, Ngilgi Cave, hingga Lucky Bay yang dihuni kanguru liar.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
Australia Barat Tawarkan Destinasi Liburan Keluarga dengan Alam yang Tenang dan Aktivitas Edukatif
Dunia
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, naik jadi 34 orang. Otoritas masih menyelidiki 9 kematian terkait bencana.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Dunia
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, melonjak menjadi 28 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah, 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terganggu.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Bagikan