Ini Usulan IPW Antisipasi Kemacetan Mudik 2018

Yohannes AbimanyuYohannes Abimanyu - Sabtu, 24 Juni 2017
Ini Usulan IPW Antisipasi Kemacetan Mudik 2018

Pemudik menggunakan sepeda motor. (Foto: MP/ Mauritz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Kemacetan masih menjadi momok saat arus mudik jelang Idul Fitri. Saking panjangnya, antrean kendaraan bermotor mengular hingga jalur Tol Semanggi, Jakarta Selatan, sebagaimana terjadi pada 22 Juni malam sampai 23 Juni 2017 pagi.

Menurut Indonesia Police Watch (IPW), Polri harus segera mengingatkan pemerintah untuk mengubah strategi di jalur Pantai Utara (Pantura), khususnya di pintu keluar Jakarta. Soalnya, kemacetan itu masih terjadi, kendati antarinstansi terkait sudah berkoordinasi dengan baik.

"Artinya, pemerintah tidak bisa lagi hanya mengandalkan jalan tol, terutama Jalan Tol Cikampek, untuk jalur mudik," ujar Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, dalam siaran pers yang diterima merahputih.com di Jakarta, Sabtu (24/6).

Neta menegaskan, sudah waktunya pemerintah menata, memperbaiki, dan melebarkan jalan arteri sebagai pintu keluar dari Jakarta untuk pemudik. Sehingga, bisa terhubung dengan jalur Pantura.

"Jika tidak, stagnasi akan kembali terulang dan tetap mencengkram, karena jalan Tol Cikampek sebagai pintu keluar dari Jakarta sudah melebihi kapasitas dan tak mampu lagi menampung serbuan kendaraan pemudik," tegasnya.

IPW mencatat, jalan arteri dari Jakarta menuju Pantura ada empat jalur. Yaitu, Jalan Raya Pulogadung, Jalan Raya Klender, Jalan Raya Casablanca, dan Jalan Kalimalang.

"Sayangnya, keempat jalur ini tidak diurus pemerintah dengan serius. Pemerintah hanya mengandalkan Jalan Tol Cikampek untuk jalur mudik. Padahal, keempat jalur arteri ini selalu menjadi andalan bagi pemudik sepeda motor untuk keluar dari Jakarta, meski jalanannya kerap tidak layak," tandas Neta.

Selain membenahi arteri, mantan jurnalis itu, meminta pemerintah membangun jalan tol baru dan jalan arteri baru yang menghubungkan wilayah barat ke timur Pulau Jawa, di wilayah luar Jakarta.

"Sehingga, kendaraan dari wilayah barat ke timur atau sebaliknya, tidak perlu lagi melintasi wilayah Jakarta, agar beban lalu lintas ibu kota bisa berkurang," jelasnya.

Jika terobosan tidak segera dilakukan, Neta berkeyakinan, musim mudik 2018 nanti akan kembali dicengkram 'neraka' macet hingga berpuluh kilometer yang membuat stagnasi di mana-mana.

"Akibatnya, kerja keras Polri dalam menata dan merekayasa lalu lintas mudik menjadi sia-sia," pungkasnya. (Pon)

#Neta S Pane #IPW #Arus Mudik #Info Mudik #Jalur Mudik #Mudik Lebaran #Polisi #Kemacetan
Bagikan
Ditulis Oleh

Yohannes Abimanyu

Wonderful Indonesia, Pesona Indonesia dan pesona gw adalah satu

Berita Terkait

Indonesia
Aturan Polisi Ditempatkan di Jabatan Sipil Segera Rampung, Jadi Solusi Sementara
Revisi UU Polri telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Tahun 2026, namunrevisi UU ASN belum menjadi agenda pembahasan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Aturan Polisi Ditempatkan di Jabatan Sipil Segera Rampung, Jadi Solusi Sementara
Indonesia
MK Bolehkan Polisi Bertugas di Jabatan Sipil asal Sesuai Undang-Undang, Pengamat Minta tak Ada lagi Keraguan
MK menegaskan anggota Polri aktif secara hukum dimungkinkan menduduki jabatan sipil sepanjang berlandaskan ketentuan dalam UU Polri.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
MK Bolehkan Polisi Bertugas di Jabatan Sipil asal Sesuai Undang-Undang, Pengamat Minta tak Ada lagi Keraguan
Indonesia
Polri Pastikan Layanan Contact Center 110 Diakses Gratis, Masyarakat Bisa Lapor 24 Jam
Polri memastikan, bahwa layanan contact center 110 bisa diakses secara gratis. Masyarakat bisa menggunakan layanan tersebut selama 24 jam.
Soffi Amira - Senin, 12 Januari 2026
Polri Pastikan Layanan Contact Center 110 Diakses Gratis, Masyarakat Bisa Lapor 24 Jam
Indonesia
Nakhoda dan ABK KM Putri Sakinah Ditetapkan Tersangka, Polisi Sebut Ada Unsur Kelalaian
Nakhoda dan ABK KM Putri Sakinah ditetapkan sebagai tersangka. Polisi menyebutkan, ada unsur kelalaian dalam kejadian yang menewaskan pelatih Valencia itu.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
Nakhoda dan ABK KM Putri Sakinah Ditetapkan Tersangka, Polisi Sebut Ada Unsur Kelalaian
Indonesia
5,1 Juta Kendaraan Lintasi Jalan Tol ASTRA Infra Selama Nataru 2025-2026
Volume kendaraan tersebut tercatat melintas di ruas Tol Tangerang–Merak, Cikopo–Palimanan (Cipali), dan Jombang–Mojokerto.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
5,1 Juta Kendaraan Lintasi Jalan Tol ASTRA Infra Selama Nataru 2025-2026
Indonesia
Protes Institusi Polri Ditempatkan ‘Setara’ Kementerian, Penasihat Kapolri: Bertentangan dengan UUD 1945!
Penasihat Ahli Kapolri Prof Juanda menegaskan Polri sudah tepat sebagai lembaga non-kementerian secara konstitusional, historis, yuridis, dan sosiologis.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
Protes Institusi Polri Ditempatkan ‘Setara’ Kementerian, Penasihat Kapolri: Bertentangan dengan UUD 1945!
Indonesia
Polisi Tangkap Jurnalis di Morowali, Tegaskan Bukan Terkait Profesi Pers
Polisi menangkap jurnalis berinisial R di Morowali, Sulawesi Tengah. Penangkapan itu terkait kasus dugaan pembakaran kantor tambang awal Januari 2026.
Soffi Amira - Rabu, 07 Januari 2026
Polisi Tangkap Jurnalis di Morowali, Tegaskan Bukan Terkait Profesi Pers
Indonesia
Viral Pos Polisi Tulungagung Dipakai Bikin Video Mesum, Identitas Pelaku Masih Dicari
Polisi berencana memasang pintu dan sistem pengamanan agar pospol tidak mudah dimasuki warga.
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
Viral Pos Polisi Tulungagung Dipakai Bikin Video Mesum, Identitas Pelaku Masih Dicari
Indonesia
Rotasi Jabatan di Polda Metro Jaya, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Diganti
Polda Metro Jaya menggelar upacara serah terima jabatan terhadap pejabat utama dan Kapolres.
Soffi Amira - Senin, 05 Januari 2026
Rotasi Jabatan di Polda Metro Jaya, Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres Diganti
Indonesia
Premanisme di Jakarta Masih Marak, 250 Kasus Terungkap Sepanjang 2025
Polda Metro Jaya mengungkap 250 kasus premanisme dengan 348 tersangka sepanjang 2025. Kejahatan terhadap perempuan dan anak tercatat menurun.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Premanisme di Jakarta Masih Marak, 250 Kasus Terungkap Sepanjang 2025
Bagikan