Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ini Pemandangan di Afghanistan yang Tak Pernah Anda Bayangkan

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Kamis, 15 Januari 2015
Ini Pemandangan di Afghanistan yang Tak Pernah Anda Bayangkan

Seorang wanita berjalan di tengah kerumunan merpati di Afghanistan (Sumber Foto: News.com.au

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional- Mendengar kata Afghanistan, mungkin yang ada pada bayangan adalah sebuah negara yang penuh konflik, perang dan teroris. Jika anda berasumsi demikian, anda tidak sepenuhnya benar!

Afghanistan memang menjadi salah satu negara miskin di dunia dan penuh konflik. Namun negara ini masih memiliki pemandangan alam yang menakjubkan. Layaknya Indonesia memiliki Ubud, Bali dan Raja Ampat, Afghanistan juga memiliki banyak pemandangan indah yang anda mungkin tidak pernah bayangkan sebelumnya.

Pegunungan, danau yang jernih, dan bukit hijau yang sejuk menjadi pemandangan yang langka di Afghanistan. Jurnalis asal negara tersebut mengkampanyekan pemandangan ini melalui sosial media.

BACA JUGA: Anda Bisa Merasa Aman Di 5 Negara Ini!

Bilal Sarway memulai kampanyenya dengan hastag #AfghanistanYouNeverSee di akun twitter, Facebook dan Instagramnya. Namun ia mengaku tidak berniat untuk menyembunyikan konflik yang ada di tanah airnya tersebut.

Bilal Sarway, jurnalis Afganistan

“Saya hanya ingin menunjukkan bahwa Afghanistan juga punya pemandangan yang indah,” ujarnya seperti yang dilansir News.com.au.

Bilal menambahkan bahwa ia juga tidak mendapat bantuan dana untuk melakukan projek ini. Hanya dengan sebuah Iphone, ia menelusuri tempat-tempat terpencil yang belum banyak diketahui orang.

“Saya bukannya ingin jadi pahlawan. Saya hanya percaya dengan kekuatan sosial media. Dari sana saya bisa mempublikasikan bahwa negara saya juga memiliki pemandangan yang indah di samping peperangan dan terorisme.” tambahnya.

 

Follow Twitter Kami di @MerahPutihCom

Like Juga Fanpage Kami di MerahPutihCom

 

BERITA LAINNYA:

Dipeluk dan Cium Artis Korea, Remaja Berhijab Ini Kena Sanksi

Gunung Bawah Laut 'Hunga Tonga-Hunga Ha'apai' Meletus

 

#Pemandangan Afghanistan #Pemandangan Indah #Teroris #Perang #Afghanistan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Qatar, Mesir, Pakistan Ajukan Gencatan Senjata 10 Hari Antara AS dan Iran
Pada 18 Juni malam, Teheran dan Washington menandatangani memorandum yang mengatur pengakhiran konflik yang dimulai pada 28 Februari. Namun, sejak 8 Juli, pasukan AS telah melakukan beberapa rangkaian serangan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Qatar, Mesir, Pakistan Ajukan Gencatan Senjata 10 Hari Antara AS dan Iran
Indonesia
Iran Siap Perang Darat Jika AS Menginvasi Pulau Kharg
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), seperti dikutip kantor berita Tasnim, menyatakan akan segera memukul mundur segala upaya pasukan AS memasuki wilayah Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
 Iran Siap Perang Darat Jika AS Menginvasi Pulau Kharg
Dunia
Iran Serang Sistem Rudal Patriot Pangkalan AS di Kuwait
Kota pelabuhan Bandar Abbas, salah satu pusat perdagangan terpenting di Iran bagian selatan, dilaporkan hampir sepenuhnya terisolasi akibat pengeboman Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 19 Juli 2026
Iran Serang Sistem Rudal Patriot Pangkalan AS di Kuwait
Indonesia
Timur Tengah Memburuk, Pemerintah Siapkan Rencana Evakuasi Pekerja Migran
Pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif apabila situasi memburuk, termasuk skenario evakuasi dalam skala besar terhadap WNI yang berada di kawasan tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Timur Tengah Memburuk, Pemerintah Siapkan Rencana Evakuasi Pekerja Migran
Indonesia
AS Serang Bushehr, Chabahar, Jask, Konarak, dan Bandar Abbas Iran, 50 Ribu Tentara Sudah di Timur Tengah
Trump telah memerintahkan blockade selat hormuz dan berencana menarik pungutan 20 persen dari kargo yang diangkut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
AS Serang Bushehr, Chabahar, Jask, Konarak, dan Bandar Abbas Iran, 50 Ribu Tentara Sudah di Timur Tengah
Dunia
Trump Dikabarkan Setujui Serangan ke Bandara Yaman, Sasar Pimpinan Hauthi Balik dari Iran
Mohammed al-Farah, anggota biro politik gerakan Houthi, mengatakan bahwa AS mendorong Arab Saudi menuju perang melawan Houthi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
Trump Dikabarkan Setujui Serangan ke Bandara Yaman, Sasar Pimpinan Hauthi Balik dari Iran
Indonesia
Dalam 48 Jam, Iran Serang Pangkalan AS di Timur Tengah Dengan Rudal dan Drone Skala Besar
Ketegangan di kawasan meningkat dalam beberapa hari terakhir seiring saling balas serangan antara pasukan Amerika Serikat dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Dalam 48 Jam, Iran Serang Pangkalan AS di Timur Tengah Dengan Rudal dan Drone Skala Besar
Indonesia
Setelah Serang Pangkalan BBM AS di Oman, Ledakan Landa Wilayah Iran Selatan
Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islami (IRGC) Iran mengklaim telah menyerang pusat dukungan logistik dan platform pengisian bahan bakar yang melayani kapal induk Amerika Serikat di Pelabuhan Duqm di Oman
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Setelah Serang Pangkalan BBM AS di Oman, Ledakan Landa Wilayah Iran Selatan
Indonesia
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dimakamkan di Pemakaman Imam Reza di Mashhad
Upacara pemakaman Ali Khamenei yang berlangsung sejak Jumat lalu (3/7) dihadiri oleh pejabat politik yang mewakili lebih dari 45 negara dan cendekiawan dari 90 negara lebih.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 Juli 2026
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dimakamkan di Pemakaman Imam Reza di Mashhad
Dunia
Amerika Serang Iran, Aktivitas Pelayaran Selat Hormuz Nyaris Terhenti Lagi
Jika dibandingkan dengan periode konflik terbuka, maka jumlah kapal yang melintas biasanya kurang dari 20 kapal per hari.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Amerika Serang Iran, Aktivitas Pelayaran Selat Hormuz Nyaris Terhenti Lagi
Bagikan