Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ini Barang Mewah yang Diambil Pembunuh Pasutri Benhil

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 13 September 2017
Ini Barang Mewah yang Diambil Pembunuh Pasutri Benhil

Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) Idham Aziz. (MP/Asropih Opih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Para pelaku pembunuhan disertai perampokan pasangan suami istri warga Bendungan Hilir Jakarta Husni Zakaria (58) dan Zakiah Masrur (53) bermotif ingin menguasai barang mewah milik korban.

"Sementara ini motivasinya ingin menguasai harta dari korban. Indikasinya (dari) para tersangka ini kita dapatkan beberapa jam yang mewah, uang, dan juga handphone yang mereka dapatkan," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) Idham Aziz di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (13/9).

Saat ditanya mengenai ketiga tersangka mantan pegawai korban, Idham enggan berkomentar secara rinci terkait hal tersebut.

"Saya belum bisa memberikan gambaran itu. Tunggu saja karena baru diambil dari TKP," beber Idham

Sebelumnya, tim gabungan dari Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Tengah berhasil meringkus tiga orang pelaku pembunuhan pasutri warga Benhil Jakarta, Husni Zarkasih (58) dan Zakiyah Masrur (53) di kawasan Jawa Tengah pada Rabu 13 September 2017.

Ketiga pelaku, berinisial AZ, EK, dan SU. Saat ini mereka masih berada di wilayah Semarang, Jawa Tengah, guna mendalami pemeriksaan.

Husni dan Zakiah diduga dibunuh di rumahnya Minggu 10 September 2017. Mereka kemudian ditemukan tewas mengambang di Sungai Klawing, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Senin (11/9) kemarin.

"Kami menerima pemberitahuan dari Polres Purbalingga bahwa ditemukan jasad laki-laki dan perempuan di Sungai Klawing dan ditemukan identitasnya beralamat di Jalan Pengairan (Benhil)," kata Kapolsel Metro Tanah Abang, AKBP Lukman Cahyono. (Asp)

Baca juga berita terkait pembunuhan pasutri Benhil dalam artikel: Motif Pembunuhan Pasutri Benhil Murni Merampok

#Pembunuhan #Polda Metro Jaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Marak Penipuan Penyidikan Online, Polda Metro Jaya: Jangan Panik, Abaikan Instruksi!
Polda Metro Jaya imbau masyarakat waspada modus penipuan penyidikan online via Google Meet. Polisi tegaskan tidak pernah lakukan pemeriksaan virtual.
Wisnu Cipto - Jumat, 17 Juli 2026
Marak Penipuan Penyidikan Online, Polda Metro Jaya: Jangan Panik, Abaikan Instruksi!
Indonesia
Tes Barbuk 74 Kg Emas dan USD Kasus Eks Jampidsus Hasilnya Asli, SGD Masih Konfirmasi
Tim Gabungan Polri dan Polda Metro Jaya menyerahkan barang bukti kasus eks Jampidsus ke Kejagung. Hasil uji menunjukkan emas 74 kg dan USD asli, sementara konfirmasi dolar Singapura masih menunggu.
Wisnu Cipto - Jumat, 17 Juli 2026
Tes Barbuk 74 Kg Emas dan USD Kasus Eks Jampidsus Hasilnya Asli, SGD Masih Konfirmasi
Indonesia
Polisi Limpahkan Don Ritto ke Kejagung, Barang Bukti 74 Kg Emas dan Uang Rp 536 Miliar Ikut Diserahkan
Polisi melimpahkan Don Ritto ke Kejagung. Barang bukti 74 kg emas dan uang Rp 536 miliar ikut diserahkan.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
Polisi Limpahkan Don Ritto ke Kejagung, Barang Bukti 74 Kg Emas dan Uang Rp 536 Miliar Ikut Diserahkan
Indonesia
Polri Gandeng FBI dan Secret Service AS Usut Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Polisi menggandeng FBI dan Secret Service AS untuk mengusut kasus korupsi Febrie Adriansyah.
Soffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026
Polri Gandeng FBI dan Secret Service AS Usut Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Indonesia
Pelaku Teror Bom SDN 15 Srengseng Sawah Ditangkap, Polisi Dalami Motif dan Keterlibatan Pihak Lain
Polisi menangkap MY (34), pria yang diduga mengirim ancaman bom ke SDN 15 Srengseng Sawah, Jagakarsa. Pelaku mengaku melakukan aksi tersebut karena iseng.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Pelaku Teror Bom SDN 15 Srengseng Sawah Ditangkap, Polisi Dalami Motif dan Keterlibatan Pihak Lain
Indonesia
SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Dapat Teror Bom, Polda Metro Jaya Minta Warga Tidak Termakan Hoaks
Warga agar tidak turut menyebarkan informasi yang belum dapat diverifikasi kebenarannya guna mencegah timbulnya keresahan di ruang publik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Dapat Teror Bom, Polda Metro Jaya Minta Warga Tidak Termakan Hoaks
Indonesia
Imigrasi Cegah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto ke Luar Negeri
Pencegahan dilakukan berdasarkan permohonan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya melalui surat tertanggal 11 Juli 2026.
Frengky Aruan - Senin, 13 Juli 2026
Imigrasi Cegah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto ke Luar Negeri
Indonesia
Barang Bukti Penggeledahan Kasus Korupsi dan TPPU Dapat Pengamanan Khusus dari Polisi
Barang bukti itu didapat dari penggeledahan di sejumlah tempat sejak Rabu (10/6).
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Barang Bukti Penggeledahan Kasus Korupsi dan TPPU Dapat Pengamanan Khusus dari Polisi
Indonesia
TNI Menyeru: Jangan Percaya Narasi Provokatif
Berbagai disinformasi di media sosial sering kali bermunculan untuk memicu kegaduhan, merusak citra institusi, hingga memecah belah sinergitas antara TNI dan elemen negara yang lainnya.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
TNI Menyeru: Jangan Percaya Narasi Provokatif
Indonesia
Ruko Kosong di Cipete Kena Bobol Polisi, Dokumen Hingga Komputer Disita Terkait Dugaan TPPO
Prosedur hukum tetap berjalan transparan meski bangunan dalam keadaan kosong
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 Juli 2026
Ruko Kosong di Cipete Kena Bobol Polisi, Dokumen Hingga Komputer Disita Terkait Dugaan TPPO
Bagikan