Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ini Alasan Marsekal Hadi Tjahjanto Ditunjuk Jokowi Menurut Hendardi

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Selasa, 05 Desember 2017
Ini Alasan Marsekal Hadi Tjahjanto Ditunjuk Jokowi Menurut Hendardi

Direktur Eksekutif SETARA Institute Hendardi. (ANTARA FOTO)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Setara Institute Hendardi menilai Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memiliki rekam jejak dan prestasi yang baik sehingga tepat dipilih Presiden Jokowi menjadi calon Panglima TNI.

"Pilihan tersebut sejalan dengan aspirasi masyarakat sipil yang berharap Presiden Jokowi memilih panglima baru dengan memperhatikan banyak segi, untuk kepentingan organisasi TNI dan kepentingan nasional," kata Hendardi melalui pesan singkat di Jakarta, Selasa (5/12).

Hendardi menilai pemilihan Hadi untuk menggantikan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI merupakan pilihan tepat karena akan dapat menopang kebijakan maritim pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla dan melanjutkan tradisi rotasi antarmatra dalam tubuh TNI.

Menurut Hendardi, rotasi antarmatra untuk posisi Panglima TNI telah terbukti mampu menjaga keutuhan TNI pada masa pemerintahan Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono.

"Penunjukan Hadi juga lebih efektif karena masa pensiunnya masih cukup lama sehingga memiliki waktu yang cukup untuk menata organisasi TNI semakin baik," tuturnya.

Hendardi meyakini calon panglima TNI pilihan Presiden Jokowi itu akan memperoleh persetujuan secara bulat dari DPR karena rekam jejak dan prestasinya yang memadai.

"Tidak ada alasan objektif yang kuat bagi DPR untuk tidak menyetujui usulan tersebut," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan bahwa Marsekal TNI Hadi Tjahjanto layak mengisi jabatan Panglima TNI karena memiliki kepemimpinan dan kemampuan yang kuat.

"Saya meyakini beliau memiliki kepemimpinan dan kemampuan yang kuat dan bisa membawa TNI ke arah yang lebih profesional sesuai jati dirinya yaitu tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional," kata Presiden Jokowi di Bandung, Senin (4/11) seusai meresmikan Jalan Tol Soroja di Gerbang Tol Soreang. (*)

#Jenderal Gatot Nurmantyo #Hadi Tjahjanto #Ketua SETARA Institute Hendardi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
SETARA Institute Sebut Gelar Pahlawan untuk Soeharto Langgar Amanat Reformasi dan Hukum
Ketua Dewan Nasional SETARA Institute menyoroti langkah politik Prabowo menuju rehabilitasi nama Soeharto semakin nyata.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Oktober 2025
SETARA Institute Sebut Gelar Pahlawan untuk Soeharto Langgar Amanat Reformasi dan Hukum
Indonesia
Sifat Modern dan Adaptif Faktor Keberhasilan TNI Jaga Kedaulatan dan Keutuhan Bangsa
Tentara Nasional Indonesia (TNI) memasuki usia ke-79 tahun, Sabtu (5/10).
Frengky Aruan - Jumat, 04 Oktober 2024
Sifat Modern dan Adaptif Faktor Keberhasilan TNI Jaga Kedaulatan dan Keutuhan Bangsa
Indonesia
Menko Polhukam Klaim Banyak Data NPWP yang Bocor ke Publik Isinya Salah
Hasil analisa sementara yang diterima Kemenko Polhukam, data NPWP yang bocor ke publik itu banyak yang tidak cocok dengan data asli pemiliknya.
Wisnu Cipto - Senin, 23 September 2024
Menko Polhukam Klaim Banyak Data NPWP yang Bocor ke Publik Isinya Salah
Indonesia
Penyelenggara hingga ASN Diingatkan untuk Netral agar Pilkada 2024 Berintegritas
Menko Polhukam Hadi Tjahjanto mengingatkan bahwa netralitas penting untuk dijaga oleh jajaran aparatur sipil negara (ASN) lain seperti TNI dan Polri.
Frengky Aruan - Selasa, 30 Juli 2024
Penyelenggara hingga ASN Diingatkan untuk Netral agar Pilkada 2024 Berintegritas
Indonesia
Pimpinan TNI dan Polri Diminta Tak Rotasi Pejabat jelang Pilkada 2024
Menko Polhukam Hadi Tjahjanto meminta pimpinan TNI dan Polri tidak melakukan rotasi pejabat di daerah jelang Pilkada 2024.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juli 2024
Pimpinan TNI dan Polri Diminta Tak Rotasi Pejabat jelang Pilkada 2024
Indonesia
TNI Ingin Aturan Larangan Berbisnis Dihapus, Menkopolhukam Masih Tunggu Masukan
Menko Polhukam Hadi Tjahjanto menyebut usulan revisi UU No. 34 Tahun 2004 Pasal 39 poin C itu masih dalam tahap pembahasan.
Frengky Aruan - Rabu, 17 Juli 2024
TNI Ingin Aturan Larangan Berbisnis Dihapus, Menkopolhukam Masih Tunggu Masukan
Indonesia
DIM RUU TNI Bahas Usul Penghapusan Pasal Larangan Tentara Berbisnis
TNI diketahui mengusulkan kepada Kemenko Polhukam untuk menghapus larangan anggota TNI membuka usaha yang tercantum pada Pasal 39 huruf C dalam UU TNI Nomor 34 Tahun 2004.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juli 2024
DIM RUU TNI Bahas Usul Penghapusan Pasal Larangan Tentara Berbisnis
Indonesia
KPU Diminta Adil dan Netral di Pilkada 2024
Hadi juga meminta kepada Bawaslu dan DKPP agar dapat melakukan pengawasan ketat terhadap KPU
Angga Yudha Pratama - Selasa, 09 Juli 2024
KPU Diminta Adil dan Netral di Pilkada 2024
Indonesia
Kementerian dan Lembaga Diminta Cadangkan Data, Menko Hadi: Ini Mandatori
Hadi juga mengupayakan adanya perlindungan data yang berlapis
Angga Yudha Pratama - Senin, 01 Juli 2024
Kementerian dan Lembaga Diminta Cadangkan Data, Menko Hadi: Ini Mandatori
Indonesia
Periksa Jalur Mudik Sejak Dini, Kapolri Ingin Redam Fatalitas Kecelakaan
5.784 pos untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat
Angga Yudha Pratama - Senin, 01 April 2024
Periksa Jalur Mudik Sejak Dini, Kapolri Ingin Redam Fatalitas Kecelakaan
Bagikan