Ini Alasan DPD I Golkar Papua Dukung Airlangga Gantikan Setya Novanto

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Kamis, 07 Desember 2017
Ini Alasan DPD I Golkar Papua Dukung Airlangga Gantikan Setya Novanto

Airlangga Hartarto bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Papua. (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Papua resmi memberikan dukungan kepada Airlangga Hartarto untuk maju sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar dalam Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) yang akan digelar dalam waktu dekat.

Dukungan itu, disampaikan langsung oleh Sekertaris DPD I Papua, Yacob Ingratubun kepada Airlangga yang saat ini menjabat sebagai Menteri Perindustrian di rumah dinasnya di Jalan Widya Chandra 3, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (6/12) malam.

"Dewan Pimpinan Daerah Partai Golongan Karya Provinsi Papua mendukung Calon Ketua Umum DPP Partai Golongan Karya yang bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) seperti Airlangga Hartarto sebagai calon Ketua Umum DPP Partai Golongan Karya pada Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang akan datang," ujar Yacob membacakan surat dukungan dari DPD I Golkar Papua.

Menurut dia, Airlangga adalah sosok yang tepat untuk menggantikan posisi Setya Novanto, sebagai Ketua Umum Partai Golkar.

Pasalnya, Novanto kini tengah mendekam di balik jeruji besi lantaran terjerat kasus dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP.

"Pernyataan dukungan ini disampaikan semata-mata untuk Partai Golkar. Pernyataan dukungan ini untuk menyelamatkan Partai Golkar," tegas Yacob.

Selain dianggap sebagai sosok yang tepat untuk menyelamatkan partai beringin dari kehancuran akibat kasus hukum yang menimpa Novanto. Yacob menilai Airlangga merupakan salah satu kader Golkar yang bersih dari praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

"DPD I Golkar dan 29 DPD Kabupaten/Kota Papua menyatakan siap mencalonkan dan memilih calon ketua umum yang bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme seperti Airlangga Hartarto," pungkas Yacob.

Mendapat dukungan tersebut, Airlangga menyampaikan terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan DPD I Partai Golkar Papua. Ia meyakini akan membawa Partai Golkar kembali berjaya jika terpilih menjadi Ketua Umum.

"Terima kasih dan saya terima kepercayaan ini, Insya Allah amanah ini akan saya laksanakan dengan baik," ucap Airlangga.

Sebagai informasi, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto kini berstatus sebagai tersangka korupsi e-KTP. Mantan Ketua Fraksi Golkar ini telah mendekam di Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi sejak Minggu (19/11) malam. (Pon)

#Airlangga Hartarto #Setya Novanto #Golkar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Siapkan Bermacam Bantuan, Genjot Ekonomi Kuartal IV-2026
Kebijakan itu di antaranya pembukaan rekening untuk warga negara dengan usia 17 tahun ke atas, bantuan pangan, hingga Bantuan Subsidi Upah (BSU).
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Bermacam Bantuan, Genjot Ekonomi Kuartal IV-2026
Indonesia
PPh 21 Ditanggung Pemerintah Bakal Diperluas, Pekerja Gaji di Bawah Rp 10 Juta Dapat Keringanan
Pemerintah berencana memperluas PPh 21 Ditanggung Pemerintah untuk pekerja bergaji di bawah Rp 10 juta. Kebijakan ditargetkan mencakup 7,5 juta pekerja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
PPh 21 Ditanggung Pemerintah Bakal Diperluas, Pekerja Gaji di Bawah Rp 10 Juta Dapat Keringanan
Indonesia
Sarmuji Dari Pengurus Koperasi Mahasiswa Menjadi Menteri Perindustrian
Karier politiknya kemudian berlanjut di parlemen yang terpilih menjadi anggota DPR RI di tahun 2014,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sarmuji Dari Pengurus Koperasi Mahasiswa Menjadi Menteri Perindustrian
Indonesia
Petinggi Golkar Di Kabinet ; Bahlil Jadi Menko, Sarmuji Jadi Memperin
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar M Sarmuji juga merapat ke Istana jelang pelantikan tersebut. Dia mengaku mendapat tugas untuk membantu Presiden Prabowo di bidang perindustrian.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Petinggi Golkar Di Kabinet ; Bahlil Jadi Menko, Sarmuji Jadi Memperin
Indonesia
Simpanan Warga di Koperasi Diusulkan Dijamin LPS
Persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan melibatkan Komisi XI DPR RI, termasuk untuk mengamandemen undang-undang yang diperlukan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Simpanan Warga di Koperasi Diusulkan Dijamin LPS
Indonesia
Antisipasi Risiko Inflasi, Pemerintah Mitigasi El Nino dan Cuaca Ekstrem
Mitigasi dilakukan melalui optimalisasi pengelolaan air irigasi, percepatan dan pengaturan pola tanam, pemetaan wilayah rawan, penguatan early warning system, serta koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID).
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Antisipasi Risiko Inflasi, Pemerintah Mitigasi El Nino dan Cuaca Ekstrem
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Hingga Akhir 2026, Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Bakal Naik
Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak naik hingga akhir 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 23 September 2026
Hingga Akhir 2026, Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Bakal Naik
Indonesia
Menko Airlangga: Industri Tekstil Bukan Sunset Industry, Masih Terbuka Ruang Ekspansi
Airlangga Hartarto menyebut industri tekstil bukan sunset industry. Sektor TPT menyumbang 0,97% PDB, menyerap 4 juta tenaga kerja dan ekspor US$12 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Menko Airlangga: Industri Tekstil Bukan Sunset Industry, Masih Terbuka Ruang Ekspansi
Indonesia
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Partai, Golkar: Fokus ke Hal Lain
Nusron disebut mundur dari pengurus Golkar sejak enam bulan silam.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Partai, Golkar: Fokus ke Hal Lain
Bagikan