MerahPutih Megapolitan - Sejumlah awak bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) enggan memasuki terminal Rawamangun, Jakarta Timur. Akibatnya, penumpukan bus terjadi di luar teriminal hingga menyebabkan kemacetan parah.
Para awak bus menganggap bangunan sudin di belakang terminal harus dihapus, sehingga mereka terpaksa mengantre di luar. "Masih ada bangunan sudin di belakang yang mesti dihapus," tutur Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Benjamin Bukit, di Jakarta, Senin (11/5).
Antrean bus AKAP membuat kemacetan parah karena memakan ruas jalur. Benjamin menjelaskan, bus-bus dapat masuk setelah lelang bangunan tersebut selesai.
"Yah itu yang sedang dilelang. Setelah itu baru bisa masuk bus AKAP, Damri juga," tandasnya. (rfd)
Baca Juga:
Larangan Parkir Kurangi Pengunjung Toko Mainan
Parkir Kendaraan di Ancol Terpusat di timur dan Barat
Malam Tahun Baru, Ancol Pusatkan Parkir Kendaraan di Timur dan Barat