Ini 3 Hal yang Bisa Mengurangi Stres Ketika Social Distancing

annehsannehs - Selasa, 28 April 2020
Ini 3 Hal yang Bisa Mengurangi Stres Ketika Social Distancing

Jangan sering melihat berita tentang Corona. (Foto: pixabay/zhugher)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KELAMAAN di rumah pasti membuatmu sangat bosan, apalagi pemberitaan tentang virus corona terus menghantuimu baik dari media sosial maupun televisi.

Daripada tambah stress, yuk ikuti beberapa rekomendasi kegiatan menurut psikolog asal Illinois, Elizabeth Lombardo agar kesehatan mentalmu tetap terjaga selama social distancing!

Baca juga:

Survival Salah Satu Mahasiswi Indonesia di AS yang Kesulitan Mudik ke Indonesia karena Pandemi

1. Jangan lihat berita

Jangan keseringan lihat berita Corona. (Foto: pixabay/geralt)
Jangan keseringan lihat berita Corona. (Foto: pixabay/geralt)

Jika terus memantau perkembangan virus mematikan ini, tidak heran jika kamu semakin parno dalam menghadapi wabah COVID-19.

Menurut Dr. Lombardo, fenomena ini disebut sebagai winter storm syndrome sebagai gejala ketika keseringan melihat berita, membicarakan perkembangan serta rumornya, dan mengalami kepanikan berlebihan tentang suatu hal, dalam kasus ini virus Corona.

Matikan segala notifikasi tentang perkembangan virus ini, dan cobalah untuk mencari tontonan yang bisa menghiburmu.

2. Sibukkan diri dengan rutinitas self-care

Yuk coba gunakan waktu luang untuk self-care. (Foto: pixabay/Engin_Akyurt)
Yuk coba gunakan waktu luang untuk self-care. (Foto: pixabay/Engin_Akyurt)

Dr. Lombardo dan seorang psikiater bernama Gail Saltz menyetujui bahwa self-care bisa membantumu lebih rileks di tengah pandemi. Kamu bisa mencoba untuk meditasi, melakukan perawatan wajah di rumah, masker rambut, berendam di air panas sambil membaca buku serta mencoba teknik-teknik make-up baru untuk dicoba ketika sudah bisa pergi keluar nanti.

Baca juga:

Mudah Dibuat, 3 Masker Wajah Alami Untuk Berbagai Kondisi Kulit

3. Pelajari kemampuan baru yang selama ini tertunda

Swedish meatballs. (Foto: The Cozy Apron)
Swedish meatballs. (Foto: The Cozy Apron)

Jika kamu memiliki keinginan untuk belajar masak atau menjahit yang belum sempat terealisasikan, mungkin sekarang adalah saat yang tepat. Kamu bisa mencoba memasak masakan favoritmu dengan resep-resep mudah yang ada di internet.

Selain bisa membantu menghabiskan waktu dan menghilangkan penat, mempelajari skill baru juga bisa melatih kinerja otakmu mengurangi negative thinking dan anxiety yang kerap kamu rasakan ketika pandemi. (shn)

Baca juga:

Dukung Social Distancing, IKEA Bongkar Resep Rahasia Swedish Meatballs

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

annehs

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan