Inggris Melarang Penggunaan Peralatan Makan Plastik Akhir Tahun Ini

Andrew FrancoisAndrew Francois - Selasa, 17 Januari 2023
Inggris Melarang Penggunaan Peralatan Makan Plastik Akhir Tahun Ini

Sudah terlambat kata Greenpeace. (Unsplash/Volodymyr Hryshchenko)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MULAI Oktober 2023, masyarakat di Inggris tidak lagi dapat membeli peralatan makan plastik, piring, mangkok, nampan, stik balon, dan barang sejenis lainnya. Inggris mengambil kebijakan larangan penggunaan plastik sekali pakai dengan membatasi penjualan alat makan plastik, seperti piring, mangkuk, nampan, cangkir, dan wadah makanan.

Laman The Verge mengungkapkan, bahwa larangan baru tersebut bakal berlaku pada Oktober mendatang. Begitu larangan diberlakukan, masyarakat tidak lagi dapat membeli atau memperoleh plastik sekali pakai, baik dari pengecer, restoran, penjual makanan, dan lokasi lainnya.

Larangan tersebut tidak akan memengaruhi piring, baki, atau mangkuk plastik yang disertakan pada makanan kemasan. Karena sudah termasuk dalam skema tanggung jawab produsen di negara tersebut. Inisiatif ini memberi insentif kepada perusahaan untuk menggunakan kemasan yang dapat didaur ulang, serta memenuhi target daur ulang yang lebih tinggi.

Baca juga:

Generasi Z dan Milenial Lebih Pilih Produk Ramah Lingkungan

Alat makan plastik kini dilarang di Inggris. (Unsplash/Dstudio Bcn)

Larangan yang akan datang memperluas aturan negara yang ada seputar produk plastik. Pada tahun 2018 misalnya, Inggris memperkenalkan larangan microbeads, potongan kecil plastik yang ditambahkan ke produk perawatan pribadi yang dapat masuk ke saluran air dan membahayakan kehidupan laut.

Kemudian, Inggris juga memberlakukan kebijakan pembatasan ketersediaan sedotan plastik sekali pakai, pengaduk minuman berbahan plastik, dan kapas pada tahun 2020. Selain itu, pajak juga diberlakukan pada kemasan plastik impor yang tidak menyertakan setidaknya 30 persen bahan daur ulang. Negara bahkan mengenakan biaya untuk penggunaan kantong plastik.

“Dengan memperkenalkan larangan akhir tahun ini, kami menggandakan komitmen kami untuk menghilangkan semua limbah plastik yang dapat dihindari,” Rebecca Pow, menteri lingkungan Inggris, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Baca juga:

Sebutan Polisi Tidur Ternyata Asalnya dari Bahasa Inggris

Uni Eropa sudah terlebih dahulu melakukan langkah serupa. (Unsplash/Christian Lue)

Larangan Inggris mengikuti langkah Skotlandia dan Wales untuk membatasi penjualan peralatan makan dan piring plastik tahun lalu, dan terjadi setelah Uni Eropa melakukan hal yang sama pada tahun 2021

Namun, beberapa kritikus berpendapat bahwa itu masih belum cukup untuk mengatasi polusi plastik yang merajalela yang mendatangkan malapetaka di planet ini. Misalnya, menurut jurnalis lingkungan Guardian John Vidal, kebijakan itu terlalu sempit cakupannya, karena tidak mencakup botol air plastik, kantong plastik, hingga mengendalikan pembakaran sampah plastik.

Sementara itu, Meg Randles, juru kampanye politik di Greenpeace UK menyambut baik inisiatif tersebut. Namun dia mengatakan bahwa langkah itu sudah lama tertunda. Ia mengatakan, bahwa kebijakan itu ibarat 'setetes air' dibandingkan dengan tindakan yang perlu dilakukan untuk membendung gelombang sampah plastik. (waf)

Baca juga:

Karangan Bunga Mencemari Lingkungan, Solusinya?

#Ramah Lingkungan #Pelestarian Lingkungan #Peduli Lingkungan
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Berita Foto
Transformasi UOB Plaza Dorong Efisiensi Energi dan Target Net-Zero Emission 2060
Transformasi UOB Plaza berkolaborasi dengan UOB Property ini akan menghadirkan peningkatan yang berfokus pada aspek berkelanjutan.
Didik Setiawan - Rabu, 17 Juni 2026
Transformasi UOB Plaza Dorong Efisiensi Energi dan Target Net-Zero Emission 2060
Indonesia
Hadapi Polusi Udara, Pemprov DKI Jakarta Dorong Kolaborasi Lintas Wilayah
Pemprov DKI Jakarta memperkuat sistem pemantauan kualitas udara. Namun, Jakarta memerlukan kolaborasi lintas wilayah.
Soffi Amira - Rabu, 11 Februari 2026
Hadapi Polusi Udara, Pemprov DKI Jakarta Dorong Kolaborasi Lintas Wilayah
Indonesia
Terpidana Kerja Sosial Bakal Dikerahkan Bersihkan Ribuan Tempat Kotor
Pidana kerja sosial sendiri merupakan salah satu tindakan hukum yang diterapkan kepada pelanggar pidana ringan, sesuai dengan yang diatur dalam KUHP yang baru.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Februari 2026
Terpidana Kerja Sosial Bakal Dikerahkan Bersihkan Ribuan Tempat Kotor
Indonesia
28 Perusahaan Tambang Nakal Kena Denda Triliunan, DPR Minta Uangnya Langsung Balik ke Rakyat Terdampak
Namun, keberanian itu harus dibarengi dengan transparansi alokasi dana denda agar tidak terjadi penyimpangan di kemudian hari
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
28 Perusahaan Tambang Nakal Kena Denda Triliunan, DPR Minta Uangnya Langsung Balik ke Rakyat Terdampak
Indonesia
BRIN Temukan 93 Habitat Paus dan Lumba-Lumba di Barat Sumatra Berada di Luar Area Konservasi
Informasi ilmiah sahih sangat penting guna memberikan masukan bagi pemerintah dalam merancang intervensi relevan dan dapat diimplementasikan secara efektif.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Januari 2026
BRIN Temukan 93 Habitat Paus dan Lumba-Lumba di Barat Sumatra Berada di Luar Area Konservasi
Indonesia
Jakarta Juara Nasional Provinsi SDGs 2025, Disusul Kalsel dan DIY
Visi Jakarta sebagai kota global yang maju, berkeadilan, dan berkelanjutan selaras dengan prinsip SDGs.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 November 2025
Jakarta Juara Nasional Provinsi SDGs 2025, Disusul Kalsel dan DIY
Indonesia
Pramono Ingin Kembangkan Sanitasi Ramah Lingkungan
Pramono menilai penguatan ekosistem sanitasi berkelanjutan penting untuk menjadikan Jakarta kota yang lebih sehat.
Dwi Astarini - Sabtu, 15 November 2025
Pramono Ingin Kembangkan Sanitasi Ramah Lingkungan
ShowBiz
Dari Pengelolaan Sampah hingga Penanaman Mangrove, Synchronize Fest Tegaskan Komitmen Hijau
Synchronize Fest konsisten menjalankan berbagai inisiatif ramah lingkungan untuk mengurangi dampak negatif aktivitas urban.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 19 Oktober 2025
Dari Pengelolaan Sampah hingga Penanaman Mangrove, Synchronize Fest Tegaskan Komitmen Hijau
Indonesia
Tangani Pencemaran Minyak MT Arman 114 dan Perdagangan Cula Badak Jawa, Indonesia Raih Penghargaan PBB
Acara penyerahan penghargaan dilaksanakan melalui daring, yang dibuka oleh Sekretaris Jenderal CITES Ivonne Higuero dan sebagai moderator Sallie Yang dari UNEP.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 18 Oktober 2025
Tangani Pencemaran Minyak MT Arman 114 dan Perdagangan Cula Badak Jawa, Indonesia Raih Penghargaan PBB
Indonesia
2 Pemuda Lumajang Berhasil Olah Limbah MBG Jadi Produk Ramah Lingkungan, Buka Lapangan Kerja Baru
Dua pemuda asal Lumajang mengolah limbah MBG menjadi produk ramah lingkungan. Inovasi ini juga menciptakan lapangan kerja baru.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Oktober 2025
2 Pemuda Lumajang Berhasil Olah Limbah MBG Jadi Produk Ramah Lingkungan, Buka Lapangan Kerja Baru
Bagikan