Infeksi Kulit Kepala Buat Rambut Jadi Rontok

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Selasa, 25 Oktober 2022
Infeksi Kulit Kepala Buat Rambut Jadi Rontok

Kalau rambut sudah rontok, beberapa orang merasa kepercayaan dirinya hilang. (Foto: Pexels/Moose Photos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INFEKSI di bagian tubuh tentunya menyebalkan. Infeksi bisa terjadi di area tubuh mana saja. Seperti di area kepala yang sebenarnya jarang terjadi. Namun, sekali terjadi, infeksi di kulit kepala dapat bikin rambut rontok, loh. Kalau rambut sudah rontok, beberapa orang merasa kepercayaan dirinya hilang.

Dikutip dari Vegamour, dalam beberapa kasus infeksi, ada jenis infeksi tertentu yang terjadi pada kulit kepala dan berpotensi menghambat pertumbuhan kembali rambut apabila kulit kepala meradang atau teriritasi. Tidak hanya itu, infeksi juga berpotensi menyebabkan rambut menipis, patah, rusak, atau rontok.

Setiap kondisi kulit kepala yang menyebabkan kulit kepala terganggu, seperti infeksi jamur, mungkin juga berperan dalam masalah kerontokan rambut. Apalagi jika infeksinya menyebabkan jaringan parut.

Memiliki infeksi di kulit kepala tidak secara otomatis kamu akan mengalami kerontokan rambut secara permanen. Biasanya kerontokan sementara akibat infeksi kulit kepala dibarengi karena stres, gizi buruk seperti kekurangan zat besi, dan kondisi medis tertentu semisal kemoterapi, fluktuasi kadar hormon, dan ketidakseimbangan hormon.

Baca juga:

Awas, Salah Cukur Rambut Wajah Bisa Tumbuh ke Dalam

infeksi kulit kepala
Gejala infeksi kulit kepala, infeksi jamur, atau infeksi bakteri tak muncul dengan sendirinya. (Foto: Pexels/Pixabay)



Biasanya, gejala infeksi kulit kepala, infeksi jamur, atau infeksi bakteri tak muncul dengan sendirinya. Ada berbagai penyebab infeksi kulit kepala. Menurut penelitian, banyak infeksi jamur yang terjadi pada kulit, termasuk pada kulit kepala yang disebabkan oleh spesies jamur ragi yang dikenal sebagai candida Albicans.

Selain itu, ada hal lain yang menyebabkan terjadinya kerontokan.

Pertama, Tinea Capitis dikenal sebagai kurap kulit kepala. Tinea Capitis menyebabkan ruam yang disebabkan oleh infeksi jamur. Tinea Capitis bisa menular dan paling sering ditemukan pada anak usia sekolah. Hal ini bisa menyebabkan jaringan parut dan kerontokan permanen.

Baca juga:

3 Cara Sederhana agar Rambut Extension Awet

infeksi kulit kepala
Ada berbagai penyebab infeksi kulit kepala. (Foto: Pexels/Pixabay)

Kedua, Folikulitis yang tampak mirip dengan jerawat. Apabila parah, bisa berpotensi merusak folikel rambut di area yang terkena secara permanen. Meskipun ada bentuk dari folikulitis yang tidak menular, ini adalah salah satu infeksi bakteri penyebab kerontokan rambut.

Ketiga, Piedra yang juga dikenal sebagai Trichomycosis Nodosa. Ini adalah infeksi jamur pada bagian batang rambut. Apabila infeksi jamur ini cukup parah, bisa melemahkan serat rambut yang dapat menyebabkan kerusakan dan kerontokan rambut.

Untuk membantu mengurangi kerontokan yang terjadi karena infeksi, kamu bisa melakukan hal-hal ini. Dari menghilangkan stres pada diri sendiri, mengenali kulit kepala, melakukan pencegahan dengan menggunakan produk-produk tertentu, dan pergi ke dokter apabila hal tersebut tidak kunjung mereda. (yos)

Baca juga:

Keringat Bisa Baik untuk Rambut

#Rambut Rontok #Kecantikan #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Bagikan