Bisnis

Induk Perusahaan Jack Daniel’s tak Takut Tarif, tapi Gentar saat Kanada Menarik Minuman Mereka dari Rak

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 06 Maret 2025
 Induk Perusahaan Jack Daniel’s tak Takut Tarif, tapi Gentar saat Kanada Menarik Minuman Mereka dari Rak

Perusahaan induk Jack Daniel's takutkan produknya tak bisa masuk Kanada.(foto: pexels-emre-y)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KANADA melakukan langkah ekstrem dalam menanggapi kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump. Kanada menarik minuman beralkohol buatan Amerika dari rak toko mereka. CEO Brown-Forman, perusahaan pembuat whiskey Jack Daniel’s dan minuman keras lainnya, mengecam langkah tersebut sebagai tindakan yang ‘tidak sebanding’.

“Itu lebih buruk daripada tarif karena benar-benar menghilangkan penjualan,” kata Lawson Whiting dalam laporan keuangan pada Rabu (5/3), dikutip CNN. Ia menyoroti respons yang sangat tidak sebanding terhadap tarif 25 persen yang diterapkan minggu ini.

Provinsi-provinsi di seluruh Kanada telah menarik minuman beralkohol, bir, dan anggur buatan Amerika dari rak mereka. Dewan Pengawas Minuman Beralkohol Ontario mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka mendorong pelanggan untuk mencari alternatif produk buatan Kanada. Mereka menyatakan produk AS akan tetap tidak tersedia sampai mereka diperintahkan oleh pemerintah untuk kembali ke bisnis normal.

Namun, Lawson mencatat Kanada hanya menyumbang 1 persen dari total penjualan perusahaan. Dengan begitu, Brown-Forman dapat ‘bertahan’ dari kerugian tersebut. Ia juga menunggu respons dari Meksiko, yang juga dikenai tarif 25 persen secara menyeluruh, untuk melihat langkah tersebut memengaruhi bisnis di sana. Meksiko menyumbang 7 persen dari total penjualan Brown-Forman.

Baca juga:

Balas Kebijakan Tarif Donald Trump, Kanada Kenakan Bea pada Produk AS



Dewan Minuman Keras Distilasi Amerika Serikat (DISCUS), sebuah kelompok perdagangan yang mewakili produsen minuman keras, menyatakan ketidakpuasannya terhadap tarif tersebut.

"Anggur dan minuman beralkohol Amerika telah mendapat manfaat dari perdagangan yang adil dan timbal balik dengan Kanada dan Meksiko," kata DISCUS dalam sebuah pernyataan pada Selasa. Menurut mereka, tarif AS terhadap Meksiko dan Kanada ini akan menyebabkan kerugian besar bagi perusahaan dan karyawan AS di seluruh rantai pasokan anggur dan minuman beralkohol.

Tarif ini menjadi tantangan tambahan bagi Brown-Forman karena adanya perlambatan permintaan dari konsumen. Pada Januari, perusahaan memberhentikan sekitar 700 karyawan dan menutup sebuah pabrik pembuatan tong di Kentucky, tempat produksi tong kayu untuk proses pematangan whiskey dan bourbon.

Setelah mengalami lonjakan penjualan selama puncak pandemi dari 2020 hingga 2022, perusahaan minuman keras kini menghadapi perlambatan dalam penjualan. Brown-Forman pertama kali menyuarakan kekhawatiran pada 2023, ketika melaporkan bahwa penjualan whiskey mengalami penurunan. Itu berbanding terbalik dengan tahun sebelumnya ketika penjualannya meningkat dua digit.(dwi)

Baca juga:

Trudeau Sindir Trump Usai Kanada Taklukkan AS di Final Hoki Dramatis, Kalian Tak Bisa Ambil Negara Kami

#Amerika Serikat #Kanada #Minuman Keras
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
AS Tawarkan Rp362 Miliar untuk Informasi Program Nuklir Iran, Ini Syaratnya
AS menawarkan hadiah hingga 20 juta dolar AS bagi pemberi informasi program nuklir Iran, termasuk fasilitas, peralatan, dan ilmuwan terkait.
ImanK - Sabtu, 07 November 2026
AS Tawarkan Rp362 Miliar untuk Informasi Program Nuklir Iran, Ini Syaratnya
Dunia
Trump Buka Opsi AS Lakukan Pendudukan di Iran dan Kuasai Selat Hormuz
Trump berpendapat, perang dengan Iran, yang kini memasuki bulan kesembilan, tidak dapat disebut sebagai perang karena “tidak ada seorang pun yang terluka”
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 November 2026
Trump Buka Opsi AS Lakukan Pendudukan di Iran dan Kuasai Selat Hormuz
Dunia
Partai Demokrat Menangi Pemilu Sela 2026, Mempercepat Status Donald Trump sebagai 'Lame Duck'
Hasil ini menjadi bentuk penolakan tegas dari puluhan juta pemilih terhadap kepemimpinan Presiden Donald Trump.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Partai Demokrat Menangi Pemilu Sela 2026, Mempercepat Status Donald Trump sebagai 'Lame Duck'
Dunia
Learjet 60 Jatuh di Florida, Satu Keluarga Dinyatakan sebagai Korban Tewas
Seorang pengusaha di bidang teknologi beserta keluarganya dinyatakan sebagai korban tewas pada Minggu tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Learjet 60 Jatuh di Florida, Satu Keluarga Dinyatakan sebagai Korban Tewas
Dunia
Selat Hormuz Belum Dibuka, Ini 7 Syarat Iran kepada Amerika Serikat
Iran mengajukan tujuh syarat kepada AS sebelum bersedia berunding dan membuka Selat Hormuz. Tuntutannya mencakup pencabutan sanksi hingga penghentian blokade.
Yusuf Abdillah - Selasa, 03 November 2026
Selat Hormuz Belum Dibuka, Ini 7 Syarat Iran kepada Amerika Serikat
Dunia
Trump Isyaratkan Serangan, Iran Peringatkan Perang Baru dengan AS Bisa Lebih Lama
Iran memperingatkan perang baru dengan Amerika Serikat bisa berlangsung lebih lama. Ancaman muncul setelah Donald Trump mengisyaratkan serangan lanjutan.
Yusuf Abdillah - Senin, 02 November 2026
Trump Isyaratkan Serangan, Iran Peringatkan Perang Baru dengan AS Bisa Lebih Lama
Dunia
9 Tewas dalam Insiden Jet Jatuh di Florida, Ciptakan sebuah Kawah Besar di Tengah Jalan Perumahan
Pesawat menukik ke tanah hampir secara vertikal dan meledak menjadi bola api besar.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
  9 Tewas dalam Insiden Jet Jatuh di Florida, Ciptakan sebuah Kawah Besar di Tengah Jalan Perumahan
ShowBiz
Neil Young Gugat Tim Kampanye Donald Trump, Perkara Pakai Lagu ‘Rockin' in the Free World’ untuk Kampanye
Young menyatakan penggunaan lagu miliknya yang dirilis pada 1989, 'Rockin' in the Free World', tanpa izin.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
 Neil Young Gugat Tim Kampanye Donald Trump, Perkara Pakai Lagu ‘Rockin' in the Free World’ untuk Kampanye
Dunia
3 Kapal Tengker Hantam Ranjau di Selat Hormuz, Iran Sebut Kapal Matikan Radar
Militer Iran menyebut ketiga kapal tersebut telah menonaktifkan sistem radar dan navigasi mereka dan juga mengabaikan peringatan yang dikeluarkan Angkatan Laut IRGC.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
3 Kapal Tengker Hantam Ranjau di Selat Hormuz, Iran Sebut Kapal Matikan Radar
Dunia
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Kuba mengadu ke PBB usai 2,6 juta rakyatnya kesulitan air minum akibat krisis listrik dan blokade ekonomi Amerika Serikat. Simak laporan resminya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Bagikan