Indonesia Tidak Perlu Mengemis Permintaan Maaf dari Belanda

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 23 Desember 2022
Indonesia Tidak Perlu Mengemis Permintaan Maaf dari Belanda

Anggota Komisi I DPR RI Sukamta. Foto: Dok/Man

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perdana Menteri (PM) Belanda Mark Rutte telah mengajukan permintaan maaf resmi atas nama negara Belanda terkait peran negara itu dalam perdagangan budak.

Hal ini dilakukan setelah kabinetnya melakukan perjalanan ke tujuh bekas koloni Negeri Kincir Angin di Amerika Selatan dan Karibia.

Baca Juga

Komisi VII DPR Dorong Hilirisasi Barang Mentah Jalan Terus

Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta menyayangkan pemerintah Belanda tidak secara secara eksplisit menyampaikan permintaan maaf terkait praktek perbudakan tersebut kepada Indonesia.

"Mengherankan, Indonesia sebagai wilayah terbesar yang alami penjajahan dan praktek perbudakan Belanda selama ratusan tahun tidak disebutkan," kata Sukamta di Jakarta, Jumat (23/12).

Sukamta mengatakan, beberapa kali permintaan maaf Pemerintah Belanda hanya ditujukan terkait kekerasan ekstrem yang terjadi di masa Revolusi Kemerdekaan Indonesia selama periode 1945-1949.

"Sebagai negara, Indonesia secara resmi memang baru ada tahun 1945, tetapi sebagai bangsa, Indonesia sudah sejak sebelum Belanda menjajah," ujarnya.

Oleh sebab itu, ia berpendapat Pemerintah Indonesia perlu membentuk tim panel yang terdiri dari ahli sejarah, ahli hukum dan juga aktivis HAM untuk menyusun data dan fakta sejarah yang menunjukkan praktek perbudakan dan penindasan Belanda pada masa kolonialisme.

“Sebagai bangsa besar, kita tidak perlu mengemis permintaan maaf. Tetapi fakta kelam praktek penjajahan dan perbudakan yang dilakukan oleh Belanda yang berlangsung selama 300 tahun harus diakui oleh Belanda dan diketahui oleh dunia," imbuhnya.

Baca Juga

Aturan Dapil dan Alokasi Kursi Anggota DPR serta DPRD Keluar Sebelum 24 April

Menurut Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, hal itu penting dilakukan sebagai pengingat untuk menjauhkan praktek penjajahan karena menghancurkan nilai-nilai kemanusiaan.

Namun demikian, Sukamta juga berharap Pemerintah Indonesia juga memberikan respons secara resmi terhadap beberapa kali permintaan maaf yang disampaikan oleh Pemerintah Belanda terkait kekerasan ekstrem yang terjadi di masa Revolusi Kemerdekaan Indonesia.

Adapun permintaan maaf tersebut disampaikan pada awal tahun 2022 oleh PM Rutte dan Raja Willem-Alexander pada tahun 2020 ketika berkunjung ke Jakarta.

"Kalau persoalan belum merespons karena sikap Belanda yang akui Indonesia baru eksis mulai 27 Desember 1949 saat Konferensi Meja Bundar (KMB), mestinya pemerintah perlu sampaikan sikap kepada Belanda untuk mengakui 17 Agustus 1945. Respons secara resmi perlu dilakukan sebagai upaya menjaga relasi dan kerjasama antar dua negara," pungkasnya. (Pon)

Baca Juga

DPR Sebut Pemerintah Perlu Tambah Anggaran Pengangkatan Guru Honorer

#Komisi I DPR #Belanda
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Dorong Diplomasi Indonesia Berdampak Langsung pada Ekonomi dan Lapangan Kerja
Wakil Ketua Komisi I DPR mendorong Menlu Arrmanatha Nasir memperkuat diplomasi ekonomi agar berdampak pada industri nasional, lapangan kerja, dan masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
DPR Dorong Diplomasi Indonesia Berdampak Langsung pada Ekonomi dan Lapangan Kerja
Olahraga
Kick-off 01.45 WIB, Duel 2 Rival Abadi Belanda Vs Jerman Disiarkan Gratis. Klik di Sini!
Saksikan siaran langsung Belanda vs Jerman di UEFA Nations League malam ini gratis di RCTI. Cek prediksi susunan pemain, H2H, dan link streaming resmi!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Kick-off 01.45 WIB, Duel 2 Rival Abadi Belanda Vs Jerman Disiarkan Gratis. Klik di Sini!
Indonesia
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, DPR Minta Tradisi Kekerasan di TNI Dihapus
TB Hasanuddin menyoroti kasus Serda Ahmad yang tewas setelah diduga dianiaya senior. Ia meminta tradisi kekerasan di lingkungan TNI dihentikan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Serda Ahmad Tewas Dianiaya Senior, DPR Minta Tradisi Kekerasan di TNI Dihapus
Dunia
Transportasi Umum Belanda Lumpuh akibat Pemogokan Tolak Pemotongan Anggaran Kesejahteraan
Transportasi umum di Belanda nyaris lumpuh pada Rabu (9/9) akibat pemogokan nasional.
Yusuf Abdillah - Rabu, 09 September 2026
Transportasi Umum Belanda Lumpuh akibat Pemogokan Tolak Pemotongan Anggaran Kesejahteraan
Fun
Drumer Van Halen Dapat Gelar Bangsawan Belanda, Masuk Ksatria Ordo Singa
Drummer Van Halen, Alex Van Halen, menerima gelar kebangsawanan Ordo Singa Belanda di Nijmegen.
Wisnu Cipto - Minggu, 06 September 2026
Drumer Van Halen Dapat Gelar Bangsawan Belanda, Masuk Ksatria Ordo Singa
Indonesia
Soal 8 WNI Diduga Jadi Tentara Rusia, DPR Ingatkan Konsekuensi Kewarganegaraan
DPR menilai 8 WNI diduga menjadi tentara Rusia karena faktor ekonomi. Ia mengingatkan konsekuensi terhadap status kewarganegaraan Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Soal 8 WNI Diduga Jadi Tentara Rusia, DPR Ingatkan Konsekuensi Kewarganegaraan
Olahraga
Verstappen Alami Kecelakaan di Saat Lap Pertama, Lando Norris Juara F1 GP Belanda 2026
Verstappen memastikan dirinya dalam kondisi baik setelah insiden tersebut. Kecelakaan itu sekaligus mengakhiri balapan pembalap Red Bull di hadapan publiknya sendiri.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Verstappen Alami Kecelakaan di Saat Lap Pertama, Lando Norris Juara F1 GP Belanda 2026
Indonesia
DPR Soroti Kasus Mayor Laut Faisal Mulia, Diduga Edarkan Sabu Pakai Pesawat Militer
Komisi I DPR menyoroti kasus Mayor Laut Faisal Mulia, yang mengirim sabu dengan pesawat militer.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
DPR Soroti Kasus Mayor Laut Faisal Mulia, Diduga Edarkan Sabu Pakai Pesawat Militer
Olahraga
Legenda Spanyol Xavi Hernandez Ditunjuk Tangani Timnas Belanda Setelah Tampil Mengecewakan di Piala Dunia 2026
Xavi mendapat tantangan baru bersama Belanda setelah Oranje menjalani Piala Dunia 2026 yang mengecewakan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
Legenda Spanyol Xavi Hernandez Ditunjuk Tangani Timnas Belanda Setelah Tampil Mengecewakan di Piala Dunia 2026
Olahraga
Reiziger Digantung KNVB, Rumor Kembalinya Louis van Gaal Bikin Gaduh Sepak Bola Belanda
Isu tersebut mengemuka saat KNVB sebenarnya hampir mencapai kesepakatan akhir bersama Michael Reiziger
Angga Yudha Pratama - Rabu, 12 Agustus 2026
Reiziger Digantung KNVB, Rumor Kembalinya Louis van Gaal Bikin Gaduh Sepak Bola Belanda
Bagikan