Indonesia Tidak akan Menyerah Perjuangkan Gencatan Senjata di Gaza

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 12 Desember 2023
Indonesia Tidak akan Menyerah Perjuangkan Gencatan Senjata di Gaza

Tempat penampungan pengungsi warga Palestina di kota Rafah, Jalur Gaza selatan (8/12/2023). ANTARA/Xinhua/Rizek Abdeljawad/aa.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Indonesia tidak akan menyerah memperjuangkan gencatan senjata segera di Gaza meskipun Amerika Serikat memveto rancangan resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pekan lalu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal menyampaikan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat ini sedang berada di Jenewa, Swiss untuk menghadiri pertemuan dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Dewan HAM PBB untuk mengupayakan gencatan senjata itu dan memastikan bantuan kemanusiaan segera disalurkan ke Gaza.

Baca Juga

Otoritas DK PBB Rusak Parah Akibat Tidak Bisa Atasi Konflik di Gaza

"Menlu Retno dan Menlu OKI (Organisasi Kerja Sama Islam) akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Palang Merah Internasional, Dirjen WHO, dan Komisi Tinggi HAM PBB," ucap Iqbal di Jakarta, Selasa (12/12).

Menurut dia, upaya Indonesia dan negara-negara OKI sudah mulai terlihat, salah satunya disepakatinya untuk memulai pembicaraan pembukaan pintu kedua untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza, selain dari pintu perbatasan Rafah.

"Kami berharap segera ada kesepakatan agar dibuka satu pintu lagi untuk menyalurkan bantuan ke Gaza," kata Iqbal.

Baca Juga

Pertama Kalinya, Sekjen PBB Kirim Surat Desak Gencatan Senjata di Gaza

Iqbal lebih lanjut mengatakan bahwa Indonesia juga akan menjadi co-sponsor dari rancangan resolusi yang diusulkan Liga Arab kepada Majelis Umum PBB.

Dia juga menyampaikan bahwa Liga Arab sudah mengusulkan agar diselenggarakan sesi khusus Majelis Umum PBB untuk membahas draf resolusi yang sama seperti yang telah dibahas di Dewan Keamanan PBB.

"Harapannya draf ini dapat segera dibahas dan diadopsi," ujarnya.

AS pada Jumat pekan lalu memveto rancangan resolusi DK PBB yang menuntut gencatan senjata segera di Gaza. Teks yang disponsori oleh hampir 100 negara anggota PBB tersebut mendapat dukungan dari 13 anggota Dewan Keamanan. Sementara Inggris, anggota tetap DK PBB yang memiliki hak veto, memilih abstain.

Iqbal menyatakan bahwa DK PBB telah gagal menunjukkan relevansi dalam menjaga perdamaian dunia.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Minggu (10/12) menyatakan bahwa dia tidak akan menyerah dalam menyerukan gencatan senjata kemanusiaan di Gaza, dan menambahkan bahwa perang tersebut telah merusak kredibilitas dan otoritas Dewan Keamanan sebagai penjaga keamanan dan perdamaian dunia. (*)

Baca Juga

Joe Biden Desak Israel Tak Serang Warga Sipil di Gaza

#Gaza #Menteri Luar Negeri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Bantai Israel 3-0 Cuma Bonus, 4 Aksi Timnas Irlandia Bela Palestina Permalukan Zionis di UEFA Nations League
Tak sekadar menang telak 3-0 di UEFA Nations League, skuad Republik Irlandia tunjukkan 4 aksi solidaritas berani bela Gaza untuk permalukan Israel!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bantai Israel 3-0 Cuma Bonus, 4 Aksi Timnas Irlandia Bela Palestina Permalukan Zionis di UEFA Nations League
Indonesia
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Menlu Sugiono memanfaatkan rangkaian Sidang Umum PBB di New York untuk menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB 2029-2030.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Indonesia
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Menlu Sugiono akan menyampaikan National Statement Indonesia di Sidang Umum PBB ke-81, membawa isu Palestina, multilateralisme hingga Global South.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Indonesia Bawa Isu Ketahanan Global dan Palestina ke Sidang Umum PBB ke-81
Dunia
Bantuan Kemanusian ke Gaza Masih Dihambat Israel, 95 Persen Warga Gaza Butuh Bantuan
Sebelas negara Eropa dan Kanada mengumumkan rencana untuk memberlakukan pembatasan nasional terhadap perdagangan barang dengan permukiman Israel yang dinilai ilegal
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Bantuan Kemanusian ke Gaza Masih Dihambat Israel, 95 Persen Warga Gaza Butuh Bantuan
Dunia
Israel Gempur Gaza, 5 Orang Tewas dan Puluhan Terlukan Dalam 24 Jam
Kemungkinan masih ada korban tewas yang tertimbun di bawah reruntuhan rumah yang hancur atau di jalan-jalan yang belum dapat dijangkau tim ambulans dan pertahanan sipil.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Israel Gempur Gaza, 5 Orang Tewas dan Puluhan Terlukan Dalam 24 Jam
Indonesia
Menlu Sugiono Kenang Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani sebagai Pemimpin Visioner Qatar
Menlu Sugiono mengenang Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani sebagai pemimpin visioner yang membawa Qatar menjadi negara berpengaruh.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Menlu Sugiono Kenang Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani sebagai Pemimpin Visioner Qatar
Indonesia
Menlu Sugiono: Indonesia Hadapi Dunia yang Terfragmentasi dengan Percaya Diri
Di tengah meningkatnya fragmentasi global, Menlu Sugiono menegaskan Indonesia tidak akan menghadapi perubahan dunia dengan rasa takut.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Menlu Sugiono: Indonesia Hadapi Dunia yang Terfragmentasi dengan Percaya Diri
Indonesia
Komisi I DPR: Kehadiran Indonesia di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Perkuat Diplomasi
Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal (Deng Ical) mendukung rencana Menlu Sugiono dan Ketua MPR Ahmad Muzani menghadiri pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Iran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Komisi I DPR: Kehadiran Indonesia di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Perkuat Diplomasi
Dunia
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
RUU tersebut menandai eskalasi berbahaya dalam serangkaian undang-undang, keputusan, dan kebijakan Israel yang menargetkan kehadiran Palestina dan identitas Arab dan Islam.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
Indonesia
Sempat Tertunda, Presiden Prabowo Lakukan Kunjungan Kenegaraan ke Prancis Sekaligus Penuhi Undangan Macron
Menurut Sugiono, Prabowo sudah dua kali diundang Macron untuk kunjungan resmi kenegaraan.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Sempat Tertunda, Presiden Prabowo Lakukan Kunjungan Kenegaraan ke Prancis Sekaligus Penuhi Undangan Macron
Bagikan