Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Indonesia Rajai Pasar Keuangan Digital, Trader Butuh Platform yang Stabil dan Responsif

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
Indonesia Rajai Pasar Keuangan Digital, Trader Butuh Platform yang Stabil dan Responsif

Ilustrasi Trading

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - INDONESIA diprediksi menjadi raja pasar keuangan digital di wilayah regional Asia Tenggara. Direktur PT Invetra Teknologi Berjangka Jufri Sinurat mencontohkan, berdasarkan laporan e-Conomy SEA dari Google, Temasek, dan Bain & Company, ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai USD 360 miliar pada 2030.

Angka itu menempatkan Indonesia sebagai salah satu pasar dengan potensi pertumbuhan layanan keuangan digital terbesar di Asia Tenggara. Pertumbuhan itu terjadi bersamaan dengan ekspansi pesat penetrasi smartphone dan layanan keuangan digital di seluruh Indonesia.

"Indonesia merupakan rumah bagi komunitas trader forex dan komoditas yang berkembang pesat dan semakin sophisticated," ujar jelas Jufri dalam keterangannya kepada warfawan di Jakarta dikutip Jumat (29/5).

Berdasarkan data Bappebti, total nilai transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) di Indonesia mencapai Rp 33.214,89 triliun pada 2024. Angka itu meningkat 29,34 persen jika dibandingkan dengan 2023 yang tercatat sebesar Rp 25.679,97 triliun. Jufri melihat trader Indonesia semakin membutuhkan platform yang stabil dan responsif.

Infrastruktur Invetra dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut, terutama dalam kondisi pasar yang bergerak cepat.

Direktur PT Invetra Teknologi Berjangka Jufri Sinurat


Hal itu relevan dengan karakteristik trader Indonesia yang aktif dan mobile-first.

Baca juga:

Perdagangan Volume Trading Pintu Meningkat, Tokenisasi Aset Jadi Primadona Baru



Jufri menegaskan trader dapat menjelajahi platform melalui website, Android, maupun iOS untuk mendapatkan pengalaman langsung dengan beragam instrumen trading unggulan, seperti forex, logam, indeks, dan komoditas, seluruhnya dalam lingkungan trading yang mengacu pada standar regulasi dan praktik industri.

“Invetra menempatkan diri sebagai bagian dari perkembangan ekosistem trading digital Indonesia yang semakin matang,” tutup Jufri.(knu)

Baca juga:

Memahami Istilah 'Trading Halt' dalam Pasar Saham



Foto : Ilustrasi Trading

#Trading Online #Ekonomi #Robot Trading
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DPR Minta Pemerintah Cermati Tarif Trump untuk Kargo di Selat Hormuz
Pemerintah perlu melakukan antisipasi potensi dampak ekonomi, terutama terhadap pasokan energi, biaya logistik, dan aktivitas perdagangan nasional.
Frengky Aruan - Rabu, 15 Juli 2026
DPR Minta Pemerintah Cermati Tarif Trump untuk Kargo di Selat Hormuz
Indonesia
Indonesia Nomor 1 Negara dengan Pertumbuhan Crazy Rich 5 Tahun Mendatang, Berpotensi Ciptakan Gap Ekstrem
Proyeksi ini bukan berarti sinyal positif bagi negara Indonesia. Celios melihat situasi ini akan menciptakan ketimpangan ekstrem dengan gap yang sangat jauh.
Dwi Astarini - Rabu, 15 Juli 2026
Indonesia Nomor 1 Negara dengan Pertumbuhan Crazy Rich 5 Tahun Mendatang, Berpotensi Ciptakan Gap Ekstrem
Indonesia
Prabowo Bertemu Dewan Ekonomi Nasional, Fokus pada Stabilitas Ekonomi dan Transformasi Digital
Presiden Prabowo Subianto menerima Luhut Binsar Pandjaitan dan Dewan Ekonomi Nasional di Bogor. Pertemuan membahas ketahanan ekonomi nasional hingga penyempurnaan GovTech.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Prabowo Bertemu Dewan Ekonomi Nasional, Fokus pada Stabilitas Ekonomi dan Transformasi Digital
Indonesia
Peringkat Utang Indonesia Tetap BBB, Komisi XI DPR Soroti Reformasi Fiskal dan Pajak
S&P Global Ratings mempertahankan peringkat utang Indonesia BBB dengan prospek stabil. DPR menilai pemerintah perlu memperkuat penerimaan negara dan reformasi fiskal.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Peringkat Utang Indonesia Tetap BBB, Komisi XI DPR Soroti Reformasi Fiskal dan Pajak
Indonesia
Defisit Neraca Perdagangan Mei 2026 Bikin Jantungan, Purbaya Yudhi Sadewa Salahkan Harga Minyak Dunia
Purbaya mengimbau masyarakat menghindari kekhawatiran berlebih
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026
Defisit Neraca Perdagangan Mei 2026 Bikin Jantungan, Purbaya Yudhi Sadewa Salahkan Harga Minyak Dunia
Olahraga
Stadion Sepak Bola Bertaraf Internasional Direncanakan Hadir di Kalimantan Selatan
Satu lagi, stadion baru dengan taraf internasional direncanakan hadir di Kalimantan Selatan
Frengky Aruan - Rabu, 01 Juli 2026
Stadion Sepak Bola Bertaraf Internasional Direncanakan Hadir di Kalimantan Selatan
Indonesia
Pemerintah Kembali Tempatkan Dana Rp 281 Triliun di Bank BUMN, Likuiditas Dijaga hingga Akhir 2026
Pemerintah kembali menempatkan dana Rp 281 triliun di bank BUMN hingga Desember 2026 untuk menjaga likuiditas perbankan. Tambahan dana siaga Rp 100 triliun juga disiapkan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 29 Juni 2026
Pemerintah Kembali Tempatkan Dana Rp 281 Triliun di Bank BUMN, Likuiditas Dijaga hingga Akhir 2026
Indonesia
Wamenkeu Juda Agung: Fiskal Indonesia Tetap Sehat, Defisit APBN Masih di Bawah 3 Persen
Wamenkeu Juda Agung memastikan kondisi fiskal Indonesia tetap sehat. Defisit APBN baru mencapai 0,7 persen, penerimaan pajak tumbuh 19,1 persen, dan pemerintah menjaga likuiditas perbankan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 29 Juni 2026
Wamenkeu Juda Agung: Fiskal Indonesia Tetap Sehat, Defisit APBN Masih di Bawah 3 Persen
Indonesia
Kemiskinan Naik di Tengah Pertumbuhan Ekonomi, Luhut: Bisa Jadi karena Kenaikan Harga
Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan penyebab ekonomi turun hingga penduduk miskin bertambah. Hal itu disebabkan kenaikan harga.
Soffi Amira - Rabu, 24 Juni 2026
Kemiskinan Naik di Tengah Pertumbuhan Ekonomi, Luhut: Bisa Jadi karena Kenaikan Harga
Indonesia
Ekonomi Tertekan Situasi Global, INDEF Minta Pemerintah Perbaiki Kebijakan Domestik
Fleksibilitas fiskal dan stabilitas nilai tukar rupiah dinilai terus tergerus akibat respons kebijakan dalam negeri yang kurang kredibel dan minim sinkronisasi teknokrasi antarkementerian.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Ekonomi Tertekan Situasi Global, INDEF Minta Pemerintah Perbaiki Kebijakan Domestik
Bagikan