Indonesia Kembali Terpilih Sebagai Anggota Dewan HAM PBB

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 18 Oktober 2019
  Indonesia Kembali Terpilih Sebagai Anggota Dewan HAM PBB

Menlu Retno Marsudi bersama para pejabat PBB dalam sebuah kesempatan sidang tahunan PBB di New York (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Di tengah sorotan persoalan hak asasi manusia (HAM) dalam negeri yang kian mencemaskan, kabar gembira datang dari markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York. Untuk kelima kalinya, Indonesia kembali terpilih sebagai anggota Dewan HAM PBB periode 2020-2022.

Sebelumnya, Indonesia pernah menjadi anggota Dewan HAM sebanyak empat kali, yaitu pada 2006-2007 (founding member); 2007-2010; 2011-2014; dan 2015-2017.

Baca Juga:

Melihat Peluang Indonesia Menjadi Dewan HAM PBB 2019-2020

Kabar gembira sekaligus menantang diplomasi Indonesia di tingkat global itu menjadi prestasi tersendiri bagi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Menlu Retno Marsudi menyambut gembira kembali terpilihnya Indonesia jadi anggota Dewan HAM PBB periode 2020-2022
Menlu RI Retno Marsudi di Kantor Kemlu, Jakarta, Kamis (17/10) (Foto: antaranews)

"Pagi hari ini waktu New York, Indonesia dapat memenangi kompetisi dan ditetapkan sebagai anggota Dewan HAM PBB. Ini adalah amanah dan bukti kepercayaan masyarakat internasional kepada Indonesia," kata Retno Marsudi dalam sesi nonton bareng pemungutan suara pencalonan Dewan HAM PBB di Kemlu, Jakarta, Kamis (17/10) malam.

Disebutkan pertama kalinya oleh Presiden Sidang Umum ke-74 PBB Duta Besar Nigeria untuk PBB Tijjani Muhammad-Bande, Indonesia memenangi kompetisi dengan suara terbanyak, bersama tiga negara Asia Pasifik lainnya yakni Jepang dengan 165 suara, Korea Selatan dengan 165 suara, serta Kepulauan Marshall dengan 123 suara.

Sementara Irak, tidak berhasil masuk sebagai anggota Dewan HAM PBB karena hanya memperoleh 121 suara.

Sebagaimana dilansir Antara, pemilihan kali ini untuk mengisi 14 kursi Dewan HAM PBB mewakili kawasan Afrika, Asia Pasifik, Eropa Timur, Amerika Latin dan Karibia, serta Eropa Barat.

Dipercayanya Indonesia sebagai anggota Dewan HAM PBB, tidak saja memungkinkan Indonesia untuk berpartisipasi secara aktif dan menentukan arah pembahasan suatu isu, namun juga secara langsung memperjuangkan kepentingan nasional, termasuk memagari kedaulatan NKRI.

Baca Juga:

Respon Indonesia Terkait Keluarnya AS dari Dewan HAM PBB

Kepercayaan masyarakat internasional terhadap Indonesia ini merupakan pengakuan terhadap kredibilitas Indonesia dalam upaya pemajuan dan perlindungan HAM di berbagai tingkatan.

Dewan HAM PBB terdiri dari 47 negara anggota melalui pemilihan langsung dan rahasia pada Majelis Umum PBB dengan distribusi geografis mencakup kawasan Afrika 13 kursi, Asia Pasifik 13 kursi, Amerika Latin dan Karibia 8 kursi, Eropa Barat dan negara lainnya 7 kursi, serta Eropa Timur 6 kursi.(*)

Baca Juga:

Indonesia Kritik PBB Cuma Lihat dari Sisi HAM Bela Tersangka Veronika Koman

#Dewan HAM PBB #Retno Marsudi #Menteri Luar Negeri #PBB
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Kuba mengadu ke PBB usai 2,6 juta rakyatnya kesulitan air minum akibat krisis listrik dan blokade ekonomi Amerika Serikat. Simak laporan resminya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Indonesia
Menlu RI: Warga Sumatra dan Kalimantan Jadi Korban Pertama Kabut Asap Karhutla
Pemerintah Indonesia memahami kekhawatiran negara-negara tetangga terhadap dampak kabut asap lintas batas.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Menlu RI: Warga Sumatra dan Kalimantan Jadi Korban Pertama Kabut Asap Karhutla
Indonesia
PBB Ingatkan Janji Negara Maju Bantu Negara Berkembang Rp 300 Miliar Buat Program Transisi Energi
Mineral kritis yang menjadi komoditas kunci dalam transisi energi harus membawa timbal balik yang bermanfaat bagi negara berkembang pemiliknya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
PBB Ingatkan Janji Negara Maju Bantu Negara Berkembang Rp 300 Miliar Buat Program Transisi Energi
Indonesia
Poin Poin Pertemuan Presididen Prabowo Dengan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Sekjen PBB membahas reformasi sistem multilateral serta kemajuan mencapai Agenda 2030
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Poin Poin Pertemuan Presididen Prabowo Dengan Sekjen PBB António Guterres di  Hambalang
Indonesia
DPR Dorong Diplomasi Indonesia Berdampak Langsung pada Ekonomi dan Lapangan Kerja
Wakil Ketua Komisi I DPR mendorong Menlu Arrmanatha Nasir memperkuat diplomasi ekonomi agar berdampak pada industri nasional, lapangan kerja, dan masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
DPR Dorong Diplomasi Indonesia Berdampak Langsung pada Ekonomi dan Lapangan Kerja
Indonesia
Dilantik Jadi Menlu, Arrmanatha Nasir Tegaskan Kepentingan Nasional Jadi Prioritas
Arrmanatha Christiawan Nasir resmi dilantik menjadi Menlu. Ia menegaskan kepentingan nasional, stabilitas kawasan, perdamaian global, dan politik bebas aktif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Dilantik Jadi Menlu, Arrmanatha Nasir Tegaskan Kepentingan Nasional Jadi Prioritas
Indonesia
Bukan Diplomat Biasa, Ini Jejak Panjang Arrmanatha Nasir Sebelum Jadi Menlu
Arrmanatha Christiawan Nasir resmi dilantik Prabowo sebagai Menteri Luar Negeri. Simak profil, pendidikan, serta perjalanan kariernya di Kemlu dan PBB.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Diplomat Biasa, Ini Jejak Panjang Arrmanatha Nasir Sebelum Jadi Menlu
Dunia
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
Pemanasan global telah merusak stabilitas ekologi Himalaya yang rapuh, melelehkan permafrost serta gletser, dan mempercepat timbulnya berbagai bahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
Perdana Menteri Nepal Sebut Banjir Bandang Peringatan bagi Dunia, Desak Kerja Sama Global untuk Hadapi Krisis
Indonesia
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Menlu Sugiono memanfaatkan rangkaian Sidang Umum PBB di New York untuk menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB 2029-2030.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Di New York, Menlu Sugiono Galang Dukungan Indonesia untuk DK PBB 2029-2030
Dunia
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Merespons jumlah delegasi yang walk out, Netanyahu justru berseloroh mempersilakan mereka keluar sebelum dia berpidato.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Indonesia Ikut Aksi Walk Out Saat  Benjamin Netanyahu Pidato di  Sidang ke-81 Majelis Umum PBB
Bagikan