Indonesia Diminta Buka Suara Terkait Kunjungan Pelosi ke Taiwan

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 03 Agustus 2022
Indonesia Diminta Buka Suara Terkait Kunjungan Pelosi ke Taiwan

Ketua DPR AS, Nancy Pelosi (dress pink) bersama rombongan tiba di Taiwan Selasa (2/8). Foto: Twitter/@SpeakerPelosi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat, Nancy Pelosi melakukan kunjungan ke Taiwan pada Selasa (2/9). Kedatangan Pelosi mendapatkan kecaman dari Tiongkok.

Menyikapi hal tersebut, Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia (UI) Prof Hikmahanto Juwana mengatakan kunjungan Pelosi sudah dapat dipastikan akan memperuncing ketegangan antara Tiongkok-AS yang dapat mengganggu stabilitas keamanan kawasan.

Baca Juga

Amerika Serikat Dihantam Resesi

Oleh karena itu, Hikmahanto meminta Kementerian Luar Negeri RI buka suara menanggapi kunjungan Nancy Pelosi ke Taiwan.

“Karena cepat atau lambat Indonesia akan terdampak oleh ketegangan antara AS dan Tiongkok,” ujarnya di Jakarta, Rabu (3/8).

Hikmhanto membeberkan Indonesia harus bersikap terkait kunjungan Pelosi ke Taiwan itu karena tiga alasan. .

Pertama, AS tidak henti-hentinya melakukan provokasi di sejumlah kawasan dan terakhir di Eropa saat menyambut keinginan Ukraina untuk menjadi anggota baru NATO.

"Ini yang memunculkan kekhawatiran Rusia hingga negara itu melakukan operasi militer khusus ke Ukraina," kata Hikmahanto.

Baca Juga

Amerika dan Sekutunya Cari Cara Kurangi Keuntungan Rusia Dari Penjualan Minyak

Kemudian, yang kedua adalah AS melakukan kebijakan luar negeri standar ganda.

Di satu sisi, AS mengecam langkah Rusia yang mengakui Luhantsk dan Donetsk, yang memisahkan diri dari Ukraina, namun di sisi lain seolah mendukung Taiwan untuk memisahkan diri dari Tiongkok dengan kunjungan Polesi.

Terakhir, lanjut dia, kunjungan Pelosi dapat bisa mendorong China bersekutu dengan Rusia untuk melawan kebijakan luar negeri AS yang provokatif.

“Konsekuensinya, keamanan dunia akan terpengaruh. Bahkan perang di Ukraina akan berlangsung lebih lama lagi, termasuk penderitaan rakyat Ukraina,” pungkasnya. (*)

Baca Juga

Amerika Berjuang Lawan Inflasi dan Resesi

#Kementerian Luar Negeri #Hikmahanto Juwana
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
9 WNI yang Ditangkap Israel Tiba di Indonesia, Disambut Bendera Palestina
9 WNI yang ditangkap Israel akhirnya tiba di Indonesia, Minggu (24/5). Kedatangan mereka disambut bendera Palestina dan Menlu RI, Sugiono.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
9 WNI yang Ditangkap Israel Tiba di Indonesia, Disambut Bendera Palestina
Indonesia
KSP Dudung Sebut 9 WNI yang Ditahan Israel Diperkirakan Tiba di Tanah Air Besok
Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman mengatakan, bahwa 9 WNI yang ditangkap Israel tiba di Tanah Air pada Sabtu (23/5).
Soffi Amira - Jumat, 22 Mei 2026
KSP Dudung Sebut 9 WNI yang Ditahan Israel Diperkirakan Tiba di Tanah Air Besok
Indonesia
Indonesia Kecam Israel atas Penangkapan Relawan Global Sumud Flotilla, 9 WNI Belum Dibebaskan
Kemlu RI mengutuk tindakan Israel yang menangkap relawan Global Sumud Flotilla. Kini, sebanyak 9 WNI masih belum dibebaskan.
Soffi Amira - Kamis, 21 Mei 2026
Indonesia Kecam Israel atas Penangkapan Relawan Global Sumud Flotilla, 9 WNI Belum Dibebaskan
Indonesia
Menlu Sugiono Ungkap Kendala Penyelamatan WNI yang Ditahan Israel, Komunikasi Sangat Terbatas
Menteri Luar Negeri, Sugiono, mengungkapkan kendala penyelamatan WNI yang ditahan Israel.
Soffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
Menlu Sugiono Ungkap Kendala Penyelamatan WNI yang Ditahan Israel, Komunikasi Sangat Terbatas
Indonesia
Pemerintah Tempuh Jalur Diplomasi untuk Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Tentara Israel
Pemerintah berkoordinasi dengan Kemlu untuk membebaskan 9 WNI yang ditangkap tentara Israel.
Soffi Amira - Selasa, 19 Mei 2026
Pemerintah Tempuh Jalur Diplomasi untuk Bebaskan 9 WNI yang Ditangkap Tentara Israel
Indonesia
4 ABK WNI Disandera Perompak Somalia, Kemlu Pastikan Kondisinya Aman
ABK asal Indonesia disandera oleh perompak Somalia. Kementerian Luar Negeri pun memastikan, bahwa kondisinya aman.
Soffi Amira - Kamis, 30 April 2026
4 ABK WNI Disandera Perompak Somalia, Kemlu Pastikan Kondisinya Aman
Indonesia
Indonesia Bersama 7 Negara Muslim Kecam Provokasi Israel di Masjid Al-Aqsa
Indonesia bersama tujuh negara Muslim mengecam tindakan provokatif di Masjid Al-Aqsa dan pembangunan permukiman ilegal Israel yang dinilai melanggar hukum internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 April 2026
Indonesia Bersama 7 Negara Muslim Kecam Provokasi Israel di Masjid Al-Aqsa
Indonesia
Kemlu RI Kecam Israel Pasang Spanduk di Reruntuhan RS Indonesia Gaza
Kemlu RI mengecam keras aksi Israel yang memasang spanduk di reruntuhan RS Indonesia di Gaza. Tindakan ini dinilai provokatif dan melanggar hukum humaniter.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Kemlu RI Kecam Israel Pasang Spanduk di Reruntuhan RS Indonesia Gaza
Indonesia
Indonesia Gaungkan Perlindungan Pasukan PBB, 72 Negara Beri Dukungan
Indonesia bersama 72 negara di PBB menyerukan perlindungan pasukan UNIFIL di Lebanon usai serangan yang menewaskan tiga prajurit RI dan melukai sejumlah personel.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Indonesia Gaungkan Perlindungan Pasukan PBB, 72 Negara Beri Dukungan
Indonesia
Indonesia Harap Gencatan Senjata Iran dan AS Berlanjut ke Upaya Damai Permanen
Indonesia memandang langkah ini dapat mendorong deeskalasi global dan mencerminkan iktikad baik kedua belah pihak untuk menyelesaikan konflik melalui jalur diplomasi.
Dwi Astarini - Kamis, 09 April 2026
Indonesia Harap Gencatan Senjata Iran dan AS Berlanjut ke Upaya Damai Permanen
Bagikan