Indonesia Bakal Punya Delapan Skuadron Pesawat Tempur

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 07 Juni 2018
Indonesia Bakal Punya Delapan Skuadron Pesawat Tempur

KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna (tengah) didampingi Pangkoopsau II Marsda TNI Fadjar Prasetyo (kanan) dan Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Bowo Budiarto (kiri) (ANTARA FOTO/Darwin Fatir)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Dalam menjalankan amanat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan, Tentara Nasional Indonesia dari matra Angkatan Udara bertanggung jawab penuh atas keamanan wilayah dirgantara Indonesia.

Selaku pengemban amanat undang-undang, TNI AU perlu mempersiapkan sistem pertahanan udara yang tangguh termasuk pembentukan skuadron pesawat tempur. Menurut Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, pada tahun 2024 nanti TNI AU akan memiliki delapan skuadron pesawat tempur.

Marsekal Yuyu saat ceramah pembekalan kepada perwira siswa (pasis) Sekolah Kesatuan Komando TNI AU (Sekkau) Angkatan 103 TP. 2018, di kampus Sekkau Lanud halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (7/6), mengatakan, dalam menghadapi tuntutan tugas ke depan yang makin kompleks, TNI AU akan terus melakukan pembangunan dan pengembangan kekuatan.

Pesawat Tempur F-16
Penerbang pesawat tempur F-16 TNI Angkatan Udara dari Skuadron Udara 16 melakukan persiapan sebelum lepas landas dari Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Pattimura (ANTARA FOTO/Izaac Mulyawan)

Kebijakan pembangunan kekuatan postur TNI AU tahun 2005 hingga 2024, antara lain perencanaan delapan skuadron udara tempur.

"Sesuai dengan perencanaan kekuatan materiil, kita berharap memiliki delapan skuadron udara tempur dengan kekuatan 16 pesawat dengan kesiapan masing-masing skuadron udara rata-rata 80 persen," kata mantan Pangkoopsau I ini.

Sekkau A-103, diikuti 57 pasis, dengan perinciian, 50 pasis TNI AU, 2 pasis TNI AL, satu pasis TNI AD, dan empat pasis manca negara masing-masing satu orang dari Filipina, Thailand, Malaysia dan Brunei Darussalam.

Yuyu Sutisna sebagaimana dilansir Antara menambahkan, selain skuadon tempur, TNI AU juga akan memiliki enam skuadron udara angkut berat, sedang dan ringan yang memiliki kekuatan per skuadron sebanyak 16 pesawat. Keberadaan skuadron ini untuk mendukung mobilitas pasukan dan logistik pada "dua trouble spot".

Pesawat Tempur dari Lanud Pattimura
Pesawat tempur F-16 TNI Angkatan Udara dari Skuadron Udara 16 lepas landas dari Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Pattimura, Ambon, Maluku (ANTARA FOTO/Izaac Mulyawan)

"Untuk skuadron angkut, TNI AU akan mengganti pesawat C-130B dengan pesawat angkut sekelas IL-76/A-400/C-17, dan sudah mengganti pesawat F-27 Fokker/CN-235 dengan pesawat sekelas atau diatas CN-295/C-27 Spartan, yang masing-masing skadron mempunyai tingkat kesiapan rata-rata 80 persen, "jelas KSAU Marsekal Yuyu.

Selain itu, Yuyu juga menjelaskan wacana TNI untuk melaksanakan penggelaran pangkalan TNI terpadu. Pangkalan ini akan tersebar pada beberapa daerah antara lain Natuna, Selaru, Morotai, Biak, dan Merauke.

"Penggelaran benteng-benteng pertahanan terpadu tri atra tersebut, diwujudkan dalam upaya untuk memperkuat sistem pertahanan Negara dalam mengantisipasi perkembangan ancaman yang terus meningkat," ucap KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Panglima TNI Marsekal Hadi: Aksi Terorisme Cederai Rasa Aman Masyarakat

#TNI AU #Marsekal Yuyu Sutisna #Pesawat Tempur
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Viral Video Bantuan ke Sumatera Berupa Kotak Kosong, Begini Penjelasan TNI
Letkol Supriyanto menjelaskan secara detail spesifikasi kotak yang digunakan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Desember 2025
Viral Video Bantuan ke Sumatera Berupa Kotak Kosong, Begini Penjelasan TNI
Indonesia
Wagub Kalbar Gandeng Imigrasi Buru 15 WNA China Penyerang TNI di Area Tambang Ketapang
Peristiwa ini meletus di area operasional PT Sultan Rafli Mandiri pada Minggu (14/12)
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Desember 2025
Wagub Kalbar Gandeng Imigrasi Buru 15 WNA China Penyerang TNI di Area Tambang Ketapang
Indonesia
Duduk Perkara Belasan WNA China Serang TNI Pakai Parang di Ketapang Versi Kodam XII/Tanjungpura
Akibat amuk massa tersebut, kendaraan operasional perusahaan mengalami kerusakan parah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Desember 2025
Duduk Perkara Belasan WNA China Serang TNI Pakai Parang di Ketapang Versi Kodam XII/Tanjungpura
Indonesia
Pesawat ke-2 A400M MRTT Bagi Indonesia Uji Terbang di Spanyol
Uji terbang ini dilakukan untuk memastikan kualitas pesawat pesanan Kementerian Pertahanan itu sebelum dikirim ke Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 15 Desember 2025
Pesawat ke-2 A400M MRTT Bagi Indonesia Uji Terbang di Spanyol
Indonesia
Lidik Dugaan Korupsi Whoosh, KPK Telusuri Status Lahan di Halim Benar Tidak Milik TNI AU
KPK mengumumkan dugaan korupsi proyek Whoosh sudah naik ke tahap penyelidikan sejak awal 2025.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Desember 2025
Lidik Dugaan Korupsi Whoosh, KPK Telusuri Status Lahan di Halim Benar Tidak Milik TNI AU
Indonesia
Viral Beras Bantuan TNI Jatuh Berceceran dari Helikopter dan Dipungut Korban Bencana, Begini Penjelasan Panglima TNI
Insiden terkendala oleh kabel
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Desember 2025
Viral Beras Bantuan TNI Jatuh Berceceran dari Helikopter dan Dipungut Korban Bencana, Begini Penjelasan Panglima TNI
Indonesia
DPR Sebut Mengirim TNI ke Gaza Tanpa Jaminan Kesejahteraan Keluarga yang Ditinggalkan Merupakan Keputusan Zolim
Komisi I berencana melakukan kunjungan ke wilayah-wilayah tugas prioritas
Angga Yudha Pratama - Kamis, 27 November 2025
DPR Sebut Mengirim TNI ke Gaza Tanpa Jaminan Kesejahteraan Keluarga yang Ditinggalkan Merupakan Keputusan Zolim
Indonesia
Empat Syarat Wajib Jenderal Bintang Tiga Pimpin Misi Gaza, Apa Saja?
Syarat utamanya adalah pengalaman operasi gabungan dan diplomasi militer
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 November 2025
Empat Syarat Wajib Jenderal Bintang Tiga Pimpin Misi Gaza, Apa Saja?
Indonesia
Bersama Australia, TNI AU Latihan Airdrop dan Simulasi Evakuasi Korban Bencana
Dengan metode Engine Running Onload, TNI AU dan RAAF memindahkan pasien ke Manado agar mendapatkan pelayanan medis yang lebih lengkap dan cepat
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 November 2025
Bersama Australia, TNI AU Latihan Airdrop dan Simulasi Evakuasi Korban Bencana
Indonesia
Ingin Indonesia ‘Dipandang’ di Ranah Global, Prabowo Perintahkan TNI Bentuk Batalyon Kesehatan untuk Diterjunkan ke Misi Internasional
Batalyon kesehatan TNI yang tidak hanya bertugas dalam penanganan bencana di wilayah nasional, tetapi juga dapat diterjunkan dalam misi kemanusiaan internasional.
Dwi Astarini - Selasa, 04 November 2025
Ingin Indonesia ‘Dipandang’ di Ranah Global, Prabowo Perintahkan TNI Bentuk Batalyon Kesehatan untuk Diterjunkan ke Misi Internasional
Bagikan