Wisata Dunia

India Tunda Pembukaan Taj Mahal

Leonard Leonard - Rabu, 08 Juli 2020
India Tunda Pembukaan Taj Mahal

Lonjakan kasus terjadi di kota Agra. (Foto: Unsplash/Derek Story)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PELANCONG harus sabar dulu. Pembukaan objek wisata ternama India, Taj Mahal kembali ditunda pekan ini. Keputusan ini diambil setelah kota Agra memiliki lonjakan kasus COVID-19.

Pengumuman itu datang Minggu malam, beberapa minggu setelah India mulai melonggarkan pembatasan. Sebelumnya India juga membuka kembali perbatasan negara bersama dengan tempat-tempat ibadah dan bisnis seperti restoran dan mal.

Baca juga:

Kasus COVID-19 Kembali Meningkat, Restoran New York Hanya Sediakan Area Outdoor

1
India telah melonggarkan pembatasan beberapa minggu. (Foto: Unsplash/Oliver Guillard)

"Demi kepentingan publik, pembukaan monumen di Agra tidak akan disarankan pada saat ini," kata pejabat distrik dalam sebuah pemberitahuan sebagaimana dilansir dari Reuters.

Reuters melaporkan Agra yang terletak di bagian utara negara itu adalah kota yang paling parah terkena dampaknya di Uttar Pradesh, negara bagian terpadat di India. Pada hari Minggu, layanan kawat mencatat, India melaporkan rekor satu hari dengan 24.850 kasus baru dan lebih dari 600 kematian.

"Kami tidak mengharapkan pengunjung di sini karena kluster di sekitar Taj, termasuk toko-toko dan hotel ditutup," kata seorang pejabat administrasi distrik lokal di Agra.

Baca juga:

Gelombang Baru Kasus COVID-19, Melbourne kembali Lockdown

2
Taj Mahal masih belum jelas kapan dibuka kembali. (Foto: Unsplash/Shalvi Raj)

India mencatat lebih dari 697.400 kasus COVID-19 yang terkonfirmasi. India menjadi negara ketiga dengan kasus COVID-19 terbanyak di dunia setelah AS dan Brasil, demikian menurut data dari Universitas Johns Hopkins. Terdapat juga 19.600 kematian karena COVID-19.

Meski begitu, The Times of India mengatakan beberapa monumen di ibu kota India, New Delhi diizinkan dibuka kembali pada Senin. Tiket dijual secara daring dan pengunjung dibatasi. Masker wajah juga wajib dipakai pengunjung.

"Aturan baru diperlukan di dunia yang terguncang oleh COVID-19. Kita harus terbiasa dengan mereka," kata seorang pejabat kementerian kebudayaan India.

Sementara itu, orang-orang di seluruh dunia dapat melakukan tur Taj Mahal dari rumah masing-masing dengan fitur tampilan jalan Google. Taj Mahal ditutup karena pandemi sejak Maret lalu. (lgi)

Baca juga:

India Terapkan Protokol Baru untuk Pariwisata

#Taj Mahal #India #Virus Corona
Bagikan
Ditulis Oleh

Leonard

Berita Terkait

Dunia
Ledakan Pabrik Petasan di India, Sedikitnya 25 Tewas
Pabrik tersebut seharusnya tutup, tapi sekitar 50 pekerja berada di dalam saat kejadian.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
Ledakan Pabrik Petasan di India, Sedikitnya 25 Tewas
Fun
Netflix Angkat Kisah Nyata Guru YouTube Viral India dalam Serial Hello Bachhon
Serial terbaru berjudul Hello Bachhon mengangkat kisah nyata pendidik India, Alakh Pandey, sosok di balik kanal YouTube populer Physics Wallah.
Wisnu Cipto - Senin, 09 Maret 2026
Netflix Angkat Kisah Nyata Guru YouTube Viral India dalam Serial Hello Bachhon
Indonesia
DPR Ingatkan Dampak Ekonomi Hilang Jika Pemerintah Nekat Impor Pikap Operasional Kopdes
Dengan memilih produk lokal, pemerintah secara otomatis mendukung penyerapan tenaga kerja dan memastikan ketersediaan suku cadang hingga ke pelosok daerah
Angga Yudha Pratama - Kamis, 26 Februari 2026
DPR Ingatkan Dampak Ekonomi Hilang Jika Pemerintah Nekat Impor Pikap Operasional Kopdes
Indonesia
Banggar DPR Kritik Agrinas Impor 105 Kendaraan Pickap India, Abai Perkuat Industri Nasional
Dengan memilih jalan impor, Said menilai Agrinas memilih "memunggungi jalan" dan abai untuk memperkuat industri nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 25 Februari 2026
Banggar DPR Kritik Agrinas Impor 105 Kendaraan Pickap India, Abai Perkuat Industri Nasional
Indonesia
Anggaran Negara Malah Perkaya India, DPR Minta Rencana Impor Mobil Niaga Agrinas Segera Disetop
Alih-alih melirik produk luar negeri, Said mempertanyakan alasan perusahaan pelat merah tersebut tidak menggandeng produsen otomotif dalam negeri
Angga Yudha Pratama - Rabu, 25 Februari 2026
Anggaran Negara Malah Perkaya India, DPR Minta Rencana Impor Mobil Niaga Agrinas Segera Disetop
Indonesia
APBN untuk Impor 105 Ribu Mobil? DPR: Bisa Gerus PDB Rp 39 Triliun
Banggar DPR kritik rencana Agrinas impor 105 ribu mobil niaga dari India pakai APBN. Disebut berpotensi gerus PDB Rp39 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 25 Februari 2026
APBN untuk Impor 105 Ribu Mobil? DPR: Bisa Gerus PDB Rp 39 Triliun
Indonesia
DPR Ingatkan Kebijakan Impor Mobil Operasional Koperasi Merah Putih Harus Sesuai UU
Kebijakan ini dilakukan saat industri otomotif Indonesia memiliki kapasitas produksi yang signifikan, baik untuk kendaraan penumpang maupun niaga ringan.
Dwi Astarini - Selasa, 24 Februari 2026
DPR Ingatkan Kebijakan Impor Mobil Operasional Koperasi Merah Putih Harus Sesuai UU
Indonesia
Pikap India Tiba Di Indonesia, Agrinas Siap Digugat Pemasok Jika Dibatalkan DPR dan Pemerintah
Hingga saat ini belum ada keputusan mengenai penundaan soal impor 105.000 unit mobil pikap dari India untuk operasional Koperasi Desa (Kopdes)/Kelurahan Merah Putih. ‎
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 24 Februari 2026
Pikap India Tiba Di Indonesia, Agrinas Siap Digugat Pemasok Jika Dibatalkan DPR dan Pemerintah
Indonesia
Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pick Up dari India Ditunda, Tunggu Prabowo Pulang dari AS
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, meminta rencana impor pick up dari India ditunda. Pembahasan itu bisa dibicarakan usai Prabowo pulang dari AS.
Soffi Amira - Selasa, 24 Februari 2026
Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pick Up dari India Ditunda, Tunggu Prabowo Pulang dari AS
Indonesia
Dasco: Tunda Rencana Impor 105 Ribu Mobil India Sampai Prabowo Pulang
Presiden Prabowo akan meminta pendapat serta mengkalkulasi kesiapan perusahaan dalam negeri sebelum mengambil keputusan final impor mobil dari India.
Wisnu Cipto - Senin, 23 Februari 2026
Dasco: Tunda Rencana Impor 105 Ribu Mobil India Sampai Prabowo Pulang
Bagikan