Imbauan Anies Baswedan Bagi Pendatang Baru di Jakarta

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 22 Juni 2018
Imbauan Anies Baswedan Bagi Pendatang Baru di Jakarta

Anies Baswedan menjawab pertanyaan wartwan di Balai Kota. (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan meminta seluruh warga pendatang agar selalu mematuhi aturan serta turut memberikan kontribusi positif untuk pembangunan ibukota.

"Urbanisasi yang terjadi pasca hari besar keagamaan nasional Idul Fitri merupakan fenomena sosial tahunan yang harus disikapi dan diantisipasi dengan baik dan bijak," katanya di Balai Kota, Jakarta

Menurutnya setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan yang layak dan juga memiliki hak yang sama dimana saja, termasuk di Jakarta dan kota-kota lainnya untuk memperoleh kesejahteraan dan keadilan sosial yang merata.

Meskipun demikian, dia mengimbau kepada seluruh pendatang agar senantiasa mengikuti aturan yang berlaku di wilayah DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (MP/Asropih)

Prinsipnya, kalau datang ke Jakarta, ikuti semua aturan dan ketentuan. Aturan kependudukan kita sudah jelas, semua yang datang harus lapor 1x24 jam kepada RT setempat. Jadi, ikuti semua aturan yang ada," ujarnya seperti dilansir Antara.

Selain itu, dia juga meminta agar seluruh masyarakat yang datang ke Jakarta harus terdafter dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan tetap mengikuti seluruh aturan yang berlaku.

"Berdasarkan pengalaman selama ini, yang menjadi dasarnya adalah pastikan semua pendatang sudah ikut di dalam JKN, dan imunisasi atau vaksin juga harus dipastikan beres. Lalu, ikuti aturan-aturan pencatatan sipil dan kependudukan," tutur Anies.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan seluruh warga pendatang harus memiliki keterampilan atau skill, sehingga dapat berkontribusi secara positif dengan ikut menggerakkan roda perekonomian di ibukota. (*)

#Anies Baswedan #Pendatang Baru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
7.911 Pendatang Baru Padati Ibu Kota Pasca Lebaran 2026, Mayoritas Masih Usia Produktif
Sebagai gantinya, petugas melakukan koordinasi ketat mulai dari level Walikota hingga pengurus RT/RW untuk menyosialisasikan pentingnya tertib administrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 19 April 2026
7.911 Pendatang Baru Padati Ibu Kota Pasca Lebaran 2026, Mayoritas Masih Usia Produktif
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Disdukcapil DKI Catat 1.776 Pendatang Baru, Layanan Jemput Bola Digelar 1 Bulan
Disdukcapil DKI mencatat 1.776 pendatang baru pasca Lebaran 2026. Mayoritas usia produktif, wajib lapor 1x24 jam ke RT/RW. Simak data lengkapnya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 April 2026
Disdukcapil DKI Catat 1.776 Pendatang Baru, Layanan Jemput Bola Digelar 1 Bulan
Indonesia
Usai Lebaran 2026, Disdukcapil Prediksi Pendatang ke Jakarta Menurun
Disdukcapil DKI mencatat pendatang ke Jakarta usai Lebaran 2026 hanya 1.335 orang. Tren penurunan terjadi dalam tiga tahun terakhir.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 April 2026
Usai Lebaran 2026, Disdukcapil Prediksi Pendatang ke Jakarta Menurun
Indonesia
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Pramono hanya mengingatkan pendatang harus punya kesiapan diri yang bagus dan kemampuan untuk bekerja.
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
“Jadi bagi siapapun warga negara Indonesia yang mau datang ke Jakarta, Jakarta terbuka, tetapi Jakarta tentunya juga mensyaratkan orang untuk bekerja itu harus dengan kapasitas, kapabilitas, atau yang menjadi kebutuhan,” kata Pramono.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Indonesia
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Kodam IV/Diponegoro Jawa Tengah membenarkan tiga pria TNI yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intel Kodim Karanganyar.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Bagikan