MerahPutih.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta (Disdukcapil) memprediksi jumlah pendatang baru yang masuk ke Jakarta setelah Idulfitri 2026/1447 Hijriah akan mengalami penurunan, melanjutkan tren yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Berdasarkan data periode 25–31 Maret 2026, jumlah pendatang yang tercatat masuk ke Jakarta hanya mencapai 1.335 orang.
Kepala Disdukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto, menyebut tren penurunan tersebut telah berlangsung selama tiga tahun terakhir.
"Seperti akan terjadi lagi tren penurunan jumlah pendatang baru pascalebaran 2026 di Jakarta seperti tiga tahun terakhir," kata Denny kepada wartawan, Kamis (2/4).
Baca juga:
Dari total 1.335 pendatang tersebut, sebanyak 677 orang merupakan laki-laki, sementara 658 orang lainnya perempuan.
Denny menambahkan, proses pendataan masih akan berlangsung hingga akhir April 2026. Untuk memastikan data lebih akurat, pihaknya akan melakukan metode jemput bola ke wilayah permukiman warga.
"Mulai 1–29 April, jajaran Dukcapil akan melaksanakan kegiatan jemput bola pelayanan adminduk di beberapa RW, bekerja sama dengan kecamatan dan kelurahan serta pengurus RT/RW," ujarnya.
Baca juga:
Pramono Anung Soroti Pendatang ‘Buta Jakarta’ Usai Lebaran, Disdukcapil Diminta Data
Data Disdukcapil menunjukkan jumlah pendatang ke Jakarta memang cenderung menurun dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2021, jumlah pendatang tercatat mencapai 20.046 orang dan sempat meningkat menjadi 27.478 orang pada 2022.
Namun, angka tersebut kembali turun menjadi 25.918 orang pada 2023, lalu menyusut signifikan menjadi 16.207 orang pada 2024 dan 16.049 orang pada 2025. (Asp)

